Powered by Blogger.

Images Credit: tvN

Sinopsis The Liar and His Lover Episode 7 - 1


Nenek, para tetangga, Guru Bong dan teman-teman sekelas So Rim antusias melihat So Rim di layar kaca. Tapi tiba-tiba ada masalah, tidak ada suara musik yang keluar. Semua staf sontak berlarian panik, berusaha mencari tahu apa yang salah. Tidak ada yang tahu kalau Jin Hyuk diam-diam melepaskan kabel audio di ruang kontrol.

So Rim berpandangan dengan Chan Young dan Han Gyeol yang sama-sama memberinya tatapan penyemangat. So Rim memejamkan matanya, berusaha memantapkan dirinya sebelum akhirnya membuka mata dan mulai bernyanyi. Jin Hyuk yang melihat dari ruang kontrol, langsung memerintahkan PD untuk menyalakan mic-nya So Rim.

Saat itulah PD melihat keberadaan Chan Young di panggung dan langsung memerintahkan staf studio untuk menyalakan semua mic. Begitu mic menyala, So Rim pun bernyanyi, menunjukkan suara emasnya. Kesal, PD memberitahu Jin Hyuk kalau mereka harus bicara berdua nanti.


Sesuai instruksi Han Gyeol, semua orang mulai memainkan instrumen masing-masing. So Rim pun semakin percaya diri dan menikmati penampilannya. Teman-teman sekelas So Rim langsung heboh saat melihat Chan Young main bass di latar belakang.

Saat lagu menjadi semakin nge-beat, teman-teman So Rim, Guru Bong, Nenek dan para tetangga langsung joget-joget menikmati aransemen baru lagu itu.


Nyonya Yoo kesal tapi tampaknya dia benar-benar tertarik dengan So Rim. Begitu lagu usai, So Rim menatap Han Gyeol yang tampak begitu bangga pada So Rim sampai matanya berkaca-kaca. Chan Young melihat itu dan tidak suka.

 

Begitu kembali ke ruang tunggu, mereka langsung mendapat tepuk tangan riuh dari para peserta lainnya. Jin Hyuk menghampiri mereka dan memuji penampilan mereka. So Rim merasa bersalah karena tetap saja mereka kalah.

Jin Hyuk tidak peduli, mereka memang sudah tahu siapa yang akan menang dan kalah, jadi dia tidak mau fokus pada hal-hal yang tidak penting dan menyarankan mereka untuk tidak mempedulikannya juga.


Chan Young tidak bisa lama-lama karena ada jadwal pemotretan. So Rim tahu pemotretan yang diamksudnya adalah pemotretan untuk album barunya. Chan Young lalu pamit pada So Rim dengan mengelus sayang kepala So Rim. Han Gyeol agak tercengang melihat keakraban mereka, sementara Jin Woo merengut cemburu.

Han Gyeol lalu mengantarkan So Rim cs pulang. Jin Woo seperti biasanya, cemburu dan tidak merasa berterima kasih pada Han Gyeol. Gyoo Sun langsung menariknya menjauhnya sebelum dia mengucapkan apapun lagi dan meminta Han Gyeol untuk mengantarkan So Rim ke rumahnya.


Mereka sama-sama diam sebelum akhirnya Han Gyeol memuji penampilan So Rim hari ini, dia melakukannya dengan baik, dia tadi pasti gugup. So Rim menyangkalnya, dia yakin kalau dia bisa menyanyikan lagu itu dengan baik. Bukankah Han Gyeol bilang kalau dia jujur padanya dalam hal musik.

"Maaf, karena aku berbohong tentang diriku padamu. Tapi sebagai gantinya, aku akan memberitahukan segala hal yang ingin kau tanyakan. Jika kau ingin tahu, akan kuberitahukan segalanya."

"Jangan berkata begitu, bisa-bisa aku akan menanyakan segala hal padamu, bahkan sekalipun itu hal yang tidak penting."

"Apa misalnya?"

Misalnya, seperti apakah kekasih yang pernah dimiliki pria yang disukainya? Siapa wanita itu dan sebanyak apa pria yang disukainya menyukai wanita itu? Dan apakah wanita itu cinta pertamanya? Pertanyaan-pertanyaan bodoh seperti itulah yang akan dia tanyakan, tapi bukan berarti aku ingin tahu jawabannya.

"Lalu apa yang harus kulakukan? Akan kulakukan apapun yang kau mau."


"Kalau begitu, jawab satu hal saja." Teringat dengan ucapan Yoo Na kalau Han Gyeol membuat lagu barunya itu sembari memikirkannya, So Rim bertanya. "Apakah kau mengekspresikan perasaanmu pada lagu-lagu yang kau tulis?"

"Tidak, tidak seperti itu."

So Rim senang mendengar jawaban itu. "Baguslah. Itu saja yang kubutuhkan."


Di stasiun TV, Jin Hyuk didamprat habis-habisan oleh PD, menuduh Jin Hyuk sengaja melakukan ini untuk membuat trainee-nya jadi terkenal.

Nyonya Yoo menyela mereka dan membela Jin Hyuk, mengklaim kalau insiden itu adalah kesalahan staf TV dan mengingatkan PD kalau mereka semua berada dalam naungan grup perusahaan yang sama jadi dia tidak terima dengan pertengakaran ini. PD pun akhirnya mengalah dan pergi.


Nyonya Yoo bertanya-tanya siapa yang mengaransemen lagu itu. Jin Hyuk ragu menjawabnya, Nyonya Yoo jadi mengira kalau itu hasil kerjanya Chan Young. Jin Hyuk diam saja, membiarkan Nyonya Yoo berpikir demikian.

Sebelum pergi, dia meminta Jin Hyuk untuk memberitahunya lain kali tentang apa yang sebenarnya terjadi diantara Chan Young dan So Rim.

 

Han Gyeol pulang sambil melompat-lompat kegirangan sampai tidak menyadari Crude Play datang. Si Hyun dan Yoon diam-diam mendekatinya dan langsung membekapnya sambil memprotesnya, "Dasar pengkhianat! Beraninya kau tampil tanpa kami?!"

Berita So Rim cs yang tampil bersama Chan Young langsung jadi topik panas di internet. Crude Play pun merayakannya dengan minum-minum dan menggila bersama.


Si Hyun bertanya-tanya siapa yang menang diantara Han Gyeol dan So Rim, apa mereka sudah baikan. Yah, begitulah. Kalau begitu siapa yang menang? tanya Si Hyun. Menang apanya, memangnya mereka perang apa.

"Tentu saja perang. Jika hubungan cinta itu bukan perang, lalu apa?"

"Bagaimana jika lawan tidak ingin menang? Dalam sebuah perang dimana lawan tidak ingin menang, aku juga tidak bisa menang."

Si Hyun langsung menuduh Han Gyeol sudah mabuk, Chan Young cuma diam mendengarkan percakapan mereka.

 

Keesokan paginya di kelas, Jin Woo dan Gyoo Sun dikerubungi teman-teman mereka. Begitu So Rim datang, mereka langsung menyambutnya dengan sorak-sorakan heboh seolah dia sudah jadi selebritis, sampai membuat So Rim jadi malu.

Tapi mereka penasaran dengan keikutsertaan Chan Young dan langsung heboh meminta So Rim untuk memintakan tanda tangannya Chan Young.


Tapi keributan mereka terhenti seketika saat Guru Senior datang. Dia langsung memanggil So Rim yang langsung membeku tegang seketika. Tapi bukannya mengomeli So Rim seperti biasanya, kali ini Guru Senior malah memuji penampilan So Rim kemarin. Ia bahkan mengakui kehebatan suara So Rim dan mengklaim bahwa dia sudah menduga kalau So Rim akan sukses.


Guru Bong senang melihatnya memuji-muji So Rim dan langsung menawarkan foto bersama SO Rim. Guru Senior langsung antusias memberikan ponselnya lalu pose bersama So Rim. Semua orang pun langsung ikut-ikutan foto bersama So Rim.

Bahkan Se Jeong yang biasanya sok cool pun, langsung ikutan pose tapi cuma kelihatan bagian ubun-ubunnya saja. wkwkwk.


Di jam istirahat, Se Jong membelikan banyak snack untuk So Rim. Dia mengklaim kalau ini adalah ungkapan selamat darinya. Dia sok-sokan akrab dan memuji-muji penampilan So Rim, tapi niat utamanya hanya ingin tahu tentang Chan Young. Apa So Rim kenal dekat dengan Chan Young?

So Rim ragu mengatakannya dan hanya menjawab kalau dia dan Chan Young berada dalam satu agensi. Se Jeong tak percaya kalau hubungan mereka cuma segitu mengingat Chan Young bermain untuk mereka kemarin. Seberapa dekat sebenarnya hubungan So Rim dan Chan Young.


So Rim ingin mengatakan sesuatu saat ponselnya berbunyi. Entah dari siapa tapi dia langsung meminta Se Jeong duluan saja. Tentu saja Se Jeong jadi makin penasaran dan menduga kalau yang menelepon So Rim pasti Chan Young. So Rim menyangkalnya, tapi Se Jeong sangat yakin sampai-sampai dia berusaha merebut ponselnya So Rim.

Tapi saat dia berhasil melihat nama si penelepon, dia malah kecewa mendapati yang menelepon ternyata Neneknya So Rim. Dia langsung menggerutu kesal dan pergi, membuat So Rim kebingungan dengan kemarahannya.


Staf Sole Music bersuka cita karena penampilan So Rim cs mendapat respon positif. Seo Yeon bahkan melapor kalau viewer dan komentar yang didapat di klip penampilan So Rim cs dua kali lipat daripada para peserta lainnya. Keikutsertaan Chan Young sebagai session musician juga turut membantu. Insiden itu benar-benar membantu mereka.

Tentu saja Jin Hyuk tidak memberitahu mereka kalau insiden itu terjadi karena ulahnya dan hanya berkomentar, "Mereka beruntung. Seolah ada seseorang yang membuka jalan bagi mereka untuk debut. Mari kita mempercepatnya, agar mereka bisa debut sebelum kehebohan ini mereda."

Dia mengakhiri rapatnya sampai di sini. Tapi Seo Yeon melapor kalau program acara itu akan me-release lagu itu sebagai single minggu ini jadi mereka ingin tahu siapa yang aransemen lagu itu. Haruskah dia bilang K yang mengaransemennya. Jin Hyuk ragu teringat ucapan Nyonya Yoo tentang hubungan Chan Young dan So Rim.

 

Han Gyeol memasak sup untuk Crude Play yang masih lemas karena mabuk sambil menggerutu kesal. Cuma Chan Young yang tampak baik-baik saja. Chan Young ditelepon Jun Seok tak lama kemudian untuk memberitahukan jadwal latihan mereka. Han Gyeol menyuruh semua orang bergegas sebelum Jun Seok datang. Pintu berbunyi saat itu, tapi yang datang ternyata Jin Hyuk.


Nyonya Yoo diberitahu Sekretarisnya kalau yang mengaransemen lagu itu sebenarnya Han Gyeol. Mereka berdebat 30 menit sebelum acara dimulai tapi pada akhirnya Chan Young mengalah dan menuruti Han Gyeol.

Nyonya Yoo mendesah, sama sekali tak menyangka kalau Han Gyeol bersedia membuat lagu untuk anak baru. Tapi anehnya, credit aransemen lagu itu malah diberikan kepada Chan Young.


Di rumah Crude Play, Jin Hyuk memberitahukan hal yang sama pada Chan Young dan Han Gyeol. Dia beralasan bahwa jika mereka bilang kalau itu kerjaannya K, mereka akan dikira kalau mereka merencanakan segalanya, lagipula memakai nama Chan Young juga bisa membuat So Rim cs mendapat lebih banyak perhatian.

Han Gyeol sama sekali tidak keberatan, toh dia memang tidak menginginkan apapun dari hal itu. Chan Young kesal mendengarnya dan menyatakan keberatan. Bukan dia yang mengerjakan itu, mendapat credit dari sesuatu yang tidak dilakukannya, terasa seolah dia mencuri hasil kerja orang lain dan dia tidak suka itu.

"Kenapa? Kau mengagumi Han Gyeol dan kau bisa menaruh namamu didalam lagunya, bukankah itu bagus?" ujar Jin Hyuk.

Jelas saja Chan Young semakin emosi mendengarnya. Jin Hyuk cepat-cepat mengklaim kalau dia cuma bercanda dan memintanya untuk bekerja sama saja mengingat ini demi So Rim, lagipula itu kan cuma aransemen. Chan Young semakin kesal mendengarnya, menyadari Jin Hyuk datang bukan untuk minta pendapatnya tapi hanya untuk memberitahukan keputusan yang sudah dibuatnya sendiri.


Chan Young langsung pergi dengan kesal. Han Gyeol buru-buru mengejarnya dan berusaha meyakinkannya untuk tidak memasukkan ucapan Jin Hyuk tadi kedalam hati. Dia tidak bermaksud meremehkan Chan Young.

"Yah aku tahu. Aku ini gampang dimanfaatkan, aku tahu itu. Jadi jangan buat-buat alasan lagi," kesal Chan Young.

Chan Young langsung pergi, meninggalkan Han Gyeol dalam rasa bersalah, sementara Jin Hyuk melihat segalanya dari kejauhan.


Setelah Jin Hyuk pergi, Crude Play langsung menggerutui Jin Hyuk yang telah mempermainkan Han Gyeol dan Chan Young. Kenapa juga Han Gyeol tadi setuju-setuju saja, seharusnya dia tegas menolak.

"Aku setuju karena aku benar-benar tidak keberatan. Depyonim benar, lebih baik bilang kalau lagu itu diaransemen Chan Young demi kebaikan So Rim. Itu akan membuat orang-orang tertarik."


"Jadi maksudmu kau melakukan ini demi So Rim?"

"Aneh, yah?"

"Banget."

"Bodoh ah. Setiap kali So Rim terlibat, aku ingin menjadi orang baik."


Malam harinya setelah menutup toko, So Rim menyanyi sambil teringat reaksi Han Gyeol yang terharu dengan penampilannya. Dia langsung menelepon Han Gyeol dan ngobrol ngalor-ngidul tentang hal-hal nggak penting.

So Rim mengaku kalau dia tidak bisa menyingkirkan perasaannya begitu saja, jadi dia memutuskan untuk memupuk perasaannya ini. Dia hendak mengatakan sesuatu lagi saat tiba-tiba Han Gyeol mengajaknya ketemuan weekend ini. So Rim tentu saja menyetujuinya dengan senang hati.

Sukses mengajak So Rim kencan, Han Gyeol langsung melompat-lompat kegirangan. So Rim pun tak kalah girang di rumahnya.


Jin Hyuk dan Yoo Na bertemu dengan perwakilan perusahaan iklan yang selama 5 tahun ini dibintangi Yoo Na. Pihak perwakilan mengaku kalau kali ini mereka ingin mengcasting artis top untuk skala promosi yang lebih besar.

Tapi mereka tampak ragu saat ditanya apakah mereka akan meneruskan kontrak dengan Yoo Na dan bertanya apakah mereka bisa mengcasting Crude Play. Tak ingin kehilangan iklan ini begitu saja, Yoo Na mengusulkan agar mereka berkolaborasi saja.


Setelah rapat usai, perwakilan perusahaan iklan bertanya-tanya apakah tidak masalah kolaborasi antara Crude Play dengan Yoo Na. Tentu saja Jin Hyuk tidak keberatan dan mengklaim kalau kontraknya Yoo Na tidak diperpanjang dan langsung diganti dengan Crude Play, kesannya justru akan buruk. Pria itu jadi bingung dan mengaku kalau sebenarnya mereka sudah bicara dengan Who Entertainment.


Setelah mendengar pengakuan pria tadi, Jin Hyuk langsung mendatangi Nyonya Yoo dan menanyakan kebenaran kabar kalau kontrak iklannya Yoo Na akan diambil alih oleh seseorang dari perusahaannya Nyonya Yoo. Nyonya Yoo mengakuinya dan berkata kalau mereka akan mencasting beberapa penyanyi baru.

Ngomong-ngomong tentang penyanyi baru, Nyonya Yoo to the point meminta Jin Hyuk untuk memberikan So Rim kepadanya, dia cuma mau So Rim dan tidak tertarik dengan kedua teman So Rim.

Jin Hyuk hendak protes, tapi Nyonya Yoo menyelanya. Dia tertarik dengan So Rim mengingat bagaimana Jin Hyuk dan Han Gyeol membantu So Rim. Pokoknya kalau Jin Hyuk memberikan So Rim kepadanya, baru dia akan mempertimbangkan mau memperpanjang kontraknya Yoo Na atau tidak.

"Jika kau mengambilnya, apakah kau akan membiarkannya debut?"

"Apa pentingnya menanyakan itu. Melihat situasinya, kau juga tidak akan bisa mendebutkannya. Jangan bilang kalau kau lebih memilih gadis itu daripada Yoo Na. Kau harus hati-hati dengan wanita, belakangan ini Yoo Na pasti cemas. Bayangkan jika dia kehilangan kontrak yang dipertahankannya selama 5 tahun ini. Dia akan sangat kecewa."


Hari minggu, So Rim antusias meminta pendapat Nenek memilihkan baju yang mau dipakainya kencan dengan Han Gyeol. Dia ingin terlihat cantik untuk Han Gyeol. Nenek kesal, apa hebatnya sih Han Gyeol itu? So Rim tidak mengatakan apapun tentang Han Gyeol dan tetap bersikeras mau kelihatan cantik demi Han Gyeol.

"Kau kelihatan cantik pakai apapun. Jangan khawatir. Kalau dia pikir kau tidak cantik, bawa dia kesini, biar Nenek kasih dia pelajaran."


Saat So Rim tiba di tempat janjian mereka, dia mendapati Han Gyeol sedang mengaca di depan toko. Han Gyeol senang melihatnya, tapi bingung sendiri saat ditanya mereka mau ngapain hari ini. Kalau begitu, bagaimana kalau mereka makan atau pergi ke cafe. So Rim ingin mereka melakukan sesuatu yang Han Gyeol sukai saja.

Beberapa saat kemudian, mereka duduk bersama di bis. Tidak ada tujuan khusus karena inilah yang Han Gyeol sukai, mendengarkan suara orang-orang didalam bis. Tapi tidak ada orang di bis. Han Gyeol menoleh dan baru sadar kalau mereka cuma berduaan saja di sana. Apa yang Han Gyeol lakukan setelah mendengarkan suara orang-orang?

"Jika aku menemukan nada yang kusukai, aku akan membuat lagu yang sesuai nada itu."

"Beritahu aku kalau kau menemukan suara yang kau sukai."


So Rim lalu bersenandung sambil meletakkan kepalanya di bahu Han Gyeol. Han Gyeol sempat kaget tapi akhirnya dia menegakkan tubuhnya biar So Rim bersandar di pundaknya lagi.

Bersambung ke part 2

1 comments:

Makasih ya sinopsis y..suka banget drama ini.

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon