Powered by Blogger.

Images Credit: tvN

Sinopsis The Liar and His Lover Episode 5 - 1

 

Jin Woo memberitahu Gyoo Chul tentang Han Gyeol yang ternyata K. Dia tidak terima dipermainkan Han Gyeol dan berniat memberitahu So Rim tentang masalah ini. Tapi Gyo Chul berkomentar kalau So Rim pasti akan sangat senang jika mengetahuinya mengingat So Rim sangat tergila-gila pada Crude Play.
Mendengar itu, Jin Woo seketika berubah pikiran. Saat So Rim kembali tak lama kemudian, Gyoo Sun hendak memberitahunya kebenaran tentang Han Gyeol, tapi Jin Woo cepat-cepat membekap mulutnya. Mendengar nama Han Gyeol, So Rim tiba-tiba kepikiran sesuatu dan langsung pergi.


Han Gyeol berjalan sambil melamun memikirkan So Rim. Sekarang dia mengerti kenapa So Rim menolak menyanyikan lagunya. So Rim tiba-tiba meneleponnya saat itu dan meminta ketemuan.

Mereka bertemu di restoran dimana So Rim dengan tak enak hati mengaku kalau dia sudah dicasting oleh Sole Music N. Dia terus nyerocos cemas, menjelaskan kalau dia tidak bermaksud menyembunyikan masalah ini dari Han Gyeol dan baru bisa memberitahu Han Gyeol sekarang karena kehilangan timing yang tepat untuk memberitahukannya.

"Kenapa kau harus menjelaskan. Ini kan kesempatan yang bagus. Selamat, Yoon So Rim. Aku tidak tahu. Aku pasti sudah membuatmu tidak nyaman saat memintamu menyanyikan laguku."

"Tidak. Aku menolak lagumu bukan karena alasan itu. Kau bilang kalau kau tidak suka wanita yang menyanyi. Karena itu."

 
Han Gyeol tak percaya mendengarnya. Jadi So Rim menolak menyanyikan lagunya hanya karena dia bilang kalau dia tidak suka wanita yang menyanyi? Tidak seharusnya So Rim membiarkan hal itu menghentikannya. Seharusnya dia memilih musik. Kalau ada lagu yang bagus, kalau ada kesempatan yang bagus, tidak seharusnya So Rim membiarkan orang seperti dirinya menghentikannya.

"Kenapa aku harus memilih salah satu? Kenapa aku harus memilih antara kau dan musik? Aku ingin mengenal laguku dan kau. Aku ingin memilih keduanya. Aku ingin mendengarkan lebih banyak musik sebagaimana aku ingin lebih mengenalmu. Jika aku tidak berusaha keras pada keduanya maka keduanya akan kehilangan keduanya. Kenapa aku harus menyerah pada salah satunya bahkan tanpa berusaha?"


Han Gyeol malah marah mendengar apa yang So Rim pikirkan itu. Apa So Rim pikir dia bisa menjadi pro dengan jalan pikiran seperti itu? So Rim pasti tidak mengetahuinya karena dia dicasting berkat keberuntungan, bertahan di industri ini sangatlah sulit. So Rim tidak percaya diri, karena itulah So Rim merahasiakan masalah ini darinya.

"Jika saja kau memberitahuku lebih awal kalau kau dicasting, aku pasti akan..." Han Gyeol menghentikan dirinya sebelum bicara lebih jauh lalu cepat-cepat pergi.

 

Yoo Na melamun memikirkan ucapan Han Gyeol tentang apakah Yoo Na akan kembali padanya jika dia bilang kalau lagu itu untuk Yoo Na. Di tengah jalan, dia melihat Han Gyeol di halte bis. Dia langsung turun menghampiri Han Gyeol dan menggunakan payungnya untuk menutupi wajahnya dari mata publik. Ingin mengambil hati Han Gyeol, dia menawarkan tumpangan pulang.

Han Gyeol menolak tapi Yoo Na bersikeras, bahkan sengaja menutup payungnya dan memberikannya pada Han Gyeol tanpa mempedulikan orang-orang yang melihat wajahnya. Han Gyeol menolaknya tapi Tapi Yoo Na terus saja bersikeras sampai Han Gyeol emosi dan menampik payungnya dengan kesal.

Menyadari kesalahannya, Han Gyeol mengambilkan payungnya kembali. Yoo Na tetap bersikeras mau mengantarkan Han Gyeol pulang. Atau kalau Han Gyeol tidak mau dia antarkan sampai rumah, dia bisa mengantarkan Han Gyeol sampai stasiun saja. Han Gyeol tampaknya mulai goyah.


Malam harinya, So Rim berjalan pulang dengan lesu dan mendapati Jin Woo sedang menunggunya. Dia khawatir karena So Rim tadi buru-buru pergi, jangan-jangan So Rim pergi menemui Han Gyeol lagi?

"Jin Woo, jika seseorang agak terlambat memberitahumu sesuatu yang sangat penting, bagaimana perasaanmu?"

Berpikir kalau yang So Rim maksud mungkin tentang Han Gyeol, Jin Woo mengklaim kalau itu sangat buruk. So Rim jadi semakin sedih mendengarnya, bahkan sekalipun itu kabar baik? Tentu saja, kabar baik harus dibagi. Jika orang itu menyembunyikan kabar baik itu darinya, itu berarti orang itu tidak mempercayainya.

Air mata So Rim langsung menitik mendengar itu, "Aku harus bagaimana. Pasti karena itu dia marah padaku, aku tidak memberitahunya kalau aku dicasting. Bagaimana kalau dia tidak mau bertemu denganku lagi?"


Han Gyeol dalam perjalanan bersama Yoo Na saat dia mendapat sms dari Jin Woo yang meminta bertemu, ada sesuatu yang harus dia katakan. Han Gyeol mengabaikannya dan kembali melihat-lihat playlist-nya.

Melihat itu, Yoo Na bertanya apakah Han Gyeol sedang mengerjakan lagu baru sekarang. Han Gyeol langsung menutup ponselnya, dia tidak membuat lagu-lagu khusus untuk Crude Play saja. Kalau begitu, untuk siapa? Penyanyi lain?

"Aku hanya menulisnya. Aku bisa memberikannya pada vokalis manapun yang suaranya bagus."

Mereka hampir tiba di stasiun subway, tapi Yoo Na menolak menurunkan Han Gyeol disana dan menyuruh Managernya untuk terus jalan, dia akan menurunkan Han Gyeol di rumahnya.

 

Tepat saat mereka baru tiba, Jin Woo datang dan langsung kesal melihat Han Gyeol pulang bersama wanita lain. Dia langsung memojokkan Han Gyeol dan mengkonfrontasinya. Tega sekali Han Gyeol menghabiskan waktu bersama wanita lain setelah membuat So Rim menangis.

Yoo Na hendak pergi saat dia melihat itu dari spion dan langsung menyuruh manajernya berhenti. Pada saat yang bersamaan, Crude Play minus Chan Young datang dan langsung bergerak cepat menjauhkan Jin Woo dari Han Gyeol. Yoo Na langsung masuk kembali ke mobilnya sebelum ketahuan lalu pergi.

Melihat para anggota Crude Play, Jin Woo jadi semakin yakin kalau Han Gyeol memang Produser K. Han Gyeol tak mempedulikannya, terlalu tercengang mendengar So Rim menangis karenanya dan langsung berlari mencari So Rim ke toko sayurannya.


Tepat saat itu juga, So Rim keluar hendak menutup toko. Mereka akhirnya duduk bersama di luar. Han Gyeol ingin mengatakan sesuatu, tapi So Rim menyelanya duluan dan menyatakan perasaannya.

"Aku menyukaimu. Bahkan sekalipun kau bilang kalau kau tidak mau bertemu lagi denganku, aku tidak akan menyerah begitu saja. Jadi percama saja kau mengatakannya." 

Han Gyeol sampai tercengang mendengarnya. Tapi dia mengaku kalau dia datang untuk bilang kalau dia akan menunggu sampai So Rim menyanyikan lagunya. So Rim memang benar, memilih salah satu bukanlah jawaban yang tepat. Tidak seharusnya dia memaksakannya pada So Rim, dia memang bodoh.

Dia tidak bisa seperti itu. Dia tidak bisa menghindari melukai orang lain karena lagunya. Mungkin karena itulah dia merasa marah. Itu saja yang ingin dia katakan. "Aku akan melakukan apapun yang kau inginkan. Kudengar kau menangis karena aku. Agar kau mau menyanyikan laguku, aku akan membayar kembali setiap saat aku membuatmu menangis."

So Rim pun langsung meminta Han Gyeol untuk menyanyi untuknya, menyanyikan lagu yang dia nyanyikan saat mereka pertama kali bertemu.


Han Gyeol langsung tegang mendengar permintaannya, tapi akhirnya dia setuju lalu membawa So Rim ke club. Dia berkata kalau club ini milik temannya. Tempat ini adalah tempat yang spesial bagi mereka. Dia mengambilkan kursi untuk So Rim lalu maju ke panggung, memainkan pianonya dan menyanyikan lagunya dengan lirik ciptaan So Rim. So Rim terharu.


Keesokan harinya, So Rim izin pulang lebih cepat karena harus latihan. Guru Bong sedang bersama Se Jeong saat itu, tapi ia langsung menyuruh Se Jeong balik ke kelas saat So Rim datang. Tapi dia sengaja menjatuhkan barang-barangnya sebagai alasan menguping percakapan Guru Bong dan So Rim.

So Rim berterima kasih pada Guru Bong, "Saya tidak akan pernah lupa bagaimana anda mebantu saya untuk bernyanyi."

Guru Bong menyuruh So Rim pergi saja. Tapi sebelum So Rim pergi, Guru Bong memanggilnya kembali hanya untuk memberi ucapan penyemangat untuk So Rim.


Han Gyeol baru tiba di depan kantor saat dia melihat So Rim sedang membeli dua buah casing ponsel. Panik, dia langsung menyembunyikan dirinya diantara para tukang yang lewat. So Rim menoleh tapi tak sempat melihatnya.


Chan Young bertanya apakah Jin Hyuk sudah mendengarkan lagunya. Jin Hyuk sepertinya sengaja menghindari topik itu dengan alasan kalau dia sangat sibuk belakangan ini. Tapi dia menegaskan bahwa title track itu sangat penting, itu bisa menentukan nasib artis baru. Jadi lebih baik mereka membicarakan masalah ini saat Crude Play sedang libur.

Dia hendak protes tapi percakapan mereka terpotong dengan cepat karena So Rim datang saat itu dan bertanya apakah hari ini mereka akan merekam lagu yang mereka dengarkan waktu itu. Chan Young menyangkalnya dengan canggung. Lagu itu belum selesai, lain kali saja.


Setelah Jin Hyuk pergi, So Rim berkata kalau dia berharap Chan Young akan cepay menyelesaikan lagu itu karena dia sungguh menyukai lagu itu dan ingin cepat-cepat menyanyikannya. Chan Young kontan senang mendengarnya.


Han Gyeol bertemu Jin Hyuk dan langsung penasaran bertanya tentang persiapan si artis baru itu. Jin Hyuk memberitahu kalau mereka berlatih dengan ambisius dan dia berharap kalau mereka akan bisa debut dalam jangka waktu satu tahun.

"Kau pasti sangat menyukai mereka," komentar Han Gyeol.

"Apa karena Chan Young? Apa kau penasaran karena dia merasa gugup?"

"Apa maksudmu dia gugup?"

"Dia sudah punya lagu title untuk mereka, dia pasti sangat menyukai suara Yoon So Rim."


Pada saat yang bersamaan, Chan Young sedang menikmati suara merdunya So Rim. Setelah selesai, So Yeon melihat dua buah casing ponsel pasangan di tas So Rim. Chan Young ikut melihatnya dan berkomentar kalau itu terlihat cute.

Benarkah? So Rim sontak penasaran, apa tidak masalah kalau casing itu untuk pria? Menurutnya casing ini cute. Tapi takutnya terlihat kekanak-kanakan. Chan Young menduga kalau So Rim pasti akan menghadiahkannya pada pria yang katanya dia sukai waktu itu. So Rim menjawabnya dengan senyam-senyum.

"So Rim, apa kau mau makan?" ajak Chan Young.


Di tengah jalan, Han Gyeol melihat So Rim berjalan ke arahnya bersama Chan Young. Sontak dia langsung mundur menyembunyikan dirinya dari So Rim dan menunggu sampai So Rim keluar.

Tepat setelah mereka pergi, anggota Crude Play datang dan langsung penasaran dengan tingkah aneh Han Gyeol. Mereka langsung memaksanya masuk ke ruang bermain dan ketawa ngakak begitu tahu kalau cewek yang Han Gyeol sukai adalah anak SMA.

 

Han Gyeol menyangkal ada hubungan khusus diantara mereka. Tapi tak ada yang percaya. Kalau memang mereka tidak ada hubungan apa-apa, lalu kenapa temannya gadis itu sampai mendamprat Han Gyeol. Dia bahkan langsung berlari meninggalkan mereka demi mencari gadis itu.

"Itu karena aku melakukan kesalahan padanya."

Mereka langsung menggodanya sampai membuat Han Gyeol emosi dan memperingatkan mereka untuk berhenti menggosipkannya.


Chan Young membawa So Rim ke restoran mewah dan memesankan banyaaak sekali makanan untuknya. Apa tidak masalah makan semua ini berduaan saja. Chan Young malah senang makan berduaan saja dengan So Rim.

"Aku ingin dekat denganmu, jauh lebih dekat daripada yang sekarang. Makanlah."

So Rim akhirnya mulai mencicipi dan langsung terkagum-kagum. Chan Young menduga kalau So Rim dan teman-temannya pasti tidak biasanya makan di restoran seperti ini. Dimana mereka biasanya makan, restoran cepat saji? So Rim membenarkan. Tempat itu murah, enak dan nyaman. 

"Nikmatilah selagi bisa. Setelah 6 bulan sejak kau debut nantinya, itu adalah tempat yang harus kau hindari... kecuali, kalau So Rim ingin menyamar seperti Produser K.


Ngomong-ngomong tentang K, So Rim jadi penasaran, K itu orang yang seperti apa? Cgan Young berkata kalau K itu sangat amat jelek, gendut dan kepribadiannya sangat buruk. So Rim langaung menutup telinganya, menolak mendengarkan apapun lagi.

"Kenapa? Apa kau punya fantasi tentangnya?"

"Bukan begitu. Hanya saja, dia membuat lagu yang sangat bagus. Aku hanya penasaran dia orang yang seperti apa."

"Lebih baik kau tidak mengenalnya. Dekat dengan seseorang yang bisa membuat lagu-lagu keren, bisa membuatmu merasa kecil."


Si Hyun hendak merekam video Real CrudePlay lagi. Tapi yang lain menyarankan agar sebaiknya mereka tidak melakukannya hari ini karena ternyata banyaknya komen negatif di video yang mereka unggah. Terutama seorang netizen yang mengomentari semua video clip mereka. Jadi lebih baik mereka berhati-hati biar tidak menarik perhatian orang.

Tanpa mereka sadari, So Yeon mengintip dan menguping pembicaraan mereka. Saat mereka bangkit, So Yeon pun cepat-cepat pergi. Tapi Si Hyun tampaknya sempat melihatnya.


So Rim menatap casing ponsel pasangannya saat tiba-tiba perhatiannya teralih ke foto posternya K dan merasa aneh karena di foto itu, K jelas tidak gendut. Tapi kemudian dia berpikir kalau K mungkin jadi gendut sejak terakhir kali foto itu diambil.

Dia lalu mengirim pesan ke Han Gyeol, mengajak ketemuan besok, dia punya hadiah untuk Han Gyeol. Han Gyeol setuju.


Han Gyeol lalu melihat demo lagu ciptaan Chan Young yang diberikan Jin Hyuk padanya. Ragu antara ingin memutarnya atau tidak, apalagi waktu itu Han Gyeol berkata pada Jin Hyuk kalau dia tidak mau mendengarkannya. Lagipula Chan Young tidak mengirim lagu itu kepadanya secara langsung, jadi dia takut menyakiti perasaan Chan Young.


Akhirnya dia memutuskan membatalkan niatnya. Nyonya Yoo, Jin Hyuk dan Yoo Na bertemu dengan seorang reporter. Saat Reporter mengomentari kedatangannya ditengah kesibukannya, Nyonya Yoo tersenyum sangat manis ke Yoo Na dan mengklaim kalau dia harus mengurus artis yang harus diurusnya walaupun sesibuk apapun dirinya.

Reporter lalu bertanya apakah Yoo Na pacaran dengan seseorang dan mengomentari Jin Hyuk yang setampan artis. Yoo Na sontak canggung. Tapi Jin Hyuk cepat mengatasi keadaan dengan mengklaim kalau dia tidak pantas untuk Yoo Na lalu mengalihkan topik dengan menawari Reporter untuk keliling perusahaan mereka.

Jin Hyuk hendak menyuruh seorang pegawai untuk mengantarkan Reporter. Tapi Nyonya Yoo sengaja mengusir Yoo Na secara halus dengan menyuruhnya menemani Reporter keliling.


Chan Young membawa So Rim cs ke studio yang akan digunakan Crude Play untuk showcase nanti. Anggota Crude Play kebetulan ada di sana waktu itu. So Rim kontan terperangah melihat para idolanya di depan mata.

Mereka bertiga bahkan langsung menyudutkan So Rim dan hampir membuatnya terjatuh. So Rim hendak memperkenalkan namanya. Tapi mereka sudah tahu duluan.

"Bagaimana kalian tahu namaku?"

"Tentu saja kami tahu. Kami tertarik padamu, terutama aku," ujar Yoon.

So Rim semakin senang mendengarnya. Chan Young menyela dan mengusir mereka semua menjauh dari  So Rim. Dia lalu membawa So Rim ke panggung dan memintanya menyanyi.


Si Hyun mendekati Jin Woo dan membahas kejadian malam itu. Sepertinya masalah malam itu karena salah K, yah? Tentu saja. So Rim sangat menyukai Han Gyeol, tidak seharusnya Han Gyeol menipunya seperti itu.


Tepat saat So Rim sedang bersiap untuk menyanyi, Yoo Na, So Yeon dan Reporter lewat. Reporter ingin mendengarkan Crude Play rehearsal tapi Yoo Na langsung mengisyaratkan So Yeon untuk membawa si Reporter pergi.

Dia hendak mengikuti mereka. Tapi langkahnya terhenti saat dia melihat So Rim. So Rim melihatnya, Yoo Na pun akhirnya berbalik pergi. Tapi melihat sosok belakangnya Yoo Na, membuat So Rim jadi teringat dengan wanita berambut pendek yang sempat dilihatnya waktu itu. Entah kenapa hal itu membuat So Rim tiba-tiba merasa pening dan hampir saja terjatuh.

Bersambung ke part 2

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon