Powered by Blogger.

Images Credit: tvN

Sinopsis The Liar and His Lover Episode 9 - 2


Di kantor, Soo Yeon malah mendapati bocornya info tentang Chan Young yang akan muncul di showcase-nya Mush and co. Parahnya lagi, tiba-tiba saja muncul fotonya So Rim dan Han Gyeol yang diklaim sebagai pacarnya So Rim.

Gara-gara foto itu, Jin Hyuk langsung menghubungi Han Gyeol dan menanyakan perkembangan lagunya Yoo Na, dia cemas karena Han Gyeol sepertinya ragu-ragu. Apa karena Han Gyeol sangat menyukai So Rim sampai dia tidak mau memberikan lagunya pada orang lain. Han Gyeol bahkan bersedia membuatkan lagu untuknya dan mau menunggu So Rim menyanyikan lagunya.

Padahal sangat mudah bagi Han Gyeol untuk mengaransemen lagu tapi kenapa dia terus menundanya. Dia benci saat produser terbaiknya terganggu oleh hal lain, dia tidak suka karena penyanyi perempuannya bergantung pada seorang pria sebelum dia debut. 

Dia menghargai mereka berdua. Jika Han Gyeol tidak bisa menangani kedua belah pihak dan harus memilih salah satu, Jin Hyuk menegaskan kalau dia sudah menentukan siapa yang akan dia pilih... sama seperti saat Crude Play debut dulu. Dia yakin Han Gyeol mengerti apa maksudnya. Han Gyeol stres mendengarnya.

 

Keesokan harinya, Soo Yeon marah-marah pada So Rim cs, menuduh mereka sudah membocorkan informasi rahasia itu. Gyoo Sun dan Jin Woo langsung membela diri, mereka tidak pernah memberitahukan masalah ini pada siapapun, tidak pula pada orang tua kami.

Hanya So Rim yang diam menatap ponselnya. Soo Yeon hendak memarahi So Rim saat Jin Hyuk masuk dan langsung mengajak So Rim keluar bicara berdua dengannya.


Dia membawa So Rim makan siang bersama di restoran. Setelah selesai makan, Jin Hyuk langsung bertanya apakah So Rim menyukai seorang pria? Apa pria itu Han Gyeol? So Rim langsung terdiam canggung, sama sekali tak bisa menyangkalnya.

Melihat reaksinya itu, Jin Hyuk langsung menyindirnya yang tidak pintar berbohong. So Rim mengklaim kalau perasaannya ini bertepuk sebelah tangan. Tapi Jin Hyuk menegaskan kalau dia tidak akan mengizinkan. Apa dia harus minta izin Jin Hyuk atas perasaannya sendiri?

Jin Hyuk mengiyakannya karena hal itu hanya akan merusak image-nya So Rim jadi dia tidak bisa mengizinkannya. Yang perlu So Rim lakukan sekarang adalah bernyanyi. Lagipula jika perasaannya So Rim bertepuk sebelah tangan maka yang harus dilakukannya adalah mengakhirinya. Dia akan memastikan kalau So Rim tidak akan punya waktu untuk bertemu Han Gyeol.


Han Gyeol baru saja mengirim file lagunya Yoo Na saat So Rim meneleponnya dan nada suaranya terdengar tercekat. Beberapa saat kemudian, Han Gyeol tergesa-gesa menemui So Rim di tempat biasa.

So Rim mengaku kalau tadi Jin Hyuk melarangnya untuk menyukai Han Gyeol dan fokus saja untuk memasarkan image-nya setelah dia debut nanti, Jin Hyuk bahkan menyuruhnya untuk berbohong. Itu tidak benar, kan?

Sayangnya, Han Gyeol membenarkan ucapan Jin Hyuk. Dia kan sudah bilang, bertahan di industri ini sangat sulit bahkan sekalipun kau bersedia menyingkirkan apa yang paling penting baginya. Mudah saja kok menyingkirkan perasaan So Rim padanya untuk sementara waktu.

Bukannya dia bermaksud agar mereka tidak usah bertemu lagi selamanya. Tentu saja itu akan sulit karena mereka berada dalam naungan satu agensi. Lebih baik So Rim debut saja dulu dan membangun karirnya, baru setelah itu mereka bisa mencoba lagi.


"Dan kapan kah itu?"

"Apa itu penting?"

"Iya, itu penting bagiku. Kita harus menentukan tanggal tepatnya kapan kita bisa bertemu lagi? Kau cuma sedang berusaha menjauh dariku dengan bersikap seperti ini."

So Rim tidak mau kalau mereka bertemu di jalan cuma saling sapa. Tapi Han Gyeol semakin menghancurkan hatinya dengan berkata kalau itulah yang akan dilakukannya bahkan sekalipun So Rim menolaknya. Lagipula lagu yang dia berikan pada So Rim, akan dinyanyikan oleh Yoo Na. Dia sudah menyelesaikan aransemennya dan mengirimnya sebelum kemari tadi.

"Jadi bagaimana pun perasaanmu, tidak ada alasan bagiku untuk bertemu lagi denganmu."

So Rim bersikeras kalau yang dia inginkan adalah Han Gyeol dan bukannya musik. Sekilas Han Gyeol tampak goyah, tapi dengan cepat wajahnya kembali mengeras dan mengklaim kalau So Rim itu cuma beban baginya.

Dia mengklaim dirinya jahat dan egosi dan yang dia pedulikan hanyalah dirinya sendiri. Karena itulah dia merasa kalau dia hanya akan menyakiti So Rim saja. Semua ini terlalu berat baginya.

"Setidaknya ini, bukan kebohongan." Ujar Han Gyeol. Air mata So Rim langsung berlinang mendengarnya.


So Rim pulang dengan wajah murung sampai membuat Nenek cemas. So Rim tidak mengatakan apapun dan hanya melampiaskan kesedihannya dalam pelukan Neneknya.


Han Gyeol berjalan dengan sedih. Dia masuk ke bar dan menemukan Si Hyun di dalamnya sedang bermain gitar. Mereka saling berdiam diri selama beberapa saat sebelum akhirnya Han Gyeol mengaku kalau dia sama seperti Si Hyun.

Saat dia berdiri di samping orang terntu, dia akan merasa kecil. Dia hanya ingin berpura-pura tidak merasa seperti itu. Si Hyun hanya menanggapinya dengan meminta Han Gyeol main keyboard. Masalah diantara mereka pun akhirnya usai.


Beberapa hari kemudian, Han Gyeol sibuk rekaman dengan Yoo Na. Sementara So Rim rekaman dengan Chan Young, melakukan pemotretan, dll. Pernah mereka bertemu dalam satu studio, tapi keduanya saling berdiam diri bagai orang asing.


Saat mereka rapat, Jin Hyuk memberitahu kalau showcase debut Mush and co adalah besok lalu lagu mereka akan ada di toko offline dan online pada hari berikutnya. Mereka benar-benar akan debut, tapi dia memperingatkan bahwa tak ada yang bisa menjamin apakah mereka bisa populer atau tidak. Karena itulah mereka harus mempertaruhkan segalanya dan berusaha yang terbaik.

So Rim tersneyum walaupun tampak ada gurat kesedihan dalam wajahnya. Chan Young memperhatikan So Rim terus menerus memegangi ponselnya.


Gara-gara itu, dia langsung membelikan 3 ponsel baru untuk mereka bertiga. Dia menegaskan kalau mereka harus punya nomor baru karena begitu mereka muncul di TV nanti, mereka akan mulai menerima berbagai macam telepon aneh-aneh.

So Rim mencoba casing ponselnya di ponsel barunya tapi tidak pas. Chan Young langsung menyuruhnya untuk membuang casing itu, dia akan membelikan yang baru nanti. "Segalanya akan berubah mulai dari sekarang. So Rim, jangan fokus pada sesuatu yang tidak cocok."


Jin Hyuk mengunjungi Yoo Na yang sedang latihan di studio dan menanyakan bagaimana perasaan Yoo Na setelah akhrinya dia mendapatkan lagunya Han Gyeol. Yoo Na berkata kalau dia senang tapi wajahnya tidak tampak senang. Kenapa? Apa karena ini bukan lagu yang dia ingin?

Menurut Jin Hyuk, lagu ini lebih cocok untuk Yoo Na. Tapi melihat Yoo Na tampak kecewa, sepertinya yang Yoo Na inginkan bukanlah lagu pemberian ini, melainkan lagu yang ingin direbutnya dari So Rim. Jangan terlalu egois, nanti Jin Hyuk cemburu loh. Yoo Na meminta maaf lalu menyanyikan lagu itu untuk Jin Hyuk.


So Rim dan Soo Yeon bertemu dengan Kepala Seksi langsung nyerocos tentang debutnya Mush and co dan juga lagu comeback-nya Yoo Na yang ditulis Han Gyeol. Dia berkomentar kalau itu lagu yang sangat keren, Soo Yeon menimpali kalau suaranya Yoo Na cocok sekali dengan lagu itu.

"Iya. Ini pertama kalinya dia (Han Gyeol) menulis lagu balada untuk penyanyi wanita." Ujar Kepala Seksi.

So Rim keheranan mendengarnya, lagu barunya Yoo Na lagu balada? Soo Yeon membenarkan, judulnya 'A Night of Counting Stars'.


Menyadari lagunya Yoo Na bukan lagu yang itu, So Rim langsung pergi meninggalkan mereka dan akhirnya memutar file lagu yang ada di USB-nya Han Gyeol.

Sebuah lagu yang tentang perasaan yang sulit diungkapkan dan membuat senyum So Rim merekah seketika. So Rim langsung berlari secepat mungkin ke bar sembari membatin bahwa semua orang bilang padanya kalau hidupnya aka berubah setelah dia debut nanti. "Tapi alasan hidupku berubah bukan karena debutku yang akan datang."


Tapi sesampainya di sana, dia malah bertemu In Woo. Senang bertemu So Rim lagi, In Woo langsung mengajaknya high fice, tapi So Rim malah memegangi wajah In Woo dengan keheranan. "Ahjussi, kau bukan peri atau semacamnya, kan?" canda So Rim.

Untungnya In Woo nyambung dengan candaannya dan tidak tersinggung. Rasanya lucu bertemu In Woo di sini, terutama saat dia sedang menunggu seseorang. Dia mengklaim kalau dia tak sengaja datang kemari. In Woo tak percaya karena tempat ini bukan untuk bisnis, tidak mungkin So Rim kebetulan datang kemari jika dia tidak mengenal pemiliknya.


"Tetap saja kebetulan. Aku mungkin tidak diperbolehkan bertemu dengannya, tapi bertemu dengannya secara tak sengaja kan bukan suatu kejahatan."

"Jika kau kemari secara kebetulan dan kebetulan bertemu dengan seseorang, apa yang ingin kau katakan padanya?"


Keesokan harinya, Han Gyeol di studio hendak rekaman lagunya Yoo Na. Manajernya Yoo Na datang duluan sementara Yoo Na sedang dalam perjalanan. Kepala Seksi berkata kalau sepertinya dia tidak bisa ikut melihat rekaman ini, dia harus keluar dan menghadiri showcase-nya Mush and co hari ini. Han Gyeol terkejut mendnegarnya, tidak tahu kalau showcase-nya mereka adalah hari ini.

Han Gyeol lalu naik ke atap saat dia mendapat telepon dari Ayahnya yang bertanya apakah Han Gyeol akan pergi ke acara showcase-nya So Rim hari ini. Sebaiknya dia pergi saja, jangan buat So Rim bersedih. Dari yang dia dengar kemarin, Han Gyeol sudah cukup banyak membuatnya bersedih. Han Gyeol tak percaya mendengarnya. Bagaimana bisa semua orang di sekitarnya, entah bagaimana berhubungan dengan So Rim.

"Entahlah. Tanya saja pada Tuhan kenapa kau terus terlibat dengannya. Dia bilang kau itu pembohong. Tapi dia bilang kalau kau tidak mengucapkan kebohongan yang bisa menyakiti orang lain. Dia bilang kalau orang lain mungkin tidak menyadarinya, tapi dia menyadarinya."


Dalam flashback, So Rim memberitahu In Woo persis seperti yang In Woo katakan pada Han Gyeol dan karena itulah dia menyukai Han Gyeol.


In Woo ingin mengakhiri teleponnya, sudah semuanya dia katakan. Tapi Han Gyeol masih ingin mendengar lebih banyak, apa In Woo tidak akan bilang kalau dia ini sangat bodoh pada So Rim. In Woo mengklaim kalau kata-katanya tidak penting karemna yang paling mempengaruhi Han Gyeol adalah perasaan So Rim.


So Rim tidak bisa konsen di kelas. Dia membuka jendela dan melihat bunga sakura yang membuatnya teringat saat Han Gyeol datang mencarinya di sekolah dan mereka berteduh di booth telepon umum. Dia lalu mengirim pesan pada Han Gyeol.

 

Ha Gyeol tengah memikirkan kata-kata So Rim yang disampaikan ayahnya saat sms dari So Rim masuk. Dalam pesannya, So Rim berkata bahwa walaupun Han Gyeol tidak datang, dialah yang akan datang (ke Han Gyeol).

Kepala Seksi pamit pergi. Tapi sebeum itu, Han Gyeol menanyakan jadwal showcase-nya So Rim cs. Kepala Seksi bilang jam 3 sore.


Sebelum showcase dimulai, Jin Hyuk mendatangi sekolahnya So Rim. Mereka semua berkumpul di ruang guru. Kepala Sekolah memberi ketiga murid-muridnya itu ucapan selamat. Guru Bong malah nangis saking terharunya, perasaan baru kemarin mereka membentuk band. So Rim cs pun langsung memeluk Guru Bong.


Yoo Na akhirnya datang tak lama kemudian dan rekaman pun akhirnya dimulai setelah Han Gyeol mengubah ponselnya ke silent mode dan dengan sabar memberi pengarahan pada Yoo Na.


Selesai latihan, So Rim mengecek ponselnya tapi harus kecewa karena tidak mendapat pesan balasan dari Han Gyeol. Pada waktu yang sudah ditentukan, speaker berbunyi menyuruh semua murid untuk melapor ke auditorium sekarang dengan alasan latihan penyelamatan gempa bumi.

Sementara di belakang panggung, Chan Young baru datang dengan memakai pakaian seragam sekolahan mereka. Dia menyemangati mereka untuk tidak cemas, dia akan mendukung mereka.


Rekamannya Yoo Na akhirnya selesai, dia tampak agak cemas karena Han Gyeol diam saja. Tapi sesaat kemudian dia memberi lampu hijau, Yoo Na pun lega. han Gyeol melihat jam tangannya dan langsung bergegas pergi.


Jin Hyuk berdiri di belakang, melihat para murid sudah mulai berkumpul. So Rim cs pun mulai bersiap dibalik tirai panggung. Chan Young dengan sengaja membelakangi panggung untuk memberi kejutan nanti. Han Gyeol berusaha berlari secepat mungkin sementara di auditorium, proyektor mulai menampilkan video So Rim cs.

Tirai panggung pun dibuka. Sontak semua murid langsung bersorak, tapi So Rim tampak sangat gugup. Bahkan senyuman penyemangat dari Chan Young tak mampu meredakan kegugupannya. Tapi kemudian dia melihat Han Gyeol berlari masuk. Senyuman So Rim langsung mengembang seketika.


Musik pun mulai dimainkan. Han Gyeol bergumam meminta So Rim untuk bernyanyi dan So Rim pun akhirnya mulai menyanyikan lagu Shiny Boy.

Jin Hyuk tampak tak suka dengan kedatangan Han Gyeol dan langsung pergi. Chan Young menampakkan wajahnya di pertengahan lagu, sontak membuat semua murid makin heboh kegirangan. Han Gyeol tampak begitu bangga melihat penampilan So Rim, tapi memutuskan pergi sebelum lagu usai. Chan Young melihatnya dan tampak cemburu.


Setelah showcase usai, So Rim langsung keluar mencari Han Gyeol. Chan Young ingin menyusulnya tapi Kepala Seksi menyeretnya untuk menemui Jin Hyuk.

So Rim berusaha mencarinya sambil meneleponnya tapi tidak diangkat. Han Gyeol berjalan di jembatan sembari mengingat penampilan So Rim tadi. Dia akhirnya berhenti di tengah jalan dan mengeluarkan ponselnya. Baru saat itulah dia melihat misscall dari So Rim yang dilewatkannya karena lupa kalau ponselnya di-silent.


So Rim menelepon lagi saat itu. Han Gyeol pun langsung mengangkatnya kali ini dan saat itulah akhirnya So Rim melihat Han Gyeol tak jauh di depannya. So Rim pun langsung menyuruhnya menoleh. Han Gyeol menurutnya dan mendapati So Rim tersenyum lebar di hadapannya.

Han Gyeol pun langsung senang, "Apa ini kebetulan?"

"Bukan. Apa kau tahu betapa cepatnya aku berlari?"

"Benar. Kaulah yang selalu berlari kepadaku," ujar Han Gyeol sambil berjalan mendekati So Rim.


Kenapa Han Gyeol berbohong, padahal bukan lagu itu yang Han Gyeol berikan pada Yoo Na. Han Gyeol meminta maaf, dia kira akan lebih mudah jika dia bilang begit.

"Aku benci padamu. Aku sangat benci padamu."

"Jangan membenciku. Kau tidak boleh begitu."

"Kenapa?"

"Karenamu... aku menyadari kalau aku orang yang punya banyak kekuarangan, kalau musik saja tidak cukup, kalau aku membutuhkan lebih banyak, kalau kau... harus selalu berada di sisiku. Aku menyukaimu, Yoon So Rim. Aku menyukaimu, So Rim."


So Rim langsung berjalan mendekatinya dengan masih agak tercengang mendengar pengakuan Han Gyeol barusan. Saat mereka semakin dekat, So Rim pun langsung menghambur kedalam pelukan Han Gyeol.

Bersambung ke episode 10

1 comments:

KYAA baper sama episode yang ini

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon