Powered by Blogger.

Images Credit: tvN

Sinopsis The Liar and His Lover Episode 10 - 2


Yoo Na dan Jin Hyuk gelisah menunggu hasil chart musik. Saat akhirnya muncul, Jin Hyuk malah cemas. Yoo Na buru-buru melihatnya dan ternyata Jin Hyuk cuma mencandainya. Nyatanya lagunya langsung berada di puncak tangga lagu. Yoo Na pun langsung memeluk Jin Hyuk penuh haru.

Han Gyeol pun bangga. Dia langsung menelepon So Rim yang saat itu lagi sibuk pemotretan dan dengan antusias bertanya apakah So Rim sudah mendengarkan lagunya yang dinyanyikan Yoo Na. So Rim langsung cemburu, belum. Han Gyeol antusias menawari So Rim untuk mengirimkan lagu itu kepadanya. Tapi So Rim tetap menolak, dia akan mendengarkannya kalau ada waktu saja.

Han Gyeol heran, memangnya mendengarkan lagu butuh waktu berapa lama? jangan-jangan So Rim memang tidak mau mendengarkannya? Iya, dia tidak mau dengar karena dia cemburu. Tapi ini kan cuma pekerjaan. Tetap saja So Rim tidak menyukainya.

Han Gyeol balas protes, dia juga tidak suka dengan fakta kalau So Rim bekerja bersama Chan Young. So Rim sendiri yang memilih Chan Young tapi So Rim selalu saja bersikap seolah dialah yang bersalah.

Itu kan beda, dia dan Chan Young cuma rekan bermusik sementara Han Gyeol pernah pacaran dengan Yoo Na. Itu kan sudah jadi masa lalu. Malas membahasnya lebih jauh, So Rim langsung menutup teleponnya.


Han Gyeol langsung menggerutu kesal, memangnya So Rim pikir dia diam karena dia tidak cemburu apa? Dia menahan diri karena cinta dan pekerjaan itu beda. Teleponnya berbunyi lagi sesaat kemudian, Han Gyeol langsung semangat mengira So Rim, tapi ternyata Yoo Na.

Dia menelepon untuk mengajak Han Gyeol makan bersama untuk merayakan kesuksesan mereka. Tapi begitu teringat kecemburuan So Rim, Han Gyeol langsung menolaknya. Bahkan saat Yoo Na ganti mengajaknya minum teh, juga dia tolak. kenapa? tanya Yoo Na. Ada deh, pokoknya mereka tidak boleh bertemu berduaan saja, dadah.


Chan Young hendak keluar kantor saat dia melihat lagunya Yoo Na jadi nomor satu. Mush and co hendak latihan. Chan Young hendak menghampiri So Rim tapi tepat saat itu juga, Yoo Na menyapa So Rim. Chan Young langsung menyembunyikan dirinya dan menguping percakapan mereka.

Yoo Na sok perhatian pada So Rim lalu bertanya apakah So Rim sudah mendengarkan lagu yang diciptakan Han Gyeol untuknya. Saat So Rim bilang belum, Yoo Na menduga kalau So Rim pasti iri karena lagu debutnya sendiri kurang mendapat respon yang bagus. Seandainya saja dia lebih memilih lagunya Han Gyeol mungkin debut mereka akan berbeda.

So Rim mengakui kalau dia iri, tapi yang membuatnya iri bukan lagunya melainkan saat-saat yang Yoo Na habiskan bersama Han Gyeol selama mereka menggarap lagu itu. "Dan aku sangat sangat mencintai lagu kami. Jadi tolong jangan bicara seperti itu."


Chan Young terharu mendengarkan penuturan So Rim. Bahkan saat dia melihat mereka latihan, dia tampak semakin terpesona pada mereka bertiga. Dia masuk setelah mereka selesai latihan dengan membawakan mereka ayam krispi. Tapi kenapa Chan Young tidak masuk saja tadi? Karena dia tidak mau menganggu mereka.

"Hyung, kehadiranmu tidak akan mungkin jadi kami." Ujar Gyoo Sun.

So Rim membenarkan, "Kehadiranmu saja sudah menjadi sumber kekuatan besar bagi kami."


Chan Young tersentuh mendengarnya dan berjanji akan bekerja lebih keras, dia akan menciptakan lagu yang lebih baik, apalagi dia sudah janji untuk bekerja bersama mereka selama 3 tahun kedepan. So Rim cs sontak bersorak meneriakkan namanya.

So Rim menyayangkan promosi mereka yang berakhir dengan cepat. Jin Woo senang-senang saja, mereka kan jadi bisa pergi ke tempat yang menyenangkan, dia ingin sekali pergi ke pantai. Chan Young jadi punya ide, "Mau pergi?" Tanyanya pada So Rim saja.

Tapi kemudian dia cepat-cepat mengoreksi, mereka semua bisa pergi bersama untuk merayakan debut mereka sekaligus MT. Bagaimana? Ide bagus, So Rim cs langsung setuju.


Jin Hyuk dan Nyonya Yoo tengah mendiskusikan penampilan Mush and co di sebuah Music Sketchbook. Pihak penyelenggara acara sudah setuju untuk mengizinkan Mush and co tampil jika Crude Play mau jadi penutup acara. Nyonya Yoo setuju, tapi itu artinya yang paling dihargai dari Sole Music cuma Crude Play.

Kenapa juga Jin Hyuk menggabungkan So Rim dengan anak-anak semacam itu. Bagaimana kalau Jin Hyuk pinjamkan saja So Tim kepadanya sebentar setelah promosinya selesai, dia berencana untuk menggabungkan So Rim dengan band lain. Jin Hyuk tak percaya mendnegarnya, itu sama artinya dengan Nyonya Yoo ingin menghancurkan Mush and co.

Memang apa salahnya? Jin Hyuk itu susah ditebak, yah? Kadang dia seperti seorang musisi dan kadang seperti seorang pebisnis. Karena itulah apapun yang dilakukannya tidak pernah berhasil. Crude Play juga seperti bom waktu, apa ada jaminan kalau skandal seperti yang waktu itu tidak akan terulang? Kirim saja So Rim kepadanya dan Jin Hyuk konsen saja mengurus Crude Play.


Jin Hyuk diam saja padahal saat dia pergi, dia langsung menjerit kesal. Di tengah kekesalannya, tiba-tiba dia ditelepon Yoo Seok. Dia langsung pergi menemui Yoo Seok di bar. Yoo Seok langsung mengeluh tentang In Woo. Parahnya lagi, Nyonya Yoo bilang kalau dia mau merilis albumnya In Woo. Jin Hyuk terkejut mendengarnya, sepertinya informasi itu bisa jadi menguntungkannya.


In Woo sendiri sedang asyik chatting dengan So Rim. Han Gyeol heran dengan siapa dia lagi chatting? So Rim, kata In Woo dengan santainya. Kaget, Han Gyeol langsung berusaha merebut ponsel In Woo tapi In Woo berhasil menjauhkan ponselnya.

"Kenapa Ayah chatting dengan So Rim?"

"Persahabatan kami tidak ada hubungannya denganmu. kenapa juga kau peduli? Dia gadis yang baik dan cute"

Wah, bagaimana bisa In Woo berteman dengan So Rim. Hubungan interpersonal biasanya memang sulit dibayangkan, itu adalah perjalanan yang misterius, kita tidak akan tahu bagaimana akhirnya nanti. Han Gyeol jadi penasaran, karena itukah In Woo tidak pergi lagi, apa dia sedang mengencani seseorang? In Woo tidak menjawab.

 

Mush and Co dan Crude Play bekerja sama mengerjai Chan Young. Begitu dia datang, So Rim langsung pura-pura nangis dan Crude Play pura-pura memprotes rencana MT-nya Chan Young. Begitu Chan Young masuk perangkap mereka, sontak mereka mengumumkan kalau mereka semua akan pergi MT bersama.


Tapi, sebentar. Bagaimana dengan Han Gyeol. Mereka tidak bisa meninggalkannya begitu saja. Tapi sepertinya dia tidak akan mau pergi. Tapi tetap saja sebaiknya mereka memberitahunya.

In Ho pun langsung menelepon Han Gyeol. Sudha bisa diduga, Han Gyeol menolak dan nyerocos panjang lebar tentang pekerjaan. Tapi begitu In Ho menyebutkan kalau mereka akan MT bersama Mush and co, Han Gyeol sontak berubah pikiran. Ayo pergi! Dia akan ikut bahkan ke ujung dunia sekalipun. So Rim jelas langsung senang, Chan Young cemburu melihat reaksi So Rim.


Setibanya di pantai, Han Gyeol langsung dilempar ke air dan mereka semua pun asyik bermain air dengan penuh kegembiraan.


Sementara itu, Nyonya Yoo makan siang bersama Jin Hyuk dan Yoo Na dan memberi selamat untuk Yoo Na. Tak lupa dia memuji kerja keras Jin Hyuk, dia kan sudah bilang sayang kalau bakatnya Han Gyeol untuk Crude Play saja. Dia senang karena Jin Hyuk lebih open-minded sekarang.

Ah, kenapa tidak sekalian saja Jin Hyuk menyertakan Yoo Na di acara Music Sketchbook bersama Crude Play dan Mush and co. Jin Hyuk mengklaim kalau pihak penyelenggara acara bilang bahwa menampilkan 3 artis dari satu perusahaan itu tidak sesuai dengan visi acara mereka.


Nyonya Yoo bersikeras mau Yoo Na tampil di acara itu dan berjanji akan membantu Yoo Na. Dia memuji-muji Yoo Na setinggi langit, senang karena akhirnya Yoo Na bisa masuk WHO entertainment dengan kesuksesan besar ini. Tapi Yoo Na bimbang dengan Jin Hyuk dan berusaha menolak masuk ke WHO entertainment.

Nyonya Yoo bertanya apakah karena Han Gyeol? Jangan khawatir, Jin Hyuk pasti akan mau meminjamkan Han Gyeol pada mereka demi Yoo Na. Jin Hyuk cuma bisa diam menahan kesal.


Puas bermain air, In Ho usul untuk main playball. Mainnya berpasangan dan tim yang tereliminasi duluan maka dialah yang harus memasak dan cuci piring. Han Gyeol dan Chan Young sebenarnya keberatan, takut satu tim bersama sesama pria. Tapi saat Yoon mengingatkan kalau salah dua dari empat tim bisa jadi bersama So Rim atau Soo Yeon, mereka langsung berubah pikiran.

Mereka bahkan langsung rebutan mau satu tim bersama So Rim. Jin Woo tak mau kalah, dia juga mau satu tim bersama So Rim. Han Gyeol keberatan, dialah yang harus bersama So Rim soalnya dia pa... opps! hampir saja keceplosan. Han Gyeol dengan cepat membuat alasan biar bisa sama So Rim.


Tapi akhirnya yang kedapatan satu tim dengan So Rim adalah Gyoo Sun dan Han Gyeol bersama Chan Young. Si Hyun bersama Soo Yeon dan mereka tampak mesra banget. Bukannya saling melindungi, Chan Young dan Han Gyeol malah ribut sendiri sepanjang permainan sampai-sampai So Rim dengan mudahnya mengalahkan mereka. Jadilah kedua pria itu kedapatan tugas rumah tangga.


Han Gyeol sedang sibuk menyiapkan makanan sendirian saat So Rim datang, dia kangen, mereka bahkan hampir tidak bisa ngobrol sepanjang hari ini. Apa So Rim mau melihat laut bersamanya nanti malam, berduaan saja saat semua orang tidur? Mereka juga bisa bermain kembang api di sana. So Rim setuju.

Mereka senyam-senyum tepat saat Chan Young kembali setelah mencuci sayuran. Han Gyeol langsung pura-pura lagi ngajarin So Rim cara memakai pisau yang baik dan benar. Chan Young heran, dia kan produser dan bukannya koki.


So Rim pun buru-buru kembali ke kamarnya dan Han Gyeol menyuruh Chn Young mencuci lebih banyak sayur. Chan Young tampaknya masih curiga tapi akhirnya dia pergi.


Malam harinya, mereka semua pesta BBQ sambil saling bercanda tawa. Yoon membawa sekeranjang minuman keras yang jelas langsung dapat protes dari Soo Yeon karena So Rim cs belum cukup umur. Tapi So Rim cs mengklaim kalau mereka cuma tinggal beberapa bulan saja sebelum mereka resmi berumur 20 tahun.


Soo Yeon tetap ngotot melarang mereka minum dan memaksa mereka masuk. So Rim beranjak bangkit sambil kontak mata dengan Han Gyeol. Han Gyeol pun langsung ikutan bangkit, mau menyusul So Rim.

Chan Young yang masih curiga gara-gara melihat interaksi mereka tadi, langsung memaksa Han Gyeol duduk kembali dengan alasan bijak bahwa sebuah band terus bersama sampai akhir. So Rim langsung batal masuk dengan alasan belum kenyang. Dia mencoba mengsms Han Gyeol untuk mengingatkan janjian mereka, tapi Han Gyeol terlalu sibuk bercanda tawa dengan teman-temannya.


Sementara para orang dewasa minum-minum, So Rim cs asyik sendiri bermain kembang api. Han Gyeol membalas sms-nya saat itu, meyakinkan So Rim kalau dia akan kembali hidup-hidup. So Rim tidak ngeh dengan maksud sms-nya... dan baru sadar beberapa saat kemudian saat Han Gyeol digendong masuk dalam keadaan sudah teler.


So Rim jelas kesal dan akhirnya bermain kembang api sendiri. Chan Young menghampirinya, tidak suka So Rim sendirian malam-malam begini dan akhirnya menemani So Rim main kembang api. Begitu kembang api menyala, So Rim langsung menutup mata dan Chan Young langsung menirunya.

"Kau membuat harapan lagi? Kau bilang kalau kau selalu membuat harapan setaip kali kau melihat kembang api."

"Apa oppa membuat harapan?"

Chan Young membenarkan, So Rim penasaran apa harapan Chan Young. Chan Young menolak menjawab, So Rim kasih tahu dulu apa harapannya. Tapi So Rim mengaku kalau dia belum membuat harapan karena dia tidak tahu harus mengharapkan apa. "Harapan terbesarku sudah terkabul."

"Apa harapan terbesarmu itu?" tanya Chan Young. So Rim langsung canggung, tapi dia tak sempat menjawab karena tangannya tiba-tiba kena percikan api.


Jin Hyuk mendatangi In Woo di cafe Crude Play dan melihat latihan In Woo bersama band-nya. Dia beralasan datang untuk menyapa ayahnya Han Gyeol, tapi dengan cepat dia membahas hubungan In Woo dengan Nyonya Yoo dan ide Nyonya Yoo untuk membuat albumnya In Woo.

Menurut Jin Hyuk Nyonya Yoo menawarkan hal itu pasti karena Nyonya Yoo merasa harus membayar hutang pada In Woo atas musik yang pernah dicurinya dan Yoo Seok dari In Woo.


Entah apa rencananya, tiba-tiba saja dia menawarkan bantuannya untuk mendapatkan kembali lagu-lagunya In Woo. Tapi In Woo cuek seperti biasanya, toh semua itu sudah jadi masa lalu, dia tidak ada keinginan untuk melakukan itu.

"Lalu bagaimana dengan Han Gyeol? Han Gyeol pernah bilang begini pada Presdir Yoo, 'Aku tidak akan pernah membiarkan musikku dicuri, seperti ayahku'. Apa anda pernah memikirkan betapa traumatisnya masalah ini bagi Han Gyeol, mengingat dia orang yang cukup sensitif menyangkut musik?"

"Apa sebenarnya alasanmu dibalik tawaranmu itu, CEO Choi?"

Jin Hyuk mengklaim kalau dia melakukan ini demi Han Gyeol. In Woo cuma menatapnya, entah percaya atau tidak.


So Rim terbangun subuh-subuh oleh sms dari Han Gyeol yang mengajaknya melihat laut. Dia langsung menyelinap keluar dengan dandanan cantik dan mendapati Han Gyeol sudah menunggu di depan.

Chan Young sedang jalan-jalan di luar sambil menelepon Jin Hyuk yang mengabarkan kalau Mush and co akan tampil di Music Sketchbook. Chan Young tentu saja senang... saat tiba-tiba dia melihat So Rim dan Han Gyeol sedang bersepeda sambil berangkulan mesra.


Han Gyeol tanya dia mau kemana. So Rim menyandarkan kepalanya di bahu Han Gyeol dan hanya meminta Han Gyeol untuk menyanyi untuknya. Aku ingin mendengarmu bernyanyi di sini, seperti ini."

Han Gyeo jadi teringat akan ucapan So Rim dulu bahwa saat dia menyandarkan kepalanya di bahu Ibunya, dia bisa mendengarkan Ibunya menyanyi melalui seluruh tubuhnya. Han Gyeol pun mulai bernyanyi dan So Rim terdiam mendengarkannya.

Tapi di tengah lagu, So Rim malah bilang kalau Han Gyeol terlalu cepat. Bukan masalah menyanyinya, tapi debaran jantungnya Han Gyeol yang berdebar sangat cepat. Tentu saja, dia kan sedang bersama wanita yang disukainya.


"Kau membuatku jadi aneh. Sebelum bertemu denganmu, rasanya sangat mudah bagiku untuk menyembunyikan perasaanku. Tapi aku tidak bisa menutupi apapun lagi di hadapanmu."

"Kalau aku sejak awal. Aku sudah menyukaimu sejak kita pertama kali bertemu dan sekarangpun aku masih sangat menyukaimu."


Mendengar itu, Han Gyeol langsung menghentikan sepedanya. So Rim hendak melepaskan pelukannya. Tapi Han Gyeol semakin mempereratnya lalu berbalik menghadapi So Rim dan mengecup lembut bibir So Rim.

Bersambung ke episode 11

3 comments

Mb ima yg ep 10 part 1 mana????

di blognya Puji, Pena sinopsis, saya menggantikan part 2 soalnya dia lagi ada urusan :)

suka bgt gan...
terimakasih ya sinopnya...
semangat berkarya!!!

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon