Powered by Blogger.


Sinopsis K2 Episode 8 - Part 2

 

Si reporter yang menunggu di depan rumah persembunyian Anna, menelepon rekannya dan diam-diam menyuruh rekannya untuk menyelidiki pemilik asli rumah ini dan hubungan Anna dengan Um Hye Rin.

 

Melalui kameranya, Je Ha meneropong beberapa area luar rumah. Ketua Joo meneleponnya saat itu dan memberitahunya bahwa Kepala JSS sedang dalam perjalanan kesana sekarang dengan membawa pasukan ofensif. Dia tidak bisa ke sana sementara Se Joon sekarang sedang berada di kantor kejaksaan, jadi sekarang nasib Anna ada di tangan Je Ha.


Kepala JSS menginstruksikan anak-anak buahnya bahwa jika nanti Anna terlihat seperti akan mengatakan sesuatu tentang ayahnya maka mereka harus segera menembaknya. Kapten Pasukan Ofensif menginstruksikan mereka untuk segera bersiaga tempat masing-masing begitu mereka tiba nanti.

Seorang anak buahnya diperintahkan untuk berdiri di dekat target untuk jaga-jaga jika serangan dari jarak jauh gagal. Setelah selesai mengurus target maka mereka harus segera melarikan diri. Kepala JSS memperingatkannya bahwa jika dia sampai tertangkap maka dia harus pura-pura tak mengenal mereka.


Setelah memeriksa keadaan sekitar, Je Ha memberitahu Anna untuk keluar sekarang. Anna tampak sangat tegang, tapi Je Ha meyakinkannya untuk tidak cemas "Kau bisa melakukannya"

Anna tersenyum mendengarnya.


Yoo Jin juga dalam perjalanan ke sana dan gelisah sepanjang perjalanan.



Para netizen yang sudah menunggu, akhirnya melihat pintu rumah terbuka. Mereka langsung maju bergerombol menanti keluarnya si Malaikat Barcelona, tapi yang keluar cuma Ahjumma.

Ahjumma memberitahu mereka bahwa Nona Muda-nya akan keluar sebentar lagi. Mereka boleh memotret, tapi dia meminta mereka untuk tidak memakai flash karena Nona Muda-nya sangat benci dengan flash. Semua orang mengerti.


Tim pasukan ofensif tiba tak lama kemudian dan langsung berpencar, saling bersiaga di beberapa tempat strategis dengan senjata api masing-masing. Tapi Je Ha diam-diam menyerang salah seorang diantara mereka dan membuatnya pingsan.


Anna mengintip melalui jendela dengan cemas. Tapi saat dia hendak keluar, dia melihat Je Ha dari seberang, memberi isyarat Eoreum padanya dengan kepalan tangan. Anna mengerti dan langsung diam di sana, menunggu.

Seorang sniper lain mengarahkan senjatanya tepat ke arah Anna, tapi Je Ha tiba-tiba menyerangnya. Setelah berhasil melumpuhkan si sniper, Je Ha pun memberi isyarat Ding pada Anna.


Anna menghela nafas dalam-dalam dan berdoa sebelum akhirnya dia keluar, menemui para netizen dan wartawan yang sudah menunggunya. Sontak semua orang langsung melenguh saking terpesonanya melihat kecantikan si Malaikat barcelona dan suara jepret kamera tanpa flash tak henti-henti berbunyi. Tapi si pelayan resto cepat-cepat mendiamkan mereka semua dan menunggu Anna bicara.

Anna butuh waktu menenangkan diri selama beberapa saat, sebelum akhirnya dia memberanikan diri menyapa mereka dan memperkenalkan dirinya sebagai Go Anna, putri mendiang Uhm Hye Rin.


Saat Je Ha hendak turun, dia melihat Kapten Pasukan Ofensif turun dari tangga seberang. Begitu kedua pria itu saling bertemu di ujung tangga, si Kapten langsung mengeluarkan pistolnya. Tapi bukan untuk menembak Je Ha. Dia justru membuang pistol itu dan menyerang Je Ha dengan tangan kosong. Kedua pria itu sama-sama kuat dan cekatan dalam menyerang dan menangkis serangan satu sama lain.


Yoo Jin tiba saat itu juga dan semakin shock melihat Anna keluar. Sementara Je Ha dan si Kapten terus bertarung dengan sengitnya, si reporter mulai menanyai Anna, apa benar dia malaikat Barcelona? Anna menyangkal bagian malaikatnya tapi dia membenarkan pernah tinggal di Barcelona.


Je Ha berhasil memiting si Kapten tapi Kapten langsung menendang kepala Je Ha dengan lututnya hingga akhirnya dia terlepas dari cengkeraman Je Ha. Pada saat yang bersamaan, Reporter terus bertanya-tanya tentang kewarganegaraan Anna dan ayahnya hingga membuat Yoo Jin semakin panik dan langsung berlari mendekat.

Kepala JSS langsung memerintahkan anak-anak buahnya untuk menembak Anna, tapi tentu saja tak ada yang menjawabnya. Terpaksa dia mengisyaratkan anak buahnya yang ada di garis depan untuk menyerang. Tapi tepat saat dia baru mengeluarkan pisau, Mi Ran yang menyamar jadi salah satu penonton langsung menyerangnya dan membuang pisaunya itu.


Setelah terdiam beberapa saat dan membuat Yoo Jin tegang, Anna akhirnya bicara dan memberitahu mereka bahwa dia adalah orang Korea "Dan ayahku..."

Yoo Jin semakin tegang dan panik mendengarnya "Jangan!" bisiknya lirih

Anna melirik Yoo Jin saat itu, melihat Yoo Jin mengisyaratkannya untuk tidak mengatakan apapun. Tapi Anna terus melanjutkan "Ayahku..." ujar Anna perlahan dengan seolah ingin menyiksa Yoo Jin "... adalah mendiang sutradara Go Joon Ho"

Anak-anak buahnya Yoo Jin yang tadinya tegang, akhirnya bisa bernafas lega.

"Apa yang kau lakukan?" batin Yoo Jin yang dia sampaikan melalui tatapan matanya.

Seolah bisa memahaminya, Anna pun membalas melalui kontak mata "Entahlah. Kau akan segera tahu"


Sekretaris Kim cepat-cepat menghentikan semua ini dengan sengaja menyalakan flash kamera pada Anna. Beberapa reporter juga melakukan hal yang sama hingga membuat Anna mulai kena serangan panik.

Yoo Jin langsung bersandiwara, pura-pura mencemaskan Anna, memprotes orang-orang yang memakai flash dan mengklaim kalau anaknya sakit. Pada saat yang bersamaan, Je Ha pun akhirnya berhasil melumpuhkan si Kapten dan melihat sandiwara Yoo Jin dari kejauhan.


Malam harinya, Je Ha masuk untuk mengecek keadaan Anna dan mendapati Anna berlinang air mata. Je Ha keluar tanpa mengganggunya dan turun untuk menyelamatkan Ahjumma dan Mi Ran dari Yoo Jin. Dia mengklaim dia sendirilah yang bersalah karena dialah yang menyuruh mereka melakukan itu


Saat Yoo Jin menanyakan alasannya, Je Ha mengklaim cara ini lebih baik daripada membunuhnya di depan umum. Lalu kenapa Je Ha tidak melapor lebih dulu? tuntut Sekretaris Kim. Yoo Jin jelas tidak mempercayainya, tapi tiba-tiba memutuskan bahwa cara Je Ha itu ada benarnya, dia pasti akan semakin pusing jika Anna dibunuh.

Dia memuji kerja bagus Je Ha, tapi dengan nada agak sinis. Sekretaris Kim memberitahu Yoo Jin kalau Je Ha jelas berbohong, tapi Yoo Jin memutuskan untuk tidak mempermasalahkannya lagi, lagipula dia bisa membunuh Anna besok kalau dia mau.


Dia lalu meminta mereka semua pergi karena dia mau bicara berdua dengan Je Ha. Begitu mereka semua pergi, dia langsung menyindir betapa menderitanya Je Ha belakangan ini, mulai dari menyelamatkan Se Joon dari Gwan Soo dan sekarang menyelamatkan Anna darinya. Tapi apa Je Ha akan terus menjaga Anna? Apa dia sudah menyerah dengan balas dendamnya untuk Raniya?

"Lawan kita sudah mulai menghunus pisaunya, jadi aku ingin menarik pelatuk sekarang" ujar Yoo Jin


Dalam perjalanan pulang, Sekretaris Kim terus ribut berusaha meyakinkan Yoo Jin bahwa Je Ha itu berbohong, sudah jelas mereka sengaja merencanakan semua ini. Yoo Jin dengan kesal membentaknya, dia tahu itu tapi hanya pura-pura mempercayai mereka karena sekarang dia menyadari Anna punya senjata di tangannya.


Ibunya Sung Won melihat berita tentang Anna di TV, diberitakan bahwa Yoo Jin adalah walinya Anna walaupun belum diketahui apa hubungan mereka yang sebenarnya. Ibunya Sung Won langsung menghubungi seseorang.


Je Ha mengawasi CCTV tapi Anna tak tampak keluar dari kamarnya. Tapi kemudian dari kamera termal, Je Ha melihat Anna bangkit dari tempat tidurnya dan keluar. Dia terus mengawasi Anna yang naik ke atap dari kejauhan sembari  mengingat kenangannya bersama Anna, sejak saat pertemuan pertama mereka di Spanyol dulu, saat dia melihat Anna menari-nari dengan begitu bahagianya setelah menemukan sebungkus ramen, hingga saat Anna mencoba bunuh diri dengan nekat memakan es krim stroberinya.


Anna tiba-tiba bangkit hendak turun, tapi tiba-tiba dia menjerit karena salah berpijak. Sontak Je Ha langsung bangkit menghampirinya dengan panik. Syukurlah Anna baik-baik saja, malah Je Ha sendiri yang terjatuh saking buru-burunya.


Dia berusaha merangkak menjauh, tapi Anna memanggilnya, sedang apa dia di sini? Sakit tidak? Je Ha menyangkal, tidak sakit kok, sungguh. Padahal raut wajahnya meringis kesakitan sambil tangannya memegangi pinggulnya yang pasti kesakitan.

Setelah itu mulai mengomeli Anna karena melakukan hal-hal berbahaya dengan naik ke atap ini. Dia mau pergi, tapi Anna memintanya untuk tetap tinggal sebentar saja. Mereka akhirnya duduk kembali. Anna bertanya sekali lagi, apa Je Ha kesakitan. Tapi Je Ha tetap ngotot tidak sakit.


Setelah beberapa saat saling berdiam diri, Anna mengucap terima kasih pada Je Ha "Untuk segalanya. Untuk pertolonganmu di stasiun Barcelona, ramen dan es krim. Dan untuk membawakan Ayah padaku. Dan untuk yang tadi, dan yang sekarang juga"

Je Ha jadi canggung dan langsung narsis, mengklaim kalau Anna memang harus berterima kasih padanya. Anna langsung tertawa mendengarnya. Sekarang setelah Anna berhasil menarik minat banyak orang, Je Ha memberitahunya bahwa hidupnya akan berubah. Anna akan bisa pergi kemanapun dia mau dan melakukan apapun yang dia inginkan. Dan jika ingin sendirian, takkan ada yang akan menganggunya.


"Tapi, kau tidak bisa sendirian. Saat kau lepas dari masyarakat, kau akan mati. Satu-satunya alasan kau masih hdiup sekarang adalah karena Choi Yoo Jin tidak perlu waspada terhadapmu"

Tapi sekarang situasinya berubah 180 derajat. Sekarang Anna telah menjadi kelemahan Choi Yoo Jin yang terbesar yang bisa saja menghancurkan dunianya hanya dengan satu kata. Je Ha memperingatkan Anna bahwa walaupun sekarang Yoo Jin bersikap baik, tapi sebenarnya Yoo Jin sedang menantikan orang-orang kehilangan minat terhadap Anna.

"Bagaimana jika aku mengatakan pada dunia bahwa Jang se Joon adalah ayahku?"

"Kau akan jadi anak yang menghancurkan hidup ayahnya. Apa kau tidak masalah dengan itu?"


Anna jadi semakin sedih mendengarnya. Pasti karena itu pula Ibunya meninggal dunia, karena Ibunya takut menghancurkan Ayahnya yang seorang politisi. Satu-satunya yang Ibunya inginkan pada hari dia meninggal dunia, hanyalah kedatangan Ayahnya. Seharusnya Ayahnya datang saat itu tapi Ayahnya tak pernah muncul.


[Flashback] Malam itu, Anna melihat Ibunya mabuk-mabukan sambil tertawa gila diantara derai air matanya dan menggerutui Se Joon yang tak menepati janjinya untuk datang malam itu "Baiklah. Dia memang tak pernah punya niat pergi dengan kami ke Amerika. Siapa yang peduli tentang politisi? Apa hebatnya mereka? Sekarang, akan kubiarkan seluruh dunia mengetahuinya! Aku tidak tertarik pada politik!"

Walaupun Ibunya sudah menyatakan akan memberitahu dunia, tapi pada akhirnya dia tetap tidak bisa melakukannya. DAnna benar-benar benci melihat Ibunya minum-minum karena saat itu terjadia bisa mencium bau alkohol menyengat, keringat dan air matanya. Lalu setelah itu Ibunya akan datang ke kamarnya dan memeluknya sambil menangis. Semua itu membuat Anna beprikir, mungkin karena itulah Ayahnya tak mau datang.


[Flashback] Anna kecil mendekati ibunya dengan membawa sebotol obat tidur di belakang punggungnya. Tapi saat Ibunya mengulurkan tangannya, Anna kecil malah menjauh karena tak suka dengan bau alkohol menyengat yang terpancar dari tubuh ibunya. Ibunya meminta maaf untuk itu, tapi semua ini karena dia sangat sedih.


Anna menangis penuh penyesalan mengingat kenangan malam itu. Waktu itu Ibunya memintanya memeluknya, tapi Anna tidak memeluknya karena waktu itu Anna pikir Ibunya hanya bicara omong kosong gara-gara mabuk seperti biasanya.

"Ibu! Maafkan aku, bu! Ibu! Maafkan aku, Ibu!" tangis Anna

Je Ha langsung menarik Anna kedalam pelukannya, berusaha menenangkannya dan meyakinkannya bahwa saat itu dia masih sangat kecil. Tapi Anna tidak bisa ditenangkan, dia benar-benar merasa telah melakukan perbuatan yang sangat jahat pada Ibunya malam itu. Apalagi saat dia mengingat apa yang diperbuatnya setelah menolak pelukan ibunya adalah memberikan sebotol obat tidur pada ibunya.

Flashback,


Saat Anna memberikan botol obat tidurnya, Ibunya Anna bertanya apakah Anna tidak ingin melihatnya menangis dan karenanya Anna ingin melihatnya tidur untuk waktu yang sangat lama? Anna kecil membenarkannya. Dia beprikir kalau dia tidak mau lagi melihat Ibunya menangis dan ingin Ibunya tidur tanpa terbangun. Anna memohon pada ibunya untuk minum ini dan tidur. Dia berjanji akan membangunkannya kalau Ayahnya datang.

"Kalau Ayah datang? Kalau begitu Ibu harus tidur yang lama" Ibunya Anna mengambil obat tidur itu lalu masuk kedalam kamarnya.

Flashback end,


Tangis Anna semakin pecah menyadari kalau dialah yang telah membunuh Ibunya. Je Ha memeluknya dan membiarkan Anna meluapkan semua kesedihannya hingga Anna tertidur dalam pelukannya.



Gwan Soo sedang berada di sebuah rumah tradisional. Kepala polisi mendatanginya tak lama kemudian, membawakan sebuah dokumen tentang Je Ha. Dari dokumen itunya Gwan Soo mengetahui nama Je Ha dan bahwa dulu dia pernah bertugas jadi tentara bayaran di Irak dan bekerja di Blackstone. Gwan Soo langsung tertawa tak percaya membaca semua itu.

Bersambung ke episode 9

14 comments

senyum2 sendiri lihat scene Je Ha sma Anna...
semangat untuk sinopsis selanjutnya.

Yoojin pasti rasa TERCABAR deh sama Anna ! Battle ini baru aja mau dimulakan .... Anna pintar sekali GAME kayak apa deh yg dia mau mengajak Yoojin utk ikut serta !!! Anna you must strong utk lawan musuh kayak Yoojin .... #Teamanna

Kisah Anna sangat sedih banget....JANGAN DONG MENYALAHKAN DIRIMU SENDIRI!!!Dalam masa yang sama dia juga tahu dan melihat kalau ada seseorang yg membunuh ibunya... 50% dia menyalahkan dirinya atas kematian ibunya,50% lagi ada orang yang bunuh ibunya!!!STAY STRONG ANNA :)

๐Ÿ˜†seru2.... hayo mna tim pendukung anna lg?? Bwt yg recap,, semangat๐Ÿ™Œ

Aduh pengen banyak scene antara jeha sama anna hihi
Smangat buat sinopsis selanjutnya

Anna... kau harus kuat... karna jeha ada disisimu dan juga aq yg ada dibelakangmu(tapi cuma penonton๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹)
#teamanna

Semoga gk berakhir menyedihkan ini drama ๐Ÿ˜‚

Semoga gk berakhir menyedihkan ini drama ๐Ÿ˜‚

kyaaa,, tempat pacaran terbaru #ataprumah,, hahaa,,
chemistry JCW ama Yoona๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Gue masih enggak tau sih KENAPA CHOI YOOJIN berusaha keras untuk sembunyikan ANNA daripada Public ? Yoojin apa kamu pikir Anna masih anak kecil ? Belum matang ? Kenapa ? Ada sesiapa punya jawaban ? Dan sekarang Yoojin berusaha membunuh Anna pula !!! Daebakk karakter Yoojin , Bikin gue benci banget !!!!

Drama pling yg gw tonton thun ini..

Drama yg pling seruu mkadny..

JCW senyummu bikin aq mimpi indah malam ni!!!saranghae chang wook oppa

Di drama ini saya suka dgn akting Yoo Jin. Akting aktor yg lain kurang bagus.

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon