Powered by Blogger.

 Images Credit: tvN

Sinopsis The Liar and His Lover Episode 7 - 2


Crude Play tengah mengadakan presscon, semuanya berjalan dengan lancar sampai akhirnya Reporter Choi memojokkan mereka dengan pertanyaan menjebak. Dia tanya apakah Crude Play sepenuhnya memainkan instrumennya sendiri? Mereka punya jadwal yang padat, ia penasaran bagaimana caranya mereka bisa bermain dengan sesempurna itu.
Anggota Crude Play sempat tertegun untuk beberapa saat. Namun Si Hyun menyikapinya dengan senyuman, “Benar. Semua orang memiliki ekspektasi tinggi pada kami. Kami selalu mengusahakan yang terbaik.”

Reporter Choi tertawa mengomentari Si Hyun yang pandai memberikan jawaban dan mengalihkan topik. Chan Young melihat keraguan diwajah rekannya, dia buru-buru mengambil alih bagian Si Hyun dan menjawab tegas jika mereka merekam instrumennya sendiri. Pertanyaannya agak menjebak, jadi mereka sempat tertegun untuk beberapa saat.

“Tak salah kalian grup yang bertalenta. Aku yakin dimasa depan, orang akan terus tertarik dengan kalian.” Pungkas Reporter Choi.


So Rim menikmati acara makannya dengan Han Gyeol. Bertepatan saat itu, TV memutar penampilan dari Crude Play. So Rim kontan terfokus memperhatikan TV, Chan Young Oppa memang keren. Han Gyeol sengaja meregangkan tubuhnya untuk menghalangi So Rim menonton TV. So Rim kesal hingga mendorong Han Gyeol supaya menyingkir.

“Kau melihatnya setiap hari, kenapa kau masih ingin melihatnya?”

“Aku tetaplah penggemarnya. Aku menyukai mereka sejak debut.”


Han Gyeol yakin So Rim akan kehilangan keterkatarikannya kalau tahu sisi lain mereka. Mereka sengaja menamainya dengan asal-asalan, cuma menggabungkan dua kata sederhana saja. Kita ingin mengatakan pada semua orang kalau kita cuma bersenang-senang, dan asal-asalan. So Rim penasaran ingin melihat Han Gyeol saat menjadi bagian Crude Play.

“Kan sudah ada Chan Young.”

“Tentu saja kau harus bermain dengan Chan Young juga. Dua bassist.”

Han Gyeol tersenyum miris, “Entahlah. Mungkinkah itu bisa terjadi?”


Saat sedang mengantar So Rim, sebuah sepeda jalan dengan sangat kencang dan hampir menabrak mereka. Han Gyeol sigap melindungi So Rim dan mengomeli si pengendara sepeda.

Ia kemudian melihat tali sepatu So Rim hampir lepas, dengan perhatian dia berjongkok dihadapan So Rim untuk mengikat ulang tali sepatunya. Bahagia, So Rim mengelus puncak kepalanya. Han Gyeol pun mendongak, dan tanpa sengaja wajahnya tepat menatap rok mini So Rim.


Kontan So Rim malu dan reflek menendang Han Gyeol. Han Gyeol memegangi selakangannya yang kena tendang So Rim. So Rim tidak enak sekaligus malu, ia akhirnya pamit pergi dengan terburu-buru. Han Gyeol berniat mengejarnya, tapi seseorang meneleponnya sehingga ia membiarkan So Rim pergi.



Nyonya Yoo makan malam bersama ayahnya, Ketua Yoo. Ketua Yoo memberitahukan kalau ia mengundang Jin Hyuk juga karena dia berkontribusi besar mengembangkan Sole N Music. Nyonya Yoo jelas tidak suka, itu semua berkat Who Entertaiment. Lagipula Ayahnya tidak seharusnya terlalu baik pada seseorang.

Ketua Yoo menasehati Nyonya Yoo supaya dia tidak memperlakukan bawahannya seperti boneka. Dia harus tahu cara mengatasinya, karena kalau dia menganggapnya sebagai boneka, hanya ada benang kecil yang mengontrolnya. Kalau dia kasar, maka benangnya akan mudah putus.


Tidak lama kemudian, Jin Hyuk datang. Ketua Yoo mempersilahkan ia untuk duduk. Memiliki mata yang bisa melihat bakat orang lain juga disebut bakat. Dia punya ekspektasi yang tinggi pada Jin Hyuk.

Jin Hyuk membenarkan ucapan Ketua Yoo, maka dari itu, dia minta persetujuan untuk mendebutkan satu band lagi. Nyonya Yoo sudah membiarkan band itu tampil di BTBC dan publik mulai mengenalinya.

“Apa kau pikir mereka cukup bagus?”

Nyonya Yoo berat hati menjawabnya, “Ya. Mereka punya image yang mudah menarik perhatian dan vokalisnya juga bagus.”


Rupanya orang yang menelepon Han Gyeol adalah Yoo Na, dia bertemu dengannya untuk membahas keinginannya berkolaborasi dengan Crude Play. Dia tahu Han Gyeol yang menciptakan semua lagu mereka, jadi ia pikir ia harus membicarakan masalah ini dengannya dulu. Memang mereka punya masalah, tapi mereka ada di agensi yang sama, ini adalah situasi sama-sama menguntungkan untuk mereka.

“Aku menolak.” jawab Han Gyeol tanpa pikir panjang, “Aku tidak akan menghalangimu berkolaborasi dengan Crude Play. Tapi aku tidak akan bisa menuliskan lagu untuk kolaborasinya.”

Yoo Na menuntut penjelasan kenapa Han Gyeol tidak bisa membuat lagu untuknya. Sebagai komposer, ia mengatakan menyukai cara bernyanyinya. Apa karena suaranya sekarang sudah rusak? Bukan begitu, bagi Han Gyeol, situasinya sekarang sudah berubah. Cuma ada satu wanita yang ia inginkan menyanyikan lagunya. Ia tak punya waktu memikirkan lagu untuk orang lain.

“Siapa.. gadis itu?”

“Aku pikir aku tidak harus mengatakannya padamu.” Ujar Han Gyeol kemudian pergi.


Nyonya Yoo kecewa dengan trik rendahan Jin Hyuk. Dia membahas masalah ini dihadapan ayahnya tanpa izin darinya. Jin Hyuk menegaskan bahwa ia diberi satu kewenangan saat ia dipercaya mengurus Sole N Music. Dia boleh untuk memilih dan merekrut artisnya, kenapa?

Untuk memastikan permata tersembunyinya tidak akan tersingkir dari proses semacam ini. Tapi sekarang, Nyonya Yoo selalu memerintahkan ia lapor dulu sebelum mengambil keputusan. Tapi ia tetap melakukannya karena ingin baik pada Nyonya Yoo, anak kesayangan ketua.

Baiklah. Nyonya Yoo akan berhenti menjadi pembuat keputusan dan terjun langsung dalam memproduseri grup baru. Mavey yang akan menjadi model iklan. Ia akan memperpanjang kontrak untuk sesi baru, dan merekomendasikan grup baru termasuk Yoon So Rim. Jin Hyuk terkejut mengetahui jika Nyonya Yoo akan menggantikan posisi Yoo Na dengan model lain.

“Aku memberikan kesempatan emas. Kau tidak akan bilang tidak, kan? Soalnya hanya ada satu orang yang akan terluka karena kehilangan iklannya. Sakit hati seorang wanita bukan masalah besar untukmu, kan?”


So Rim cengengesan memperhatikan tali sepatunya. Tapi dia langsung sebal sendiri karena sudah menendang Han Gyeol. Neneknya cuma bisa heran dengan kelakuan cucunya. Ia menyuruhnya untuk cepat masuk.


Sepulangnya ke rumah, Han Gyeol kembali melanjutkan musik garapannya. Ia terdiam sejenak mencari ide baru untuk lagu ‘Waiting for You’. Ia tersenyum mendapatkan ide dan kembali mengedit lagu itu.


Keesokan harinya, So Rim cs sudah menentukan nama grup mereka, Mush and co. Tidak terlalu buruk, Jin Hyun bertanya apa makna nama itu. Gyoo Sun menerangkan kalau mereka ingin membuat nama band yang bisa mempresentasikan diri mereka. So Rim punya rambut seperti jamur, mush. Gyoo Sun yang gendut diibaratkan sebagai rice. Sedangkan Jin Woo, dia punya image pria tampan yang kaya.

“Tapi bagaimana kalian memutuskan hasil akhir nama itu?”

Jadi awalnya mereka ingin menamainya dengan ‘Mush, Rice,and Rich Handsome Guy’ tapi terlalu panjang. Mereka memutuskannya menggunakan batu gunting kertas dan So Rim memenangkannya. Jadilah nama ‘Mush and Co’. Soo Yeon berbisik supaya tidak main-main. Tidak apa-apa, Jin Hyuk cukup menyukainya karena nama itu cocok dengan image rookie mereka.


Pertemuan berakhir, Soo Yeon melaporkan kalau artikel debut mereka akan muncul minggu depan. Apa mereka tidak akan memberitahukannya lebih dulu? Jin Hyuk lebih suka mengejutkan seseorang, biarkan saja mereka tahu saat beritanya dirilis. Sedangkan Chan Young, Jin Hyuk pikir dia akan membacanya saat artikelnya keluar.


Chan Young tengah mendengarkan lagu rekaman So Rim. Ia pun memutuskan untuk meneleponnya. So Rim langsung mengangkat teleponnya, dia senang menerima teleponnya, sudah lama mereka berkomunikasi. Chan Young meminta maaf, dia sibuk belakangan ini. So Rim tidak bermaksud membuatnya merasa bersalah. Apa dia sudah menyelesaikan jadwalnya hari ini?

Iya. Mereka selesai lebih cepat karena minggu depan akan melakukan perjalanan keluar negeri. Dia sekarang dalam perjalanan ke agensi. Benarkah? So Rim juga masih berlatih sekarang.


Mereka berdua akhirnya bertemu di agensi, Chan Young membawa So Rim ke auditorium. So Rim menyukai suasana tenang di auditorium. Kadang ia merasa aneh, ia tidak merasa takut disaat sendirian. Tapi kenapa dia merasa takut dan kesepian saat ada banyak orang?

Menurut Chan Young, mungkin karena dia merasa sendiri diantara banyak orang. Ketika ia merasa tidak ada seorang pun yang ada disisinya, dia semakin kesepian dan itu lebih mengerikan dari hal lain. Chan Young bisa merasakannya, saat ia bermain sendirian di panggung. So Rim tidak menyangka, Chan Young kan selalu bermain dengan Crude Play.


Chan Young tersenyum miris mengingat penolakan keras member Crude Play saat ia bergabung bersama mereka. Saat debut showcase, itu adalah penampilan bersama mereka. Namun Chan Young merasa terasing saat member lain saling rangkul ketika penampilan penutup. Ia cuma bisa tersenyum canggung disamping mereka.

“Pengganti tetaplah pengganti. Aku ingin menemukan tempat dimana aku bisa bergabung. Katakanlah, aku ingin menemukan orang yang percaya padaku. Aku rasa aku bisa melakukannya denganmu. Orang yang ku percaya, orang yang mempercayai musikku.”


Chan Young menengadahkan tangannya. So Rim ragu untuk menerima uluran tangan itu. Tapi akhirnya dia meraih tangan itu juga, keduanya saling bertukar pandang dengan senyuman bahagia.

 

Gyoo Sun masih tinggal di studio dan asik menabuh drumnya. Dia sampai tidak sadar waktu sudah malam. In Ho datang, Gyoo Sun buru-buru bangkit, Soo Yeon Noona sudah menyuruhnya supaya dia tidak berlatih terlalu malam, pasti dia akan dapat masalah. In Ho tersenyum, santai saja. Dia rajin sekali sampai jam segini masih berlatih.

Gyoo Sun sebenarnya bukan berlatih, dia cuma sedang bersenang-senang. Bukankah Hyung juga bermain drum untuk bersenang-senang? In Ho tertegun menerima pertanyaan polos semacam itu. Tidak lama kemudian, Yoon dan Si Hyun masuk ke studio. Gyoo Sun menyapa mereka dan bergegas pamit.


In Ho tidak bisa berkosentrasi saat berlatih. Ucapan Reporter Choi yang mengatakan jika mereka bertalenta sangat mengganggu pikirannya. Tanpa sadar In Ho menjatuhkan stick drumnya dan mengacaukan latihan. Lebih baik mereka hentikan saja, toh mereka tidak mendapatkan komentar baik selama ini.

“Hei, kita melakukannya juga tidak untuk mendapatkan komentar baik. Kenapa? Seperti sebuah kebebasan membaca semua komentar kritikan. Setidaknya itu memang ditujukan untuk kita.” Ucap Yoon.

In Ho membenarkan, tapi tidak seharusnya mereka melakukan hal yang beresiko menghancurkan nama Crude Play hanya untuk mengetahui pendapat orang lain tentang permainan mereka. Dengan berat hati, Si Hyun sependapat dengan In Ho. Tapi paling tidak mereka harus menyelesaikan rekaman lagu baru mereka. Ini adalah yang terakhir.


Soo Yeon mendengus kesal membaca komentar 'dododo0818' di video Real Crude Play. Dia berniat membalas komentar kejamnya. Iseng, Si Hyun mengagetkan Soo Yeon sampai Soo Yeon berjingkat kaget dan menjatuhkan ponselnya.

Ia meledek Soo Yeon yang punya kemampuan dalam meninggalkan komentar kejam, tapi sekarang, mereka akan menghapus akunnya. Dia tidak akan bisa meninggalkan komentar kejam lagi.

“Kau pikir aku akan tertipu dengan candaanmu?”

Si Hyun tidak bercanda, karena dia sedang tidak mood hari ini. Soo Yeon khawatir, ada apa dengan mereka? Si Hyun merasa malu, dia tidak bisa menjawab orang yang bertanya apakah mereka benar-benar asli.

Semuanya palsu kecuali penampilan mereka. Soo Yeon meyakinkan, ia tidak pernah meninggalkan komentar jahat. Mereka sudah tahu kok, Soo Yeon punya akun email yang beda satu huruf dengannya. Miliknya ysh0303 dan Soo Yeon adalah ysy0303.


So Rim dan yang lainnya ada dikelas. Dia mendapatkan sms dari Jin Hyuk yang menyuruh mereka searching nama Mush and Co. Rupanya berita debut mereka sudah ada di portal berita. Anak-anak langsung mengerubuti mereka dengan antusias, mereka akan debut? Uwah..

Han Gyeol baru saja menyelesaikan lagunya, dia memikirkan cara untuk memberikan lagu itu pada So Rim. Tapi dia malah mendapatkan sms dari Jin Hyuk dan berita debut So Rim sudah ada di internet.


Han Gyeol bergegas menelepon Jin Hyuk, apa yang sebenarnya dia pikirkan? Apa dia berniat merusak mereka?

“Memangnya apa? Aku selalu mendahulukan masalah bisnis.”

Han Gyeol tahu kalau Jin Hyuk senang menjual artisnya dengan label genius. Tapi mempercepat debut mereka hanya akan menaikkan ekspektasi publik. Jin Hyuk enteng, mereka hanya perlu melakukannya sesuai ekspektasi publik. Mungkin dengan menggunakan penulis lagu genius.


Disisi lain, Yoo Na kecewa membaca berita Mush and Co dan Marvey menjadi model baru menggantikan posisinya.


Han Gyeol bergegas menemui So Rim, dia mengucapkan selamat atas debutnya. Meskipun begitu, So Rim semakin resah mengingat album mereka cukup mahal tapi dia tak yakin bisa bernyanyi dengan nilai jual segitu. Han Gyeol yakin itu bisa, dia sudah menyiapkan lagu debut mereka. Ia percaya diri, jadi So Rim bisa mendengar lagu ciptaannya.

So Rim menolaknya, dia tidak bisa mendengarnya karena dia sudah berjanji akan berkerja sama dengan Chan Young selama tiga tahun. Ia sudah berjanji akan melakukan yang terbaik. Han Gyeol rasa itu cuma janji melalui ucapan dan tidak tertulis, jadi tidak apa-apa. Tetap saja, So Rim tidak bisa. Chan Young bersungguh-sungguh, ia pun tidak bisa membatalkan janji mereka.


Se Jeong menonton video Real Crude Play, dia kesal tidak bisa melihat permainan bassistnya dan meninggalkan komentar negatif menggunakan akun dododo0818. Gyoo Sun datang tidak lama kemudian.

Se Jeong menoleh ke arah TV yang menampilkan penampilan Crude Play, senyumnya makin mengembang saat Chan Young tampil. Seketika, dia pun mengajak Gyoo Sun untuk berkencan dengannya.

Gyoo Sun kaget, “kenapa tiba-tiba?”

“Kenapa? Karena aku menyukaimu.” Ujar Se Jeong membuat Gyoo Sun tersenyum bahagia.



Nyonya Yoo datang ke Sole N Music dan melemparkan map dihadapan Jin Hyuk. Di dalamnya terdapat foto-foto perbandingan permainan Crude Play semasa SMA dan video yang diunggah Real Crude Play.

Mereka menemukan kesamaan instrumen. Nyonya Yoo marah bukan kepalang, bukankah dia menyuruhnya supaya fokus dengan yang sudah ada dan bukannya mementingkan grup baru. Apa yang akan dia lakukan sekarang?


Han Gyeol pulang ke rumahnya dengan galau, lagunya ditolak So Rim karena janjinya dengan Chan Young. Tapi sesampainya didepan rumah, dia mendengar ada orang yang tengah memainkan gitar. Han Gyeol langsung mengenalinya, Ayah?

“Kang Han Gyeol, lama tak berjumpa.”

Bersambung ke episode 8

2 comments

Gomawo ..sinopsisnya ..ditggu lanjutannya

D tunggu kelanjuatan y..seru..& makasih sinopsis y.

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon