Powered by Blogger.

 Images Credit: JTBC

Sinopsis Man to Man Episode 6 - 1

 

Mereka lalu pergi makan di restoran Cina. Ayah langsung nyerocos kalau dia sepertinya pernah melihat Seol Woo entah dimana, apa mungkin dia pernah bekerja pada Ketua Lee. Sementara Ayah berceloteh, Do Ha cuma bisa meringis kesal sementara Seol Woo membatin kalau Ayah adalah penipu yang sering membual tentang koneksinya dan benar-benar menyusahkan keluarganya.


Do Ha berusaha meminta Ayah untuk tidak lagi memanggil Seol Woo sebagai menantu, tapi Seol Woo malah memanggilnya 'Ayah'. Senang, Ayah pun terus berceloteh kalau dia punya bisnis tapi sering dipenjara.

Do Ha berusaha menghentikannya, tapi Seol Woo langsung meremas tangannya dan meladeni apapun yang diucapkan Ayah dengan sabar.

Ayah lalu tanya tentang barang yang ia titipkan pada Do Ha, apa dia masih menyimpannya. Do Ha bersikeras mengklaim kalau dia sudah membuangnya. Tapi Ayah menyadari ekspresi Do Ha dan langsung tahu dia berbohong.


Seung Jae diberitahu Sekretarisnya bahwa dia pikir Ayah lah yang memiliki cincin Black Auction itu dan barusan dia dibebaskan secara bersyarat. Dia langsung memerintahkan Sekretaris untuk menghubungi Ki Chul. Di luar pintu, Mi Eun ternyata mendengarkan segalanya.


Seol Woo pulang dalam keadaan mabuk. Dong Hyun memberitahunya kalau Tae Ho kemungkinan tahu siapa si agen Ghost itu dan sekarang dia masih menyelidikinya. Sms dari Do Ha masuk saat itu dan Seol Woo langsung ngegombal kalau dia merindukan Do Ha. Do Ha langsung cengengesan membaca itu.

Sambil terus ngegombal kalau ini adalah hari pertama mereka sebagai pasangan, Seol Woo yakin kalau si agen Ghost itu pasti sudah tahu tentang dirinya sekarang. Do Ha membalasnya dengan sms imut dan emoji heart yang secara tak sadar membuat Seol Woo tersenyum.

Dia bahkan baru sadar kalau dirinya tersenyum saat Dong Hyun menegurnya. Dia beralasan kalau dia sedang melakukan strategi 'good night'. Dia sudah berhasil mendapatkan Do Ha.


Do Ha mesam-mesem gaje menatap ponselnya menanti jam tengah malam. Begitu hari berganti, dia langsung menyatakan kalau sekarang adalah hari keduanya dan Seol Woo sebagai pasangan. Song Yi pikir mereka bakalan telepon-teleponan sepanjang malam, tapi sepertinya tidak. Mereka kan bukan anak remaja.

"Apa kau sesenang itu? Apa kau sudah selesai menyukai Un Gwang sekarang?"

"Oppa itu beda dari pacar. Tapi aku akan bicara dengan oppa untuk memastikan kalau dia tidak akan salah paham."

Saat pembicaraan beralih ke Ayah, Do Ha mengingatkan Song Yi untuk melapor padanya jika Ayahnya minta investasi atau semacamnya pada Song Yi. Song Yi yakin Ayah tidak akan begitu kepadanya. Do Ha malah yakin kalau Ayah akan melakukan itu pada Song Yi.

 
Seung Jae menemui Ki Chul yang melapor bahwa dia sedang melacak lokasi ukiran kayu itu dan keberadaan cincin itu. Seung Jae menyela, terserah prosesnya mau bagaimana, yang penting bawa hasilnya kepadanya. Dia juga menyiapkan sebuah koper dan menyuruh Ki Chul untuk mengendalikan orang-orang dari Baek Infantry yang mau bekerja didalam bayangan.


Tae Ho sedang makan saat In Soo datang mau bicara dengannya. Selera makannya langsung hilang seketika, menolak bicara apapun dengan In Soo. Dia memang sudah dengar kalau In Soo dan Seung Jae sudah putus hubungan, tapi dia tidak ada rencana untuk bermain-main dengan In Soo.

In Soo langsung sinis mengagumi kehebatan Tae Ho yang bisa tahu secepat itu, tapi dia pikir berapa lama dia bisa bertahan hanya karena dia hebat. Tae Ho santai menjawab, selama yang dia bisa.

"Saat kau tidak memiliki siapapun yang bisa dipercayai, musuh yang lebih jelas mungkin lebih aman. Bukankah begitu? Mari kita buat kesepakatan."

Dia memberitahu identitas agen ghost itu adalah Seo Ki Chul, bahkan menawarkan file-nya kalau Tae Ho mau. Tapi sebagai gantinya, Tae Ho pasti tahu apa yang dia butuhkan. Tae Ho langsung galau.


Keesokan paginya, Do Ha datang ke kantor dengan dandanan cantik dan melangkah dengan riang. Seol Woo sudah menunggunya di depan dan seperti biasanya, langsung ngegombal kalau dia menunggu Do Ha di sini supaya bisa melihat Do Ha lebih cepat.

Do Ha langsung tersipu malu mendengarnya, kenapa Seol Woo ingin melihatnya lebih cepat. Seol Woo membelai rambutnya lalu berkata, "Karena kau cantik."

"Kenapa kau mengucapkannya semudah itu, kau pasti playboy seperti kata Song Yi."

Tapi dia ingin hubungan mereka ini dirahasiakan soalnya orang-orang yang bekerja di industri ini tuh banyak omong. Tidak akan baik kalau mereka tahu. Seol Woo setuju-setuju saja. Dia juga meminta Seol Woo untuk tidak merasa sakit hati kalau mereka harus makan secara terpisah dan kalau ada yang perlu dikatakan di kantor, sms saja.

"Seperti filmya James Bond. Anggap saja mereka mata-mata yang sedang menyamar. Apa kau bisa?"

"Apa sungguh tidak masalah kalau aku melakukannya dengan baik?" tanya Seol Woo. Do Ha mengiyakannya.

 

Saat Do Ha masuk kantor, para staf langsung memperhatikan penampilan barunya. Sepertinya dia mau kencan buta, yah? Bahkan CEO Ji dan Un Gwang pun keheranan dengan penampilan barunya. Apa dia punya pacar? Do Ha menyangkalnya, dia tidak dandan, dia memang selalu berpenampilan seperti ini kok.

Un Gwang tidak percaya. Biasanya kalau cewek dandan, pasti karena dia punya cowok. Un Gwang yakin kalau cowok itu adalah... Do Ha langsung tegang, yang lain pun penasaran...


"Aku, kan?" tanya Un Gwang narsis.

Do Ha mengiyakannya. Tapi Un Gwnag langsung tahu jawabannya salah. Kalau bukan dia, berarti... Kim Guard? Tepat saat itu juga, Seol Woo masuk. Un Gwang pun langsung menanyakan pendapat Seol Woo tentang penampilan Do Ha hari ini. Dia cantik, kan?


"Dia bukan tipeku," kata Seol Woo dengan muka lempengnya.

Do Ha kecewa, Un Gwang sampai melongo dibuatnya. Seol Woo terus mengkritik penampilan Do Ha yang nggak banget, bahkan hair style-nya... buruk sekali. Do Ha ketawa garing, dia bukan tipenya Kim Guard. Un Gwang yakin ini karena rambutnya, seharusnya dia ganti model rambut.

Do Ha langsung melempar tatapan kesal ke belakang punggung Seol Woo. Padahal dia butuh berjam-jam untuk ini. Seol Woo diam-diam tersenyum geli.


Ki Chul sedang bersama seorang agen, menanyakan agen yang bekerja bersama Petrov di Rusia. Tapi saat ini tak ada informasi apapun yang mereka miliki tentangnya selain nama 'Agen K'.


Di rumah, Ayah mendapati sebuah ponsel dan beberapa lembar uang yang diberikan Do Ha untuknya. Dalam pesannya, Do Ha juga menyuruh Ayah untuk makan siang di restorannya Song Yi. Mumpung tak ada orang, Ayah masuk ke kamarnya Do Ha untuk mencari cincin itu.

Dia mendapati ada laci yang terkunci. Tapi saat sedang mencari kuncinya, dia malah mendapati sebuah pesan lain tertempel di cermin, dari Do Ha yang sudah bisa menebak perbuatan Ayah. "Kalau Ayah sampai menyentuh barang-barangku, Ayah akan mati."

Ayah beralasan kalau dia sungguh membutuhkan barang itu dan langsung membobol kunci laci dengan jepit rambut. Tapi tetap saja dia tidak menemukan cincin itu di sana. Sepertinya tidak disimpan di rumah.


Do Ha menemui Seol Woo di tempat sepi. Seol Woo geli melihat Do Ha sudah menguncir rambutnya sekarang dan langsung memuji-mujinya. Do Ha cemberut, katanya dia bukan tipenya Seol Woo.

"Itu cuma akting. Aku ini pembohong yang hebat."

"Dasar penipu, aku benar-benar sakit hati."

"Kalau begitu, aku akan membelikanmu makan malam sebagai gantinya."

Tapi Do Ha tidak bisa hari ini, lain kali saja. Dia harus bertemu Un Gwang malam ini. Seol Woo langsung protes cemburu, dia kan sudah ketemu Un Gwang tiap hari. Do Ha senang, apa Seol Woo sedang bertingkah cute dan cemburu?


Seol Woo bersikeras mengajak Do Ha untuk mengajak Ayah makan malam bersama mereka. Tapi Do Ha tetap tidak bisa hari ini, dia harus memberitahu Un Gwang tentang hubungan mereka berdua. Seol Woo bersedekap ngambek, yah sudah Do Ha makan malam dengan Un Gwang saja sementara dia mau makan malam bersama Ayah.

Do Ha terus bersikeras lain kali saja. Lagipula Ayahnya tidak akan punya waktu malam ini karena dia akan mulai bekerja di restorannya Song Yi. Ayahnya bilang kalau dia sudah berubah, tapi Do Ha yakin kalau itu tidak akan bertahan lama.


Malam harinya, Do Ha datang dengan membawakan ayam goreng kesukaan Un Gwang lalu memuji-muji Un Gwang sampai membuat Un Gwang keheranan. Sepertinya ada yang mau Do Ha katakan. Do Ha langsung canggung bagaimana memulainya.

"Kim Guard dan aku..."

Un Gwang menyela, im Guard memang agak aneh tapi sepertinya dia memang menyukai Do Ha. "Semoga beruntung denganya."

Tapi dia memperingatkan Do Ha untuk pelan-pelan saja soal skinship, terutama bibir. Kalau Do Ha memberikan bibirkan, itu artinya dia sudah menyerahkan segalanya. Jadi pelan-pelan saja, tunggu setidaknya setahun atau lebih. Mengerti?

Do Ha langsung canggung. Un Gwang shock melihat reaksinya, mereka sudah melakukannya? Do Ha langsung merapatkan bibirnya. Un Gwang langsung sadar kalau mereka sudah berciuman. Wah, dasar si Kim Guard itu. Berani sekali dia melakukannya padamu?!


Do Ha buru-buru menenangkannya, bukan Kim Guard yang melakukannya. Jadi Do Ha yang melakukannya? Begitulah. Un Gwang langsung tertunduk lesu. Melihat ekspresi Do Ha, Un Gwang berkomentar kalau mungkin Do Ha bakalan bilang kalau dia mau cepat menikah.

"Saat kau menikah, oppa mu ini akan memberikanmu pernikahan yang terbaik. " Janji Un Gwang. Dia meyakinkan kalau Kim Guard juga berada dibawah kendalinya, jadi Do Ha tidak perlu khawatir. Do Ha berkaca-kaca haru mendengarnya. "Berbahagialah, adik ku."

"Terima kasih, oppa-ku."


Keesokan harinya, Un Gwang protes setelah diberitahu kalau Eun Soo lah yang akan jadi pemeran utama wanitanya. CEO Ji berusaha memberinya pengertian. Eun Soo sekarang sangat terkenal, bahkan Sutradara yang bekerja dengannya bilang kalau aktingnya sudah semakin baik sekarang.

Un Gwang sinis tak percaya, dia pernah mengencani Eun Soo jadi dia tahu betul kalau Eun Soo tidak akan pernah berubah. Dia tidak punya alasan untuk bekerja bersamanya, ada banyak wanita lain... tepat saat dia menyadari tatapan seram Do Ha yang kontan membuatnya terdiam.


Dia langsung beralih meminta pendapat Seol Woo, dia juga tidak menyukai Eun Soo, kan? Seol Woo berpendapat kalau Un Gwang sebaiknya memberi Eun Soo kesempatan. Tapi dia juga langsung mendapat tatapan seram Do Ha dan seketika itu pula dia berubah pikiran, maksudnya jangan pernah memberi Eun Soo kesempatan.

CEO Ji terus berusaha membujuk Un Gwang untuk setidaknya bertemu Eun Soo dulu dan mendengarnya baca skrip baru memutuskan mau kerja bersamanya atau tidak. Un Gwang setuju. Do Ha terus menatap Seol Woo dengan kesal lalu mengiriminya pesan, menyuruh Seol Woo menemuinya di kamar tamu.


Begitu mereka berduaan, Do Ha langsung melabrak perbuatan Seol Woo tadi, dia mau Eun Soo dicasting? Seol Woo menyangkal, dia tadi kan memihak Do Ha.

Tidak, itu karena tadi mereka kontak mata. Aslinya Seol Woo ingin berkata lain. Apa Do Ha cemburu? Do Ha langsung kege-eran, "Apakah aku cemburu itu terlalu cute?"

Seol Woo malah langsung berubah serius, "Maaf, aku tidak akan melakukannya lagi."


Tiba-tiba Stylist-nya Un Gwang memanggil Do Ha. Do Ha kontan panik menyuruh Seol Woo bersembunyi, mereka akan kelihatan aneh kalau terlihat berduaan di sini. Seol Woo tidak mau, bersembunyi malah kelihatan lebih aneh. Lagian mau bersembunyi dimana.

Do Ha ngotot mendorongnya sampai Seol Woo oleng dan langsung terjatuh ke lantai tepat di belakang kasur. Stylist masuk saat itu dan Do Ha langsung berpose duduk di kasur. Si Stylist keheranan menatap ke lantai saat tiba-tiba saja ponselnya Seol Woo berbunyi.

Do Ha buru-buru mengeluarkan ponselnya sendiri, dia dapat sms. Sepertinya tidak ada yang aneh, Stylist pun pergi... lalu balik lagi dan bertanya "Tapi... Apa yang dilakukan Kim Guard dibelakang kasur?" (Pfft!)


Do Ha langsung pura-pura kaget tak tahu ada Kim Guard di sana. "Omo! Kim Guard, aku tak tahu kau ada di situ."

Seol Woo melongo tak percaya mendengar aktingnya. Seol Woo langsung pasang pose menawan sambil beralasan kalau dia cuma mengambil koin di lantai. Si Stylist tidak curiga sama sekali dan langsung keluar. Seol Woo mendapat sms dari Ayahnya Do Ha saat itu, memintanya ketemu di restorannya Song Yi tapi dia meminta Seol Woo untuk merahasiakannya dari Do Ha.


Seol Woo datang tak lama kemudian dengan membawakan hadiah untuk Ayah. Ayah beralasan kalau dia minta ketemu untuk mengecek sesuatu. Dia bertele-tele menanyakan sudah seberapa jauh dia dan Do Ha saling berjanji, apa Seol Woo sudah melamar Do Ha.

Padahal aslinya dia cuma memastikan apakah cincin itu ada pada Seol Woo atau tidak. Seol Woo memberitahu kalau dia dan Do Ha belum lama pacaran jadi mereka belum saling tukar cincin. Percakapan mereka tak sempat berlanjut karena saat itu juga, Ayah ditelepon Song Yi kalau rumah mereka dirampok.


Setibanya di depan rumahnya Do Ha, langkah Seol Woo tiba-tiba terhenti saat melihat sebuah mobil mencurigakan yang terparkir tak jauh dari sana. Tapi dia tidak bisa mengeceknya karena Ayah memanggilnya. Tampak seseorang sedang memperhatikan Seol Woo dari dalam mobil itu.


Rumah sudah berantakan saat mereka tiba. Seol Woo bertanya apakah Song Yi melihat seseorang yang mencurigakan saat dia pulang tadi. Tidak, rumah sudah jadi seperti ini saat dia tiba. Seol Woo masuk untuk mengecek kamar tepat saat Do Ha tiba.

Ayah langsung cemas meminta Do Ha untuk memastikan cincinnya tidak hilang. Tapi reaksi Ayah itu malah membuat Do Ha curiga pada Ayah, jangan-jangan Ayah yang melakukan ini hanya demi mencari cincin itu. Ayah menyangkal, dia di restoran sedari pagi dan Song Yi mengkonfirmasinya.

Ayah terus menuntut sampai Do Ha kesal, cincin itu tidak ada di sini. Seol Woo keluar untuk memastikan tidak ada yang hilang. Song Yi menyadari sepertinya tidak ada barang, lagipula tidak ada barang berharga kok.


Teringat mobil mencurigakan tadi, Seol Woo langsung melesat keluar. Tapi terlambat, mobil itu sudah keburu kabur.


Malam harinya, Seol Woo membawa sekoper barang-barangnya. Dia memutuskan untuk tinggal di rumah Do Ha, dia harus melakukan perlindungan sepanjang hari untuk target. Dong Hyun tidak setuju, dia akan meminta perlindungan polisi patrol di sekitar area saja.

Tapi Seol Woo tetap bersikeras. Orang yang mereka hadapi sama seperti dirinya, terlalu berbahaya kalau target diserahkan dalam lindungan polisi. Dong Hyun lebih mencemaskan penyamarannya Seol Woo, tapi Seol Woo ngotot akan mengurus masalah itu sendiri dan meminta agar misi dipercepat, hubungi Tae Ho dan lanjutkan sesuai yang sudah dia sebutkan.

Bersambung ke part 2

3 comments

Makasih mba ima.Semoga ke depannya bisa lebih cepet lagi update sinopsisnya. Salam buat mba puji.

Sama2, InsyaAllah kalau lagi nggak sibuk dengan kegiatan saya yang lain, saya bisa cepet. Kalau lagi sibuk, yah terpaksa nggak bisa cepet. hehe... salam balik dari puji :)

Kereeeen bgd mbak imaa sinopsisnyaa... landjutkan!!!! 😊😊

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon