Powered by Blogger.


Sinopsis Scarlet Heart: Ryeo Episode 15 - 2

Flashback,


Ratu Hwangbo menggebrak meja dengan penuh amarah, kecewa karena Wook menjadi seorang pengkhianat. Wook beralasan bahwa dia menjadi pengkhianat demi melindungi keluarga mereka.

Tapi Ratu Hwangbo tak percaya "Apa ini karena Hae Soo?"



Dan Wook langsung membenarkannya tanpa ragu. Hae Soo bilang salah jika dia ingin memiliki segalanya, tapi dia tidak mengerti kenapa begitu? Dia hanya berusaha melindungi keluarganya dan orang yang dicintainya, lalu apa salahnya dia begitu?

"Ibu mengajariku untuk hidup dengan benar dan aku menjalani hidup seperti itu. Tapi kenapa aku masih kesepian? Aku sudah terlajur melakukannya. Aku akan hidup seperti ini dan mendapatkan apa yang kuinginkan. Aku tidak akan menjadi orang bodoh dan menyerah begitu saja"

Flashback end,


Wook menatap Hae Soo selama beberapa lama, sebelum akhirnya dia menyatakan bahwa dia tidak melakukan kesalahan apapun.


Saat Hae Soo kembali, dia mendapati So sedang menunggunya. So datang karena cemas setelah mendengar raja memanggil Hae Soo. Hae Soo meyakinkannya bahwa Raja tidak berniat membunuhnya ataupun mengusirnya. Semua ini hanyalah cara Raja memanfaatkan Hae Soo untuk memanipulasinya. Tapi yang penting sekarang Hae Soo masih aman.


Hae Soo dengan hati-hati mencoba bertanya apakah So berhasil menangkap orang yang dia cari? So ragu sejenak, tapi akhirnya dia jujur mengaku bahwa dia sebenarnya diperintahkan memburu dan membunuh Eun. Tapi dia berniat untuk membantu Eun melarikan diri. Tapi walaupun begitu, Hae Soo tetap tidak bisa tenang memikirkan kembali penglihatannya akan So yang membunuh Eun.


So lalu pergi menemui Ji Mong dan mengkonfrontasinya. Sekarang ini dia ragu seberapa banyak dia bisa mempercayai Ji Mong? Apa Ji Mong tahu kalau Moo akan mati dan Yo akan menjadi raja? Ji Mong mengakuinya, tapi yang tidak dia sangka adalah perubahan takdir Yo yang sekarang menjadi Raja padahal Yo terlahir dibawah naungan bintang pengkhianat. Ji Mong yakin pasti ada sesuatu yang mengubah takdirnya. Dia penasaran, apa yang telah membuat Yo bisa berubah menjadi Raja?


Di tempat lain, Yeon Hwa keheranan melihat Wook menggumamkan peringatan Hae Soo berulang kali, peringatan yang mewanti-wantinya untuk berhati-hati pada So dan jangan menghalanginya. Wook menyadari semuanya berjalan seperti peringatan Hae Soo itu, So merampas segalanya. Seberapa keras pun dia berusaha, So akan tetap merampas segalanya darinya.

"Kenapa? Apa yang harus kulakukan?" gumam Wook


Jung sedang mencari Hae Soo dengan bertanya-tanya pada pelayan lain. Tapt saat itu juga, Soon Duk yang sedang menyamar jadi dayang, lewat dan langsung mengenali suara Jung. Panik, Dia berusaha menyembunyikan wajahnya dari Jung. Saat dia berbalik, tak sengaja dia hampir menjatuhkan sebuah gelas tapi dia refleks menangkapnya dengan cekatan. Jung langsung mengenalinya.

 

Tapi untunglah Jung ternyata memihak Eun. Bahkan saat itu juga dia ikut mendiskusikan rencana pelarian Eun dan Soon Duk. Tapi masalahnya semua jalan keluar dijaga ketat, mereka jadi bingung harus bagaimana. Eun dengan sedih berharap bisa memiliki alat terbangnya Ji Mong atau lubang di tanah. Hae Soo langsung ingat, ada jalan keluar lain lewat gua.


Soon Duk ingin bertemu ayahnya untuk mengucap selamat tinggal, dia ingin bertemu ayahnya melalui Ji Mong. Tapi Hae Soo tak setuju karena Ji Mong dekat dengan So. Soon Duk heran, kenapa Hae Soo tidak mempercayai So padahal mereka punya hubungan spesial.

Bahkan sekalipun alasan Hae Soo adalah demi membantunya dan Eun, tapi tetap saja tidak mempercayai So itu aneh. Berdasarkan rumor, So itu bukan jenis orang yang akan menangkap orang lain tanpa alasan. Jika So tidak pernah mengkhianatinya, bukankah seharusnya Hae Soo mempercayai So.


Ucapan Soon Duk itu mengingatkan Hae Soo akan ucapan mendiang Raja Tae Joo yang pernah menasehatinya untuk tidak terlalu terpaku pada masa depan hingga dia melepaskan semua dia miliki sekarang ini.

Hae Soo menyadari ucapan Soon Duk benar, seharusnya dia mempercayai So. Karena itulah dia memutuskan untuk pergi menemui Ji Mong sekarang. Tapi setibanya di menara, Ji Mong tidak ada. Akhirnya dia hanya meninggalkan surat untuk Ji Mong.


Jung dan Soon Duk bekerja sama untuk memindahkan bebatuan yang menghalangi mulut gua. Saat melihat Soon Duk kesusahan gara-gara rambutnya, Jung memberinya sebuah tusuk rambut. Tapi dia mengingatkan Soon Duk untuk mengembalikannya nanti.

Soon Duk langsung curiga, tusuk rambut ini pasti milik wanita yang Jung cintai. Wah, dia tidak menyangka. Dia kira Jung bisanya cuma bertarung. Dia penasaran siapa wanita yang Jung sukai itu? Jung mengaku bahwa wanita itu adalah seseorang yang mengorbankan hidupnya untuknya.

"Dia mempertaruhkan hidupnya untuk menyelamatkanku" ujar Jung sembari mengingat bagaimana dulu Hae Soo nekat melawan para penjahat hanya dengan sebatang kayu.

Jung mengaku bahwa dia mulai jatuh cinta pada wanita itu sejak dia melihat wanita itu menyanyi. Dan dia ingin sekali wanita itu bernyanyi hanya untuknya. Soon Duk mengaku bahwa dia juga merasa seperti itu. Soon Duk bercerita bahwa sejak kecil dia sudah berbeda dan tidak suka bergaul dengan teman-teman perempuannya.


Dalam flashback, kita melihat Soon Duk kecil duduk menyendiri saat teman-teman perempuannya asyik bermain kejar-kejaran. Dengan sedih dia menggumam bahwa dia lebih suka bermain di medan perang. Tiba-tiba Eun kecil mendatanginya dan menghiburnya dengan memberinya bunga.

Saat Soon Duk kecil ragu emnerima bunga, Eun kecil berkata "Biasanya anak perempuan cantik menyukai bunga"

Soon Duk kecil langsung tersenyum senang mendengar ucapannya.


Soon Duk tersenyum mengingat kenangan saat dia jatuh cinta pada Eun itu dan menyemangati Jung untuk memperjuangkan perasaannya. Karena cinta pertamanya menjadi kenyataan, dia yakin kalau cinta Jung pun akan terwujud. Jung jadi bersemangat mendengarnya lalu menyemangati dirinya sendiri dengan sorakan penyemangat yang pernah diajarkan Hae Soo padanya "Figh... ting!"


Yeon Hwa pergi menemui Raja untuk mengucap selamat atas penobatannya menjadi raja lalu dengan sengaja menunjukkan cincin pemberian Yo dulu. Raja tersenyum sinis melihat itu lalu memberitahu Yeon Hwa bahwa dia punya berita tentang pernikahan Yeon Hwa.

Hmm... mungkin Yeon hwa berharap Raja akan menikahinya. Tapi Raja malah memberitahu bahwa dia akan mengirim Yeon Hwa ke Khitan. Karena Putri Kyung Hwa (Putri mendiang Raja Hyejong) pada akhirnya dijanjikan menikah dengan So, jadi dia harus mengirim anggota kerajaan lain ke Khitan.

"Selamat atas pernikahanmu, Yeon Hwa"

Shock, Yeon Hwa bertanya-tanya keheranan, kenapa semua orang yang duduk di tahta selalu mengancamnya dengan pernikahan "Apa kalian pikir bahwa pernikahan adalah satu-satunya cara mengendalikan wanita? Kau membuatku kecewa"

"Apa mungkin kau masih serakah ingin menjadi seorang ratu? Kakakmu mengkhianatiku dan kau berpihak padanya. Aku tidak bisa menerima keluarga seperti itu sebagai iparku"


Begitu keluar dari sana, Yeon Hwa langsung membuang cincinnya dan menangis. Sekarang dia tidak bisa mendapatkan Yo dan So sudah pernah menyatakan bahwa dia menyukai Hae Soo .


Eun mondar-mandir bingung dan ujung-ujungnya dia menggerutu kesal ke istrinya karena bosan terkurung di ruangan sesempit ini berhari-hari. Berusaha menahan kesal, Soon Duk mengajak Eun keluar untuk mandi. Dia meyakinkan Eun keadaan aman karena Hae Soo melarang dayang lain masuk malam-malam.

Di depan kolam, mereka duduk bersisian sambil lirik-lirikan canggung. Eun sepertinya ingin membuka baju Soon Duk tapi Soon Duk tak nyaman dan terus berusaha menghalanginya. Akhirnya mereka cuma duduk-duduk sambil bermain dan Eun membentuk handuk menjadi bentuk kelinci.


Soon Duk langsung kagum dan memujinya. Eun jadi lebih bersemangat membentuk semua handuk jadi berbagai macam bentuk. Eun membuat 2 buah kapal-kapalan yang kemudian mereka buat balapan. Eun berusaha keras mengipasi kapal mainannya tapi kapal mainan Soon Duk melaju lebih cepat. Soon Duk menyadarinya dan memutuskan untuk memperlambat kipasannya dan membiarkan Eun menang.

Karena Soon Duk kalah, Eun berniat menghukumnya dengan pukulan di tangan. Tapi saat dia hendak memukul, dia memperhatikan pergelangan tangan Soon Duk memerah. Sepertinya dia sudah sering dihukum pukul oleh Eun. Eun jadi merasa bersalah melihat itu dan akhirnya memutuskan untuk membatalkan hukumannya.


Soon Duk lalu memberi Eun sebuah ketapel milik Eun yang masih sempat-sempatnya Soon Duk bawa saat mereka kabur karena dia tahu kalau itu adalah ketapel kesukaan Eun. Eun mengaku bahwa daripada menjadi pangeran, dia sebenarnya lebih ingin membuka toko mainan.

"Kau bisa melakukannya. Kita bisa pergi ke Tamra dan Yang Mulia bisa membuka toko mainan di sana. Dan aku akan jadi guru bela diri" ujar Soon Duk


Eun juga punya hadiah sebuah aksesoris untuk Soon Duk. Tapi Soon Duk malah kecewa, mengira itu hadiah untuk Hae Soo. Eun menegaskan kalau itu untuk Soon Duk lalu memaksa Soon Duk menerimanya. Tapi Soon Duk tetap diam, Eun jadi cemas mengira Soon Duk tak menyukai hadiahnya.


"Aneh. Biasanya semua perempuan cantik menyukainya" ucap Eun

Soon Duk seketika ingat, itu ucapan Eun yang sama persis dengan dia ucapkan semasa mereka masih kecil dulu. Eun langsung menatap Eun dengan penuh haru. Malu dan canggung dengan ucapannya barusan, Eun nyerocos menjelaskan maksudnya adalah Soon Duk belakangan ini tidak terlalu jelek.


Tapi Soon Duk langsung menghentikan ocehannya dengan ciuman. Eun melotot saking shock-nya lalu berusaha menutupi kegugupannya dengan berkata kalau dia ingin punya 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Soon Duk bertanya bingung, apa ciuman bisa membuatnya hamil? LOL!

"Bagus sekali seandainya kita hidup seperti ini sejak awal" gumam Eun sambil menatap Soon Duk dengan penuh cinta. Dia lalu mengajak Soon Duk masuk sambil bergandengan tangan.


Eun dan Soon Duk meninggalkan handuk-handuk origami mereka yang ditemukan oleh Hae Soo dan para dayang keesokan harinya. Saat Chae Ryung keheranan dan menduga ada orang masuk kemari semalam, Hae Soo mengklaim dia lah yang membuat semua ini.

Yeon Hwa datang tak lama kemudian dan menuntut bicara berdua dengan Hae Soo, tapi dia sempat memperhatikan handuk-handuk origami yang berjejer di lantai. Dia tidak mengatakan apapun tapi sepertinya dia tahu.


Begitu mereka berduaan, Yeon Hwa langsung to the point menyuruh Hae Soo untuk meninggalkan So, jika tidak dia mengancam akan memberitahu So tentang hubungan Hae Soo dengan Wook dulu. Dia bahkan berjanji akan menikahkan Hae Soo dengan keluarga penguasa.

Tapi Hae Soo langsung menolaknya. Dia ingin menikah dengan So karena dia membuat So bahagia dan So membuatnya merasa berharga "Jika dia tetap setia dengan perasaannya, maka tidak ada alasan bagiku untuk berubah. Aku tidak akan meninggalkannya"


Kesal, Yeon Hwa sekarang mengerti kenapa dia selalu membenci Hae Soo "Bagimu, perasaan dan pernikahan hanyalah sebuah permainan yang konyol. Bagimu, 2 hal itu bukan tentang hidup dan mati. Jangan terlalu percaya diri kalau kau tidak akan berubah. Tak ada orang yang berkata seperti itu di istana. Kau akan menyesalinya. Aku bersumpah aku akan membuatmu menyesali hari ini"


Wook menasehati Raja untuk segera menyingkirkan So secepatnya, apalagi mengingat Jenderal Park dan Ji Mong mendukung So. Raja kurang setuju, mereka baru saja membuat Wang Gyu melakukan pemberontakan. Ditambah lagi fakta dia dan So berasal dari satu ibu. Jadi mereka perlu waktu yang tepat untuk menyerang So. Kalau begitu Wook menyarankan agar sebaiknya Raja memisahkan Jenderal Park dan Ji Mong.


Yeon Hwa tiba-tiba masuk menyela pertemuan mereka untuk menawarkan kesepakatan. Jika rencananya berhasil, dia menuntut pernikahannya dengan Keluarga Khitan dibatalkan.


Keesokan harinya, So mendatangi Yeon Hwa untuk mengkonfrontasinya. Rupanya Yeon Hwa sudah membocorkan informasi bahwa Eun dan Soon Duk bersembunyi di Damiwon dan mereka disembunyikan oleh Hae Soo. Dia mengetahuinya dari handuk origami buatan Eun yang dia tinggalkan di Damiwon.


Hae Soo mengantarkan Eun dan Soon Duk ke jalan masuk ke arah gua dan memberitahu bahwa Jung sudah menunggu mereka di luar dan akan mengantarkan mereka ke kapal, dia juga membekali mereka dengan makanan. Soon Duk berterima kasih pada Hae Soo. Saat dia menanyakan ayahnya, Hae Soo memberitahunya bahwa dia sudah menulis surat jadi Ayahnya Soon Duk pasti akan menemui mereka di jalan nanti.


Tapi sebelum mereka sempat pergi, tiba-tiba terdengar suara teriakan rombongan prajurit. Jung tiba-tiba muncul dan menyuruh mereka lari karena ada prajurit kerajaan dimana-mana. Dia akan berusaha mencegah para prajurit itu jadi dia menyuruh mereka semua pergi sekarang.


Mereka bertiga langsung pergi. Tapi langkah mereka terhenti saat terdengar suara teriakan para prajurit yang datang untuk menangkap Eun dan jerit ketakutan para dayang. Tak bisa tinggal diam, Soon Duk meminta Hae Soo untuk membawa Eun keluar dari sini.

Mungkin cuma karena tak ingin membuat Eun cemas, Soon Duk meyakinkan Eun bahwa para prajurit itu takkan berani membunuhnya karena mereka takut pada ayahnya. Eun tidak mau melepaskannya, tapi Soon Duk terus berusaha meyakinkannya dan berjanji bahwa dia akan segera menyusul Eun. Soon Duk langsung berlari keluar menghadapi para prajurit.


Hae Soo langsung menyeret Eun pergi. Tapi Eun menghentikannya. Dia tidak mau meninggalkan istrinya. Saat Hae Soo berusaha keras mencegahnya menyusul Soon Duk, Eun mendesah sedih "Apa yang bisa kulakukan? Sekarang aku sudah jadi orang hebat untuknya. Hanya aku yang dia punya"

Bersambung ke episode 16

14 comments

Omaigat uri eun bisa sweet juga sama sun deok, akhirnya mata lo kebuka yeee

mendekati ending tiap episodenya bikin mewek๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
Cinta Eun dan Soon duk udah mlai sweet tpi juga sedih,, kata2 eun d ending episode ini tmbh bkn baper๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

speechless utk kelakuan Wook, dia rela ngorbanin hae soo (ttg merkuri) buat melindungi dia sendiri,,
wang yo๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃsbg fangirl Jong hyun trcengang ama aktingnya si oppa,, jahat๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ

pasti berat buat So dg pilihan kayak gitu,, hae soo yg d cintainya atau eun yg So tau gk prnh mkirn tahta,,
baek ah wo hee,, couple kesayangan๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜,,
park gyung gyu tuch spa yaa ??? hehee,,
makin gk sabar nunggu ep 16,,
gomawo mb ima,,

EUN AAAAAAH...udah gede sekarang kamu dek t.t cute ngeliat pasangan ini! Romantis jg ternyata
Banyak air mata ya di sini. Suka ngeliat wook sama yeon hwa bisa numpahin perasaannya yg selama ini diliatin kuat^^ lbh keliatan manusiawi
Hmmmm kok ji mong heran yo bs jadi raja krn ada yg ngubah takdirnya? Apa karena kedatangan soo?

@rumy: wook ga ngorbanin soo. Dia tahu so bakal ngelindungin soo jd so ga bakal kenapa kenapa. Tp dia emang memperalat soo sih buat jadi pengikat so, pengikat anjing pemburu mereka. Park young kyu itu paman yo yg lain bukan? Dia dulu yg nyuruh woo he mbunuh raja dan dia yg memfitnah moo sama soo bersekongkol meracuni so

Apa yg bisa aku lakukan, sekarang aku telah menjadi orang yg hebat baginya. Hanya aku yg dia punya..omg Eun sweet..

Apa yg bisa aku lakukan, sekarang aku telah menjadi orang yg hebat baginya. Hanya aku yg dia punya..omg Eun sweet..

Jangaan,,, jangan mati dong pasangan soonduk-eun. Jadi baper nich, hicks hicks hicks... thanks...

Omg..semakin tegang ja nih..so sweet bgt eun ma seon duk..tp mereks bakal dbnuh..๐Ÿ˜ฅ dan yg mmbunuh it So..mlah mkin sedih..๐Ÿ˜ฅ..udh g sbar nih nggu hari senin lg..fighting eonni nulis sinop nya..gamsahamida...๐Ÿ˜Š

Cuma bisa menghela nafas berat saat baca sinopsisnya... terlalu nyesegh...๐Ÿ˜ง๐Ÿ˜ง
Keep fighting aja buat adminnya... aq tau anda lebih nyesegh saat buat sinopsis ini...(sotoy...๐Ÿ˜“๐Ÿ˜“)

Rasanya sedih banget nonton episode ini๐Ÿ˜ข kasian sama So diperalat terus, ternyata yang jahat itu Yo, Yeon Hwa n Wook

Huuaaa...bagaimana nasib eun dan soon duk selanjutnya...harap2 cemas ini..kalopun mreka harus mati..jangan smpai pangeran k 4 q yg ngbunuh..

endingnya ... endingnya ngebuat ga rela ...
saat Soon duk sudah bisa diterima dihati Eun. saat mereka baru saja melewati masa romantis, saat mereka sudah merencaa=nakan akan memiliki berapa anak, masa trus besokannya mereka mati.
pliss ... jangan mati. jangan buat masa indah ini cuma beberapa menit doang .... huhuhuuu

Aahhhh .. sweet banget eun .. tapi takut ngadepin episode selanjutnya .. tapii ttep aja di tunggu tunggu ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Semangat45 ..

Menunggu Episode Selanjutnya..Ga sabar liat Wang So jadi RAja...

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon