Powered by Blogger.

 Sinopsis Strong Woman Do Bong Soon Episode 5 - 1
Images Credit by JTBC 


Dalam perjalanan subway, Bong Soon terus memikirkan si penjahat yang tak sengaja berpapasan dengannya tadi.

Begitu menyadari orang ditubruknya memiliki suara yang sama dengan dokter menculik Nona Kim, Bong Soon langsung berbalik mencari keberadaannya. Dia menyadari kalau orang itu memiliki bau khas, seperti bau metal berkarat, juga bau gas.
 

Tepat saat itu juga, lagi-lagi dia mendapati pria cabul sedang meremas bokong seorang perempuan dan dengan santainya si pria cabul itu melempar tatapan menantang ke Bong Soon.

"Apa dunia akan jadi tempat yang lebih baik jika aku menggunakan kekuatanku dengan benar?" batin Bong Soon sambil balas melempar tatapan sebal.


Tak lama kemudian, Bong Soon keluar dari kereta dengan senyum... setelah memberi pelajaran berharga untuk si pria cabul yang tengah menjerit-jerit di lantai kereta gara-gara jari telunjuknya dibengkokin Bong Soon. wkwkwk.

Episode 5: Mereka seperti teman, tapi tidak.


Di lobi kantor, Bong Soon menatap poster karakter game seorang kesatria wanita. Dia tengah memikirkan seandainya kesatria wanita seperti itu ada di dunia nyata saat tiba-tiba saja dia membayangkan tongkat sakti dalam poster itu melayang ke tangannya.

Mulutnya sontak ternganga kagum saat Min Hyuk tiba-tiba menyapanya. Bong Soon memberinya minuman penghilang mabuk, tapi Min Hyuk mengajaknya sarapan di restoran.


Min Hyuk melihat smartwatch di tangan Bong Soon dan tanya itu apa. Bong Soon tersenyum malu-malu menjawab, ini pemberian Gook Du. Dengan ini dia bisa memanggil Gook Du kalau dia lagi dalam bahaya.

"Aku berharap benda itu tidak akan perlu digunakan, bukan?" (Omo! Dia mencemaskan Bong Soon, kah?)


Bong Soon tak mengerti maksudnya. Tapi hari ini tadi dia hampir saja memencet tombol alarm ini soalnya tadi dia merasa mendengar suara si penjahat di sekitar tempat tinggalnya. Min Hyuk seketika cemas, apa Bong Soon melihat wajahnya? Tidak.

Min Hyuk cemas apakah baik jika mereka bersama seperti ini jika mereka berdua sama-sama jadi target. Mungkin mereka perlu seseorang yang bisa melindungi mereka berdua. Tidak, Min Hyuk tidak usah cemas. Apapun yang terjadi, Bong Soon akan selalu melindunginya. Hahaha, senyumnya Min Hyuk.

"Kau berkata akan melindungiku, tapu kau bicara seperti iru padaku semalam? Apa kau ingat semua hal buruk yang kau katakan padaku? Jangan pernah minum alkohol lagi!"

Dia memberitahu kalau Sekretaris Gong akan langsung balik kerja begitu keluar dari rumah sakit. Terus Bong Soon gimana? Jangan khawatir, dia sudah membuat tempat khusus untuk Bong Soon.


Begitu kembali ke kantor, Bong Soon mendapati ada meja belajar di sudut ruang kantor Min Hyuk. Itulah tempat belajarnya Bong Soon. Min Hyuk bahkan sudah menyiapkan buku-buku pelajaran Bahasa Inggris biar Bong Soon tidak salah ucap terus.

"Perusahaan kita sedang mengembangkan game baru, aku harus datang ke kantor setiap hari sampai waktu launching," ujar Min Hyuk.

Bong Soon langsung kepingin, apa dia boleh ikut ambil bagian dalam proyek baru itu? tanya Bong Soon dengan tatapan mata penuh harap. Tidak! tegas Min Hyuk. Sesuai janji, tangkap dulu penjahat yang mengancamnya. Bong Soon langsung cemberut.


Tapi hari ini, Bong Soon melihat Min Hyuk betbeda dari biasanya. Dia yang biasanya cuma main-main, kali ini benar-benar bekerja serius, menilai gambar grafis karakter game-nya, memeriksa dokumen, memberi perintah sana-sini dan berbagai saran pada para pegawainya.

Saat dia tengah bicara dengan seorang presdir, Bong Soon memanfaatkan saat itu untuk melihat-lihat gambar-gambar karakter game-nya... dan langsung lari kembali ke meja belajarnya begitu Min Hyuk berbalik, sama sekali tidak menyadari Min Hyuk tersenyum menatapnya.


Geng ahjumma sedang ngumpul sambil ribut menggosipkan menghilangnya wanita pemilik sekolah balet. Ibu dan Ahjumma kedua berdebat kalau wanita tidak menghilang. Tapi Ahjumma ketiga meluruskan gosip yang mereka dengar.

Laporan hilangnya wanita itu terlambat disampaikan pada polisi karena wanita itu tinggal seorang diri.  Selama 3 tahun dia mengajar balet baru kali ini wanita itu tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan apapun dan tidak bisa dihubungi sama sekali. Mereka mulai menyadari persamaan dari ketiga korban, ketiganya wanita kurus. Cemas, kedua ahjumma pun menyarankan Ibu untuk mengawasi Bong Soon.


Tepat saat itu juga, pegawai toko kenari mereka, panik memanggil Ayah untuk memperlihatkan sesuatu di internet. Ibu ikut melihatnya dan langsung mendelik shock, video Bong Soon yang mengayun-ayunkan tiang di bar sekarang sedamg viral di internet. Kedua ahjumma langsung heboh pengen ikut lihat.


Sementara Min Hyuk rapat dengan tim-nya, Bong Soon menghabiskan waktunya dengan belajar Bahasa Inggris. Ibu meneleponnya saat itu. Bong Soon pun langsung ngumpet di bawah meja sebelum mengangkat telepon Ibu. Ibu langsung marah-marah menyuruh Bong Soon untuk menonton video-nya.


Bong Soon dengan bingung membrowsing yang dimaksud Ibu dan langsung shock melihat video gilanya itu. Saat itulah dia baru ingat kejadian di bar malam itu.

Flashback,


Bong Soon terduduk sambil memeluk tiang besi itu. Semua orang langsung sibuk memotreti Bong Soon sementara Bong Ki panik berusaha menghentikan orang-orang itu tanpa hasil. Bong Soon menangis, memohon pada mereka untuk tidak merekamnya.

"Aku bukan tontonan. Bukan salahku jadi kuat," isak Bong Soon.

Flashback end.


Rapatnya Min Hyuk selesai, tapi dia malah tidak melihat Bong Soon di mejanya. Dia langsung menggerutu kesal, mengira Bong Soon keluar. Tapi kemudian dia malah mendapati Bong Soon ngumpet di bawah meja. Dia mendekat, Bong Soon malah panik menyembunyikan wajahnya dengan ponsel.

Penasaran, Min Hyuk merebut ponselnya dan melihat video itu. Tampaknya dia mencemaskan Bong Soon, tapi kemudian dia mulai menggodai Bong Soon sampai Bong Soon menyembunyikan wajahnya makin dalam lagi ke kolong meja.
 

Video itu viral sampai ditonton geng SMA, awalnya mereka tidak sadar dan asal saja meng-like video itu. Tapi begitu mengenali wajah Bong Soon, mereka sontak berlutut menyesali perbuatan mereka. Geng preman di rumah sakit juga menonton video itu. Kebetulan Bong Ki ada di sana juga untuk mengganti perbannya Gwang Bok, diam-diam dia juga ikut menonton video itu.


Bong Soon masih ngumpet saat Sekretaris Gong datang dan berjalan dengan susah payah. Min Hyuk menyambutnya senang dan asal saja menepuk punggungnya keras sampai Sekretaris Gong berteriak kesakitan. Sekretaris Gong langsung menggerutu panjang lebar tentang sakitnya yang membuat harga dirinya sebagai pria hancur.

Dia terus nyerocos tentang para preman yang dihajar Bong Soon dan kekuatan Bong Soon yang sangat tidak masuk akal untuk ukuran seorang wanita. Min Hyuk berusaha menghentikannya, mau bilang tenrang Bong Soon. Tapi Sekretaris Gong terus mengoceh menasehati Min Hyuk untuk menjauh dari Bong Soon.


Ocehannya terhenti seketika saat Bong Soon tiba-tiba muncul dari bawah meja. Sekretaris Gong shock, menatap Min Hyuk dengan lebay. Apalagi Min Hyuk malah menyuruh Bong Soon mengantarkan  Sekretaris Gong kembali ke kantornya dan menyerahkan kembali semua pekerjaannya pada Sekretaris Gong.

Bong Soon mau menyentuhnya tapi Sekretaris Gong langsing berteriak ketakutan. Dia menatap Min Hyuk dengan mata ketakutan tapi Min Hyuk mengisyaratkannya pergi. Terpaksalah dia keluar bersama Bong Soon.


Begitu kedua orang itu pergi, Min Hyuk langsung menelepon seorang reporter dan menuntutnya untuk menghapus semua video Bong Soon itu. aww. Dia lalu menelepon Gook Du dan memberitahu Gook Du kalau Bong Soon tadi berpapasan dengan si penculik. Gook Du sontak panik menanyakan keberadaan Bong Soon.

Jangan cemas, Bong Soon sedang di kantor bersamanya sekarang jadi dia aman. Yang jadi masalah adalah keamanan Bong Soon saat dia di luar kantor. Min Hyuk menyarankannya untuk memasukkan Bong Soon kedalam program perlindungan saksi saja daripada cuma pakai smartwatch. Gook Du jadi tak bisa tenang gara-gara itu dan langsung keluar dengan alasan mau melindungi saksi.


Detektif Kim dan rekannya baru kembali dari penyelidikannya. Tapi tak banyak hal yang didapatkannya. Mereka tidak bisa melacak nomor yang dipakai si penculik dan mobil pemilik sekolah balet menghilang tanpa jejak.

Berdasarkan rekaman CCTV, mobil itu sepertinya menghilang di sekitar jalan 39 di Dobong-dong. Memang ada mobil yang terparkir dekat TKP malam itu, tapi pemiliknya sedang di luar negeri. Jadi mereka harus menunggu si pemilik mobil kembali untuk melihat rekaman blackbox mobilnya.


Bong Soon dengan senyum dan nada suara manis memperingatkan Sekretaris Gong untuk jaga mulut biar tulang ekornya tidak terluka untuk kedua kalinya. Ketakutan, Sekretaris Gong meminta maaf atas ucapannya tadi.

Tidak banyak yang perlu Bong Soon laporkan mengingat Min Hyuk tidak banyak sibuk selama ini. Min Hyik cuma pernah datang makan malam ke rumah keluarganya dan Ayahnya mengumumkan akan mewariskan perusahaannya pada Min Hyuk dan reaksi kakak-kakaknya tidak ada yang menyenangkan.
Min Hyuk menghubungi mereka saat itu, memberitahu Skretaris Gong tentang jadwal rapat dan  menyuruh Bong Soon balik secepatnya, mereka lagia ngomongin dirinya, kan? tebak Min Hyuk. Bong Soon.

Bong Soon shock, "Tempat ini disadap yah? Apa dia menaruh alat sadap di tubuhku?"


Min Hyuk rehat dari pekerjaannya dan mendapati Bong Soon ketiduran di mejanya. Dia mendekat untuk menatap Bong Soon dan teringat kejadian di bar malam itu. Saat dia berusaha mengajak Bong Soon pulang. Tapi Bong Soon terus mewek mengklaim bukan salahnya jadi orang kuat, dia bahkan menolak melepaskan tiangnya dan mengklaim itu miliknya.

Min Hyuk mengulurkan tangan hendak menyentuh Bong Soon dan pintunya tiba-tiba menjeblak terbuka. Dook Gu masuk tanpa permisi dan tak mempedulikan peringatan Min Hyuk untuk tidak membangunkan Bong Soon.


Min Hyuk langsung memprotesnya sebal, "Kau menerobos masuk ke rumah orang tanpa surat perintah dan sekarang kau menerobos masuk tanpa ketuk pintu."

Gook Du langsung to the point menanyai Bong Soon dan memarahinya karena tidak langsung memberitahunya kalau tadi pagi dia berpapasan dengar si penculik sampai dia harus mendengarnya dari Min Hyuk. Bong Soon langsung menatap Min Hyuk tajam.


Gook Du sudah meminta perlindungan polisi untuk Bong Soon, tapi hari ini dialah yang akan mengantarkan Bong Soon pulang. Tidak usah, Min Hyuk yang akan mengantarkan Bong Soon. Gook Du bersikeras, jadilah kedua pria itu otot-ototan mau mengantarkan Bong Soon pulang.

Bong Soon jadi kepedean, "Tolong jangan jadi seperti ini karena aku. Kalian berdua bertengkar karena aku itu benar-benar.... membuatku tak enak."

Kedua pra sontak berubah pikiran. Sekarang mereka malah eyel-eyelan tidak ada yang mau mengantarkan Bong Soon pulang dan saling lempar tanggung jawab. Bong Soon patah hati.


Akhirnya Min Hyuk lah yang mengantarkan Bong Soon pulang. Tapi dia menyetir seperti ini rasanya peran mereka sebagai bos dan bawahan jadi kebalik. Bong Soon dengan kesal mengingatkan Min Hyuk kalau Min Hyuk sendiri yang katanya mau beli pie kenari dan sekalian mengantarkannya pulang padahal Bong soon tidak minta diantarkan pulang.


Gook Du akhirnya menemukan rekaman CCTV yang merekam saat mobil itu lewat. Dia dan Detektif Jim pun langsung pergi ke area sekitar mobil itu terakhir kali terlihat. Tampak tak ada CCTV sarupun di sana, tapi Gook Du perhatian Gook Du tertarik ke sebuah bengkel mobil rongsokan di depan.


Mereka masuk ke sana dan mendapati seorang mekanik yang sedang sibuk mengotak-atik mobil. Detektief Kim langsung menanyainya tentang keberadaan mobil yang mereka cari. Si Mekanik menatap Gook Du dengan tatapan aneh saat dia melihat Gook Du sedang memperjhatikan tempat itu dan mengklaim kalau dia tidak pernah melihat mobil itu.

Gook Du bertanya apakah dia pemilik tempat ini. Mekanik menyangkal, bosnya sedang tidak di tempat. Detektif Kim tak menemukan pelat nomor yang mencurigakan lalu memberikan kartu namanya siapa tahu dia nanti melihat mobil yang mereka cari.


Min Hyuk sedang memesan kue saat Ibu datang. Ia langsung turun tangan sendiri melayani Min Hyuk dan menolak dibayar, mereka kan sudah seperti keluarga. Hah? Min Hyuk sampai kebingungan mendengarnya. Ibu beralasann kalau Bong Soon adalah keluarga di perusahaannya Min Hyuk jadi mereka semua keluarga. Ibu cuma menasehati agar Min Hyuk tidak kebanyakan makan pie kenari... biar tidak diare.

Bong soon buru-buru mendorong bosnya pergi dari sana. Para Ahjumma langsung heboh melihat kepergian si makhluk ganteng dari kaca.


Hee Ji checkup ke rumah sakit, tapi tujuan utamanya sepertinya mau bertemu Bong Ki. Dia bahkan langsung menanyakan jadwalnya Bong Ki pada suster.

Bong Ki sedang mengganti perbannya Gwang Bok tapi malah mendengar Gwang Bok berwncana mau balas dendam ke Bong Soon begitu dia keluar dari rumah sakit nanti. Hyun Dong mendengar gosip katanya adiknya Bong Soon jadi dokter di rumah sakit ini. Tidak cuma Adiknya Bong Soon, mereka juga menyelidiki Ayah dan Ibu Bong Soon.

Gwang Bok jadi makin kesal mendengar semua informasi itu, tekadnya untuk balas dendam makin kuat. Kesal juga mendengar rencana balas dendamnya Gwang Bok, Bong Ki dengan sengaja menutup mulut Gwang Bok dengan membebat seluruh mukanya kayak mumi. Dia beralasan kalau area mulutnya Gwang Bok belum sembuh, ini untuk mencegahnya kena hepatitis setelah itu dia langsung pergi begitu saja.


Dia mendapati Hee Ji tengah menunggunya di lobi. Hee Ji langsung semangat menanyakan jadwal sengggang Bong Ki. Bong Ki bilang besok, Hee Ji pun langaung bersikeras mau ketemu Bong Ki besok. Dia memuji kehebatan profesornya Bong Ki dalam menyembuhkan tangannya, tapi dia mengaku tak suka. Pastinya, karena dengan begitu dia jadi tidak punya alasan bertemu Bong Ki lagi.

Bong Ki dengan canggung menyuruhnya untuk datang lagi untuk melakukan perawatan lanjutan, Hee Ji dengan senang hati  menyetujuinya. Gook Du mengirim sms saat itu, menanyakan checkup-nya tapi Hee Ji mengacuhkannya.


Gook Du terus menatap ponselnya, menanti balasan dari Hee Ji yang tak kunjung datang.


Malam harinya, Bong Soon keheranan mendapati semua videonya sudah dihapus entah kenapa. Aneh, biasanya video hanya bisa terhapus kalau ada orang yang memintanya. Kalau bukan mereka, Kyung Shim menduga pasti Min Hyuk yang melakukannya. Bong Soon tak percaya, ridak ada alasan bagi Min Hyuk untuk melakukan itu untuknya. Dia yang tadi pagi memuji-muji Min Hyuk, kali ini berubah mencaci Min Hyuk lagi.

Kyung Shim yakin kalau Min Hyuk itu bukan gay. Tapi Bong Soon bersikeras kalau dia itu gay soalnya Min Hyuk sebelumnya antusias sekali membahas bokong seksinya Gook Du.


"Kenapa Gook Du harus punya bokong seksi, sih? Membuatku ksal saja. Sekarang dia malah punya pria yang mengejarnya dan bukan cuma wanita. Aku benci kompetisi semacam ini," gerutu Bong Soon.


Kyung Shim mengusulkan, bagaimana kalau mereka masak sup malam ini. Bong Soon setuju. Sementara Bong Soon yang memasak di rumah, Kyung Shim keluar membeli tahu... seorang diri melewati jalanan yang sepi. waduh!

Bersambung ke part 2

3 comments

Saingan sportif nih sama sama melindungi bong soon^^ dan eeeeeeeey min hyuk nongol di depan camer

Kak sinopsisnya yg ep 6 kok blm. Kak klu bleh reQuest tlong donk buat sinopsis drana china memory lost Q dah nonton tp gk ngrti artiny soalny pkai bhs mndarin

masalahnya saya juga nggak bisa bahasa mandarin. hahaha. jadi, maaf saya nggak bisa buat sinopsisnya... mungkin nanti kalau ada subtitle-nya lengkap ^^

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon