Powered by Blogger.

Content and Image credit by tvN

 Sinopsis Goblin Episode 2 - 3 


Saat Shin pulang, Wang Yeo bertanya apakah Shin akhirnya akan mati? Bukankah menurut rumor, pengantin goblin itu artinya kematian bagi goblin?

"Sayangnya, aku tidak akan mati. Dia tidak bisa melihat pedangnya"


Menurut Wang Yeo, mungkin Shin harus memberi Eun Tak waktu. "Mungkin dia bisa melihatnya kalau kau telanj*ng. Dia kan masih anak-anak" canda Wang Yeo

"Karena itulah tidak seharusnya kau mengincarnya"

Wang Yeo heran kenapa Shin melindungi anak itu kalau anak itu bahkan tidak bisa melihat pedangnya. Shin sebal dan menyuruh Wang Yeo untuk mengucap selamat saja padanya, dia jadi bisa hidup lebih lama lagi sekarang.

"Hidup saja di tempat lain! Aku tidak bisa hidup dengan goblin yang ikut campur dengan kehidupanku"

"Aku tahu cara mudah menyingkirkanmu. Pintu keluar ada di sana!"


Tapi saat Shin masuk kamarnya, dia langsung terjatuh ke kasurnya dengan lemas. Secara bersamaan, kedua orang itu saling termenung di tempat masing-masing.


Keesokan harinya, Eun Tak pergi ke toko buku untuk mencari informasi tentang goblin dari buku-buku dongeng anak. Seorang gadis kecil datang menghampirinya dan berkomentar heran, Unnie kan sudah terlalu tua untuk membaca buku-buku seperti itu?

Eun Tak beralasan kalau dia hanya sedang mencari informasi tentang latar belakang pacarnya. Mirip-mirip Facebook-stalking lah. Dia memberitahu gadis kecil itu kalau dia juga akan seperti ini kalau dia sudah besar nanti.

"Apa pacar unnie ada dalam cerita dongeng? Apa dia pangeran?"

"Benar. Aku akan lebih senang jika dia itu pangeran. Tapi apa ini?" gerutu Eun Tak sambil menunjuk gambar goblin di salah satu buku.


Gadis itu merekomendasikan buku lain tentang goblin lalu pamit pergi. Tapi saat dia teringat ucapan Shin semalam, Eun Tak jadi kesal dan memutuskan untuk meninggalkan daun maple yang sudah dilaminatingnya itu di dalam salah satu buku lalu pergi. Tapi tepat setelah itu, ada sebuah tangan yang mengambil buku yang dia tinggalkan.


Shin sedang merenung saat tiba-tiba dia melihat ada asap. Dia langsung bangkit dengan senang, mengira Eun Tak memanggilnya. Tapi dia tidak menghilang. Dia jadi heran dengan asap itu lalu mendekat untuk mencari tahu, tapi malah menemukan Deok Hwa sedang merokok.

Shin langsung mengomelinya. Deok Hwa langsung mematikan rokoknya dengan takut-takut sambil protes karena katanya Shin juga pernah merokok dulu. "Itu dulu. 350 tahun yang lalu!" bentak Shin.


Malam harinya, Shin masih merenung sedih dan membuat rumah jadi penuh asap dan lembab. Wang Yeo heran ada apa dengan Shin? Deok Hwa mendesah karena Shin sudah seperti itu sejak 3 jam yang lalu.

Tapi saat dia menoleh ke Wang Yeo, dia malah melihat Wang Yeo lebih aneh lagi memakai topi tidurnya. Wang Yeo langsung menggerutu kesal, pasti ulah Shin lagi. Dia langsung mendekat untuk mengkonfrontasi Shin.


Tapi sebelum dia sempat melakukan apapun, Shin memberinya peringatan dengan menyambarkan petir didalam rumah dan menyalakan api biru di tubuhnya. Wang Yeo ketakutan seketika. Shin mendesah dan asap langsung membumbung makin tebal.


Deok Hwa jadi panik dan meminta agar Shin tidak mendatangkan hujan, siapa yang akan membereskan semua ini nanti. Wang Yeo menduga kalau Shin seperti ini pasti gara-gara wanita. Sepertinya pertengkaran cinta mereka tidak berakhir dengan baik. Apa mereka akan berpisah?

"Heol, daebak! Paman punya pacar? Apa dia cantik?"

"Dia umur 19 tahun"

"Heol, daebak! Apa dia cantik?"


Shin menyangkal memikirkan wanita dan beralasan kalau dia cuma sedang mempelajari bursa saham "Jaga mulutmu itu, Malaikat Pencabut Nyawa!"

"Jangan meremehkan kekuatanku dalam meramal masa depan. Kau sedang memikirkan gadis itu, goblin"

Deok Hwa tercengang mendengar Wang Yeo itu ternyata Malaikat Pencabut Nyawa. Tapi dia cepat-cepat mengalihkan topik dengan menyuruh Shin untuk meminta maaf pada gadis itu seperti layaknya pria sejati jika memang Shin menyakiti perasaan gadis itu.


Tapi Shin malah menanggapi nasehat Deok Hwa dengan mengikat Deok Hwa bak tawanan.


Secara bersamaan, Shin dan Wang Yeo hendak keluar. Shin beralasan kalau dia mau ke toko dan Wang Yeo beralasan kalau dia mau ke laundy lagi. Wang Yeo pergi duluan tapi Shin tampaknya tak percaya dengan omongan Wang Yeo.


Dan benar saja. Saat dia pergi ke rumah Eun tak tak lama kemudian, dia menemukan Wang Yeo keluar dari dalam rumah. Setelah saling menyindir kebohongan masing-masing, Wang Yeo memberitahu Shin kalau gadis itu tidak ada di rumah.

"Tidak ada? Kau sudah membunuhnya?" tuduh Shin

Wang Yeo tidak terima "Ucapanmu itu tidak sopan sekali!"

"Memakai sepatu kedalam rumah orang itulah yang namanya tidak sopan!"

Mengalihkan topik, Wang Yeo menuntut keberadaan Eun Tak. Tapi Shin lagi-lagi menuduh Wang Yeo sudah membunuhnya. Kesal, Wang Yeo menduga kalau Shin pasti sudah menyuruh gadis itu untuk pindah. Shin menyangkal, dia justru baru mau melakukannya tapi Eun Tak sudah tidak ada duluan.

Apa Shin pikir dia tidak akan bisa menemukan Eun Tak? Shin yakin begitu, buktinya Wang Yeo tidak bisa menemukannya selama 10 tahun. Dia yakin kalau Wang Yeo tetap tidak akan bisa menemukan Eun Tak walaupun dia tinggal di sini.


Eun Tak ternyata bermalam di restoran ayam. Setelah emnata tempat tidurnya, dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa rumah bibinya bukanlah rumahnya yang sebenarnya, dia di sana hanya untuk tidur.


Dia mencoba tidur, tapi pikirannya tidak bisa tenang dan langsung keluar mencari hantu yang waktu itu dan minta bicara. Kenapa waktu itu Hantu memanggilnya sebagai pengantin goblin? Si hantu mengaku kalau dia diberitahu seorang nenek.


Dia lalu membawa Eun Tak bertemu dengan beberapa hantu lain. Salah satunya adalah hantu kembaran dukun yang ditemui Sunny waktu itu. Hantu nenek itu memberitahu Eun Tak kalau goblin lah yang menyelamatkan Ibunya Eun Tak dari kematian dulu.

Eun Tak tentu saja terkejut mendengarnya, tidak menyangka kalau Shin lah yang menyelamatkannya dan Ibunya. Hantu nenek berkata bahwa malam itu seharusnya Eun Tak dan ibunya mati, apalagi malaikat pencabut nyawa muncul tak lama kemudian tapi tak menemukan siapapun di sana.

"Pada dasarnya, goblin menyelamatkan nyawa pengantinnya sendiri. Ow, romantis sekali" komentar si hantu.


"Ternyata semua yang dia katakan benar. Aku tidak punya hak untuk membencinya. Aku pasti tidak akan lahir jika bukan karena dia dan aku juga pasti tidak akan punya kenangan 9 tahun bersama ibuku"

Tak disadari oleh mereka semua, Shin sebenarnya sedang memperhatikan Eun Tak dari kejauhan.

 

Bibinya Eun Tak menemukan label nama Eun Tak lalu pergi ke restoran ayamnya Sunny. Sama seperti Eun Tak, Bibi juga langsung terpesona melihat kecantikan Sunny yang mempesona itu. Tersadar dari pesonanya, Bibi langsung melabrak Sunny karena mempekerjakan 'keponakannya yang berharga'.

"Dia tidak tampak berharga. Apa kau tahu artinya kesepian? Dia seperti itu"

Bibi tidak terima ada anak muda yang bicara tidak sopan padanya. Tapi Sunny dengan santainya balik melabrak Bibi yang juga tidak sopan padanya. Lagipula kenapa juga Bibi mencari Eun Tak di sini, sekarang ini kan sudah pasti dia di sekolah.


Bibi terus berceloteh mencari-cari alasan tapi Sunny sudah malas menanggapinya dan langsung pura-pura menelepon 'oppa' dan mengeluhkan seorang ahjumma yang datang menganggunya dan bertanya apakah oppa masih hobi memukuli orang baik pria ataupun wanita?

Bibi sontak ketakutan dan langsung kabur. Padahal orang yang ditelepon Sunny itu teman wanitanya yang keheranan mendengar omongan Sunny.


Bibi kembali ke rumah sambil menggerutu kesal. Tapi kekesalannya langsung berubah jadi ketakutan saat dua orang gangster mendatangi rumahnya. Ah, ternyata bibi punya hutang pada rentenir dan berjanji pada mereka kalau dia akan membayar hutangnya kalau dia sudah menemukan buku rekening asuransi mendiang saudaranya.

Dia meyakinkan mereka kalau Ibunya Eun Tak membayar asuransi selama 8 tahun penuh seakan dia tahu kalau dia akan mati dan totalnya mencapai 150 juta won. Tapi masalahnya buku rekening itu terus menerus menghilang. Dia yakin pasti Eun Tak menyembunyikan buku rekening itu.


Para gangster itu tidak mau menunggu lagi dan mencari Eun Tak langsung ke sekolahnya. Eun Tak baru keluar dari sekolah saat dia menerima sms dari sepupunya yang minta dipinjami uang. Eun Tak berusaha menghindarinya tapi malah dihadang para gangster yang langsung memasukkannya kedalam mobil mereka.


Saat sedang makan malam bersama, Shin bertanya-tanya dari mana Wang Yeo mendapatkan uang untuk menyewa rumah ini selama 20 tahun? Wang Yeo berkata bahwa dia mengumpulkannya dari uang yang ditinggalkan orang-orang di meja altar pemakaman untuk membayai perjalanan orang mati di alam baka. Dia sudah menabung uang itu selama 300 tahun.

"Aku sudah lama tidak mendengar kata menabung. Aku punya banyak emas dan uang tunai" pamer Shin dengan senyum manis.

Kesal, Wang Yeo melempat lada ke Shin. Tapi kali ini Shin cepat tanggap dan menangkap botol lada itu dengan cekatan. Wang Yeo langsung balas dendam dengan melempar piring steak Shin keluar jendela sampai piring itu pecah.

Shin melongo sebelum akhirnya tertawa histeris "Itu piring yang dipakai Raja Louis XIV"


Para gangster membawa Eun Tak ke jalan sepi sambil mengacak-acak seluruh isi tas Eun Tak, berusaha mencari buku rekening itu tapi tidak ada. Eun Tak melihat gangster yang satunya hendak menyalakan rokok.

Dia langsung maju untuk meniup apinya. Tapi gagal saat si gangster menariknya kembali dan pemantik api itu terjatuh.


Pertengkaran Shin dan Wang Yeo mulai semakin sengit saat keduanya membuat barang-barang di sekitar mereka melayang-layang di atas kepala mereka. Wang Yeo mengancam Shin dengan garpu yang melayang di atas kepala Shin, dan Shin mengancam Wang Yeo dengan pisau yang melayang di atas kepala Wang Yeo.

Eun Tak ketakutan saat dia berusaha meyakinkan para gangster kalau dia sungguh-sungguh tidak memiliki buku rekening itu, Bibi lah yang menyimpannya. Para gangster itu jadi semakin kesal. Si bibi bilang buku rekening itu ada di Eun Tak, tapi Eun Tak mengklaim kalau buku itu pada bibi. Jadi siapa yang benar dan siapa yang bohong?

 

Si gangster tiba-tiba mengayunkan tangan mau memukul Eun Tak yang sontak membuat Eun Tak semakin ketakutan dan saat itulah tanda lahir di leher Eun Tak menyala. Shin bisa merasakannya dan langsung mengakhiri pertengkarannya dengan Wang Yeo.


Para gangster terus mengancam Eun Tak dan memberitahunya kalau mobil ini sedang menuju ke tempat terpencil. Seharusnya Eun Tak tahu apa yang akan terjadi pada anak perempuan jika dibawa ke tempat seperti ini. Jadi sebaiknya Eun Tak jawab saja dimana dia menyembunyikan buku rekeningnya.


Tapi Eun Tak benar-benar tidak tahu. Si gangster jadi semakin kesal dan mengayunkan tangan untuk menghajar Eun Tak. Eun Tak sontak menunduk ketakutan dan berteriak. Tapi tiba-tiba saja mobil mereka mendadak terhenti, dan di depan mereka terjadi sesuatu yang aneh.

Lampu-lampu jalan di sekitar jalan itu tiba-tiba padam dengan sendirinya dan membuat jalanan itu jadi gelap gulita, menyisakan penerangan dari lampu mobil saja.
 

Dari dalam balik jok mobil, Eun Tak melihat Shin dan Wang Yeo dari dalam kegelapan, berjalan beriringan menuju mobil itu untuk menyelamatkannya.

Bersambung ke part 2

14 comments

uuwwwaahh updatex cpet bgtπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Mba... Sinopsis episode 1 nya cari dbgian mana kak

lucu kali lihat shin sama wang yeo bertengkar
ditunggu lanjutannya

Ya ampun mb ima, banyak banget drama nya. Seneng2 aja sih baca....kalo nulisnya amoi selesai...

Gak uuueennaaak itu kalo nulis rajin diawal..kita dah seneng ngikutin...eh putus di tengah jalan. Php doang.
Emang sih hak itu penulis mo nulis setengah kek ato ampi selesai. Tapi pembaca setia ini juga punya andil lo....coba kalo gak ada yg nyamperin tulisannya....buat apa cafek2 nulis...ya kan?


Bukan.protes sih... Tp kecewa aza

serius tapi juga lucu,, wkwkwkwkwkwkwk,, kelakuan shin sama wang yeo bener2 dachπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„
tvn akhir2 ini dramanya bener2 kerreenn,, dari segi alur cerita, pemeran, pengambilan gambar, lokasi syuting dll pokoknya,, padahal tv kabelπŸ‘πŸ‘πŸ‘
terima kasih dan SEMANGAT trs mba ima😘😘😘

Lucuuuu liat bromance gong yoo dan lee dong wook

Ga sabar liat LDW ketemu Yoo in na

heran juga liat Shin sama Wang Yeo tengkar mulu. apalagi tuh Deok Hwa yg suka ngomel2 ckckck.. ada unsur komedinya nih mskpn rada horor juga sih.. gomawo kak Ima suda recap'in drama ini 😊😊

πŸ‘πŸ‘πŸ‘... Tetap πŸ’ͺπŸ’ͺ..

πŸ‘πŸ‘πŸ‘... Tetap πŸ’ͺπŸ’ͺ..

wow daebak, kereeen tpi lucu bgt pas liat deok hwa di sekap kyak tawanan gitu..hhahha,
itu amazing bgt liat shin dan wang yeo jlan breng..kereen

Wow drama yg satu ini emg DEBAKKKKK

daebak akhirnya gong yoo oppa comeback..

Mba.. lanjutin yang something about 1% doong({})

Daebak... Ceritanya bkin penasaran dan ga sabar nggu... Dan suka ama alur ceritanya... Lanjutin truz ya mba imaaa... Smgat 😘😘😘

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon