Powered by Blogger.

 
Sinopsis Scarlet Heart: Ryeo Episode 15 - Part 1


Yo menyuruhnya So untuk memilih Raja yang sudah mati atau Hae Soo. So langsung terdiam bingung. Tapi pada akhirnya, dia memilih untuk melepaskan pedangnya dan berlutut di hadapan Yo, mengakui Yo sebagai raja baru. Hae Soo shock melihatnya.


Flashback,


Saat mereka masih kecil, Putra Mahkota Moo duduk menatap langit bersama Ji Mong dan So. Moo memberitahu Ji Moong tentang Ratu Yoo yang menuduhnya senang atas kematian Pangeran ke-2, padahal sebenarnya dia sangat merindukan adiknya itu.

"Daripada seseorang yang memiliki mertua rendahan sepertiku, akan lebih baik jika Tae yang menjadi Putra Mahkota" desah Moo


Tapi Ji Mong meyakinkannya untuk tidak bicara seperti itu dan meyakinkan Moo bahwa bintangnya Moo adalah bintang raja. Tapi... Ji Moong dengan agak ragu bertanya, seandainya Moo tidak panjang umur, apa yang akan Moo lakukan? Moo agak sedih mendengarnya, tapi dia tetap tersenyum dan memutuskan untuk tak mempedulikannya.

"Yang paling penting adalah dengan siapa aku menghabiskan hari-hari terakhirku" ucap Moo


So kecil terbangun dan langsung ikutan nimbrung, protes pada hyungnim-nya bahwa dia juga ingin menjadi raja. Ji Mong memberitahu So kecil bahwa dia juga akan menjadi raja nanti, dia juga punya bintang raja. So kecil langsung bersorak senang lalu sok-sokan menyuruh Ji Moong memanggilnya 'Paduka Yang Mulia'. Ji Mong dan Moo tertawa mendengarnya dan bercanda memanggil So Paduka Yang Mulia.

Flashback end,


Itulah kenangan Ji Mong saat dia menatap jasad Raja Hyejong yang terbujur di lantai. Yo dan rombongannya sudah pergi meninggalkan mereka, sementara So dan Hae Soo masih berlutut di sana.

"Dia seorang raja. Dia raja negeri ini, Goryeo. Apa kalian akan meninggalkannya seperti ini?" lirih Ji Mong sedih


Baek Ah memeluk jasad Raja Hyejong. Air matanya mengalir saat dia memberitahu mendiang hyungnim-nya untuk melupakan segalanya "Beristirahatlah dengan tenang"


Hae Soo perlahan bangkit dan dengan suara letih meminta So untuk bangkit "Semua ini terjadi karena saya. Maafkan saya. Karena itulah..."

Tapi sebelum dia sempat melanjutkan ucapannya, So bangkit dan langsung menyeretnya pergi. Tapi di tengah jalan, mereka dihadang oleh Won yang dengan senang hati memberitahukan ancaman dari raja baru mereka.

Jika Hae Soo keluar dan menghilang dari Damiwon, maka dia akan diumumkan sebagai orang yang telah meracuni Raja sebelumnya. Hae Soo langsung mempererat genggaman tangannya pada So dengan ketakutan.


Hal pertama yang Yo lakukan setelah menjadi raja baru adalah menangkap Wang Gyu - Kakeknya Eun dan semua keluarganya. Eun cemas melihat keluarganya, tapi untunglah Soon Duk berhasil menyeret Eun kabur sebelum mereka tertangkap.


Yo lalu kembali ke istana, dimana Wook sudah menunggunya. Tepat saat dia masuk, Park Sool Hee diseret oleh para prajurit. Wook memberitahunya bahwa Park Sool Hee akan diasingkan. Rencana mereka adalah menuduh Wang Gyu merencanakan pemberontakan dan membunuh Park Sool Hee. Yo memuji kerja bagusnya, baik yang sekarang maupun yang Wook lakukan pada Raja Hyejong. Ternyata Wook lah orang yang menasehati Yo untuk memanfaatkan Hae Soo untuk mengontrol So.

Wook cuma menanggapi pujian Yo dengan hanya menundukkan kepala sedikit. Wang Sik Ryeom langsung memprotes sikapnya itu dan menyuruh Wook untuk berlutut di hadapan raja baru mereka. Wook langsung menatap Yo yang tampak jelas antusias menanti Wook berlutut padanya.


Dengan berat hati, Wook akhirnya berlutut pada Yo dan bersorak "Hidup Raja! Hidup Raja! Hidup Raja!"

Tersenyum puas, Yo akhirnya naik dan duduk ke singgasana raja dan mengumumkan Eun dan Soon Duk sudah melarikan diri. Mereka harus menangkap Eun secepatnya untuk menyukseskan rencana mereka menuduh Wang Gyu merencanakan pemberontakan. Wook mengingatkan Yo bahwa mereka punya anjing pemburu (So).


Hari itu, Wang Gyu dan seluruh keluarganya dieksekusi. Yo yang sekarang menjadi Raja Jeongjong dan Ratu Moo menyaksikannya dari kejauhan (rambutnya Ratu Yoo hitam lagi setengah putih sekarang, disemir mungkin XD). Setelah melihat semua orang itu mati, Ratu Yoo jelas sangat senang dan bangga pada putra kesayangannya. Ibu dan anak itu lalu saling memuji satu sama lain.


Tapi saat Ratu Yoo hendak memerintahkan Raja akan langkah selanjutnya, Raja malah langsung menyelanya dan menyatakan bahwa dia sendiri yang akan mengurus politik mulai sekarang, jadi sebaiknya Ratu Yoo menikmati hidup dengan tenang saja. Ratu Yoo terkejut dan tak senang mendengar ucapan Raja itu.


So datang saat itu tanpa mau memberikan hormat pada Raja, jelas saja Ratu Yoo langsung memprotesnya. Raja Jeongjong memberitahu Ratu Yoo bahwa dia masih hidup sekarang itu berkat So. Dia menyadari betul So sengaja menahan diri saat menusuknya di ujung jurang waktu itu.

"Kalau kau menyesali saat itu, kau bisa melupakannya untuk selamanya" ancam So sambil berjalan mendekati Raja Jeongjong

Para prajurit seketika bersiaga, tapi Raja menghentikan mereka dan langsung to the point memerintahkan So untuk menangkap Eun dan membunuhnya.

"Apa raja sebelumnya belum cukup bagimu, aku tidak bisa melakukan itu"


"Tidak bisa? Kau harus melakukannya. Dengan begitu Baek Ah, Choi Ji Mong... bahkan Hae Soo, orang-orang yang kau anggap orang-orangmu, akan tetap aman" ancam Raja

So menatap mereka semua dengan tajam sebelum akhirnya pergi, Ratu Yoo langsung menghela nafas lega setelah melihat So pergi dan memprotes Raja karena masih mempertahankan So di istana padahal dia sudah menyuruh Raja untuk menyingkirkan So. Raja dengan santainya mengklaim kalau dia hanya ingin menjinakkan So. Dia tidak suka dengan perbuatan So yang menahan diri untuk tidak membunuhnya waktu itu, tidak terima dikasihani oleh So.


So pergi ke menaranya Ji Mong dan bertemu Jenderal Park di sana. Dia memberitahu mereka bahwa Wang Gyu dan seluruh keluarganya telah dieksekusi dan sekarang dia diperintahkan untuk menangkap Eun dan Soon Duk. Jenderal Park langsung bertanya cemas, apakah dia juga akan membunuh mereka. So terdiam tak sanggup menjawabnya.

Jenderal Park mendengus tak percaya melihat reaksi So. Dengan pandangan mata mengancam, dia memberitahu So bahwa dia selalu setia sejak dia dan Raja Taejo di medan perang dalam mendirikan negeri ini. Karena itulah dia tidak terima jika putrinya disakiti "Jika putriku terjebak dalam peperangan antar klan Wang, aku, Park Soo Kyung, tidak akan tinggal diam begitu saja"


So membawa Hae Soo keluar dan memberitahu Hae Soo bahwa Raja Hyejong meninggal dunia karena keracunan merkuri. Tapi pelakunya masih belum diketahui jadi dia memperingatkan Hae Soo untuk tidak mempercayai siapapun. Dia memberitahu Hae Soo bahwa dia harus keluar istana untuk sementara waktu dan memperingatkan Hae Soo untuk tidak dekat-dekat dengan Raja ataupun Ratu Yoo. Jika terjadi apa-apa, dia menyuruh Hae Soo untuk mencari Ji Mong.


"Kau mau kemana?"

"Raja memerintahkanku untuk menangkap beberapa pemberontak" jawab So ambigu, ragu untuk memberitahu Hae Soo yang sebenarnya.

"Apa dia mengancammu dengan nyawaku lagi?" tanya Hae Soo. So cuma menjawabnya dengan tersenyum dan membelai kepala Hae Soo lalu menarik Hae Soo kedalam pelukannya.


Setelah itu Hae Soo berdiskusi dengan Chae Ryung membahas siapa kira-kira pelaku yang meracuni Raja dengan merkuri padahal selama ini hanya mereka berdua yang menyiapkan segala sesuatunya untuk Raja. Chae Ryung tampak jelas gemetar ketakutan saat dia berusaha mengklaim bahwa dia tidak bersalah. Tapi Hae Soo malah mempercayainya begitu saja.


Saat Chae Ryung memberitahunya bahwa keluarga Eun ditangkap dan dieksekusi atas tuduhan pengkhianatan, Hae Soo langsung sadar pemberontak yang dimaksud So tadi pastilah Eun dan Sook Duk. Hae Soo jadi panik sampai sesak nafas.


Saat dia tengah berjalan dengan langkah lesu, tiba-tiba seorang dayang menghadangnya. Tapi saat Hae Soo mengangkat pandangannya, dia melihat yang dayang yang menghadangnya adalah Soon Duk dan Eun muncul sesaat kemudian. Mereka cepat-cepat bersembunyi di dalam kamarnya Hae Soo.


Soon Duk yakin kalau Raja tidak akan berpikir kalau mereka akan bersembunyi di sini. Soon Duk memberitahu Hae Soo bahwa Eun bilang mereka bisa mempercayai Hae Soo, tapi dia memperingatkan Hae Soo untuk tidak berpikir macam-macam.

Eun berkata bahwa mereka hanya akan bersembunyi di sini sampai kapal mereka datang. Dia hendak memberitahu Hae Soo kemana mereka akan pergi setelah itu, tapi Soon Duk yang belum bisa mempercayai Hae Soo sepenuhnya, langsung melarang Eun mengatakan apapun.

Eun masih mempercayai saudara-saudaranya dan berpikir untuk meminta bantuan mereka, tapi Hae Soo langsung melarang dengan tegas. Dengan agak ragu dia memberitahu mereka bahwa saat ini So sedang diperintahkan untuk menangkap mereka berdua.


Eun akhirnya menyerah, tapi dia penasaran dengan nasib keluarganya. Hae Soo tak enak mengatakannya dan memutuskan untuk pura-pura tak tahu menahu. Eun sama sekali tidak berpikiran buruk tentang nasib keluarganya, dia mempercayai mereka masih hidup dan berharap mereka akan bisa melarikan diri. Soon Duk diam saja walaupun tampaknya dia tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Woo Hee menghadap Raja untuk meminta Raja mengizinkan rakyat Hubaekje memasuki wilayah selatan dan bercocok tanam tanpa pajak selama 3 tahun. Raja ragu dengan permintaannya, terlebih karena Woo Hee pernah mencoba membunuh raja terdahulu.

Woo Hee meyakinkan Raja bahwa rakyatnya kelaparan jadi dia sudah tidak punya dendam lagi. Jika Raja menjamin kelangsungan hidup rakyatnya maka mereka semua akan mengakui Raja sebagai raja mereka. Tapi Raja masih ragu dan memutuskan untuk menawarkan kesepakatan lain.


So dan Baek Ah sedang minum-minum bersama di kedai saat beberapa pria di belakang mereka bergosip tentang So yang katanya sedang memburu saudaranya sendiri, mereka tak percaya kalau Pangeran ke-10 akan melakukan pemberontakan.

Mengacuhkan para pria itu, Baek Ah melapor bahwa dia sudah menemukan kapal yang akan berlayar 5 hari lagi. Yang jadi masalah, kapal yang dia temukan ada 4 dan semuanya akan berlayar pada hari yang sama dan dia tidak tahu kapal mana yang akan Eun gunakan.

"Kau tidak akan benar-benar menangkap Eun, bukan?" tanya Baek Ah cemas

"Kau juga tidak mempercayaiku, yah?"

Baek Ah mengklaim bahwa dia tidak mempercayai Kakak ke-3 mereka, masa depan mereka sepertinya akan sangat gelap karena memiliki seorang Raja yang suka menipu orang dan memanfaatkan kelemahan orang lain. So memerintahkan Baek Ah untuk mencari tahu apakah Eun sudah menghubungi seseorang.


Woo Hee menghampiri mereka tak lama kemudian. Saat Woo Hee menyapanya, So berkata bahwa Hae Soo pasti akan sangat senang bertemu lagi dengan Woo Hee. Woo Hee berjanji akan menemuinya nanti, sekarang dia akan kembali ke Gyobang.

Baek Ah kaget mendengar Woo Hee mau kembali ke Gyobang, Woo Hee meyakinkannya bahwa dia kembali ke Gyobang bukan untuk menjadi gisaeng tapi hanya sebagai pengajar tari. Mereka semua tak menyadari kehadiran Park Young Gyu yang sedang mengawasi mereka dari kejauhan.


Wook hendak pergi tepat saat So datang dan langsung menyatakan kecurigaannya bahwa Wook lah dalang dibalik kasus keracunan merkuri Raja Hyejong. Walaupun Won adalah tersangka yang paling mencurigakan, tapi fakta bahwa Raja Hyejong terpapar racun merkuri selama 2 tahun, menunjukkan bahwa rencana itu dilakukan dengan sangat matang dan mendetil.

Cara seperti itu sama sekali tidak cocok dengan kepribadian Won. Jadi mungkin saja Wook pelakunya. Ditambah lagi, fakta bahwa Raja masih membiarkan Wook hidup itu aneh. Siapa lagi selain orang sepintar Wook yang akan berpikir untuk menyingkirkan keluarga Eun yang sangat berpengaruh di Songak. Wook tersenyum tenang mendengarkan semua tuduhan So padanya dan berkomentar kalau selama ini So selalu curiga padanya.


"Apa kau benar-benar penyebab kematian saudara kita?" tuntut So

"Bagaimana denganmu? Apa kau akan menjadi anjing Raja dan membunuh Eun? Kita berdua hanya berjuang untuk tetap hidup. Itulah takdir pangeran yang tidak akan menjadi raja. Demi melindungi, kau harus menyerah"

"Aku tidak tahu apa yang sudah membuatmu banyak berubah"

"Aku... tidak meracuni mendiang raja" klaim Wook. Tapi So terus menatapnya dengan tak percaya.


Hae Soo melaksanakan tugasnya menyajikan teh untuk Raja. Saat Raja menuduhnya meracuni mendiang Raja Hyejong, Hae Soo dengan tegas menyangkalnya. Saat Raja mengancam akan menyiksanya, Hae Soo tanpa takut menyatakan bahwa jika itu terjadi padanya maka dia akan berkata kalau Raja Jeongjong lah yang memberi perintah demi mendapatkan tahta.

"Saya akan mengatakan itu bahkan sekalipun saya akan mati" ujar Hae Soo


Raja malah kagum mendengar keberanian Hae Soo. Dia menduga kalau Hae Soo pasti sudah seperti ini sejak dia masih kecil. Dia tidak akan menyingkirkan Hae Soo karena Hae Soo adalah umpan terbaik untuk mengontrol saudara-saudaranya.

Mendengar itu, Hae Soo meminta Raja untuk memberitahunya siapa orang yang menaruh merkuri kedalam bak mandi mendiang Raja. Lagipula walaupun dia tahu, dia tidak akan bisa menyebarkannya. Yang perlu Raja lakukan untuk menyingkirkannya hanyalah menuduhnya membunuh raja.

"Karena itulah saya ingin tahu. Siapa pelakunya?"


Tepat saat itu penjaga mengumumkan kedatangan Wook. Sambil tersenyum licik, Raja mengomentari kedatangan Wook yang sangat tepat waktu. Hae Soo seketika menyadari maksud Raja, Wook lah pelakunya. Saat Wook masuk, Hae Soo berpaling padanya dengan ekspresi terkejut dan tak percaya.

Raja dengan santainya memberitahu Wook bawha Hae Soo sangat penasaran dengan pelaku yang menaruh merkuri kedalam bak mandi Raja. Hae Soo menatap Wook saat dengan dinginnya Wook mengkalim bahwa mendiang Raja Hyejong meninggal dunia karena penyakit.


Saat mereka keluar, Wook menyinggung perasaan Hae Soo karena menyaksikan kematian Raja Hyejong. Hae Soo berkata bawha Raja Hyejong sudah seperti kakaknya sendiri sebelum akhirnya menatap Wook dengan tatapan curiga dan bertanya-tanya siapa orang yang telah membuat Raja Hyejong mati dengan cara seperti itu.

"Yang mulia, anda tidak ada hubungannya dengan hal itu, bukan?"

Bersambung ke part 2

5 comments

Wook dan so itu dua pionnya scarlet ya? Kayaknya stunning banget kedua karakter ini...selalu disejajarkan.
Kalau so dikisahkan ga dapet cinta ibu sejak kecil, wook kebalikannya
Kalau wook gamau nikah dulu dg soo krn mau berkuasa dan melindungi yg ia sayangi, so malah mau nikah buat menyelamatkan yg ia sayangi. Kalau wook sabar banget jd bawahan yg penghianat buat ngerebut tahta suatu hari nanti, so malah cepet sadar dan gamau terus jadi anjing...
Wook mgkin punya jung dan so punya baek ah
Mereka emang seumuran, cerdas, dan bakat politik banget. Dan so yg sekarang kayaknya bisa ngendaliin orang #eh
Pecinta bulan: wook dan so hihihi

semangat buat part 2 nya yaaa !" di tunggu... :-D

Mbak ima leh ratreenya dilanjutin donk mbak....

Wook yg dari awal baik,perhatian akhirnya malah jadi jahat dan licik,.So yg dr awal jahat,kejam malah jadi baik,penyayang...suka2 sosoo couple 😙😙 terima kasih sinopsisnya 😘

Wook yg dari awal baik,perhatian akhirnya malah jadi jahat dan licik,.So yg dr awal jahat,kejam malah jadi baik,penyayang...suka2 sosoo couple 😙😙 terima kasih sinopsisnya 😘

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon