Powered by Blogger.

 Images Credit: OCN

Sinopsis My Secret Romance Episode 9 - 1

Episode 9: Katakan Yang Sebenarnya.


Jin Wook bermain-main gelembung sabun dengan gembira bersama Dong Goo dan teman-temannya. Ketua Cha kebetulan lewat di sana untuk menyelediki tempat tinggalnya Yoo Mi.

Bahkan hanya dengan melihat sekitar area itu pun, ia langsung mengeluh tak suka dan bertekad untuk mengakhiri semua ini sampai ke akar-akarnya sebelum berkecambah.


Tapi di tengah jalan, ia malah melihat Jin Wook sedang menggendong seorang anak dan benar-benar tampak seperti ayah dan anak. Ketua Cha keheranan melihatnya.


Puas bermain-main, para ahjumma berkumpul bersama anak-anaknya untuk saling mengucap pamit. Jin Wook berjalan pergi sambil menggendong Dong Goo di pundaknya, tapi malah mendengar para ahjumma itu berkata.

"Omo! Kurasa Dong Goo mirip papanya."

Dia berbalik untuk menjelaskan kalau dia bukan papanya Dong Goo, tapi dengan cepat dia diam memikirkan sesuatu. Para ahjumma menatapnya penasaran. Akhirnya Jin Wook mengurungkan niatnya dan hanya menyuruh Dong Goo mengucap salam.


Yoo Mi sedang mengikuti pelatihan. Tapi sementara pak pelatih sibuk berpidato tentang bakteri, Yoo Mi malah tidak bisa konsen, gelisah memikirkan Jin Wook. Dia lalu mengirim pesan ke Jin Wook untuk memastikannya sudah pulang.


Tapi Jin Wook tidak melihat pesannya karena dia malah sedang sibuk memandikan Dong Goo. Saat membasuh bagian belakang tubuh Dong Goo, dia malah melihat ada bekas merah di bok*ngnya.

"Apa ini? Alergi? Hei, nak. Bagi pria, bok*ng itu sangatlah berharga. Kau tidak apa-apa? Tidak terluka?"

Dong Goo cuma mengangguk kecil. Selesai memandikan Dong Goo, dia hanya membungkus Dong Goo dengan selimut. Saat dia tanya dimana letak bajunya, Dong Goo asal saja menunjuk ke laci.


Jin Wook membukanya, tapi malah mendapati pakaian dalam wanita di dalamnya dan kotak perhiasannya yang berisi sumpelan. Jin Wook senang banget melihat sumpelan itu lagi.

Dia menemukan pakaiannya Dong Goo di lantai bawah. Dia mengeluarkan salah satu celana dalamnya Dong Goo dan langsung mengeluh begitu melihatnya. Kulitnya Dong Goo kan sensitif, seharusnya dia memakai celana dalam berkualitas.


Selesai memakaikannya celana, dia penasaran berapa umurnya Dong Goo. Dong Goo menunjuk angka 2 walaupun kemarin dia baru merayakan ultah ke-3. Jin Wook menyimpulkan kalau dia berusia 3 tahun.

Penasaran, dia pun mulai menghitung, mungkin memikirkan kemungkinan Dong Goo adalah anak mereka hasil hubungan mereka 3 tahun yang lalu.

 

Di stasiun TV, dua orang MC lainnya menyinggung masalah betapa populernya Hye Ri belakangan ini. Hye Ri sok merendah walaupun kata-katanya jelas terdengar congkak.

"Tapi kau tak bisa mengambil cuti tahunanmu atau pulang lebih awal. Kau pasti capek sekali," komentar salah satu MC.

"Setelah menikah aku akan keluar," ujar Hye Ri.

Kedua MC kontan penasaran dia mau menikah dengan siapa? Direktur Daebok Grup? Hye Ri cuma menjawabnya dengan mesam-mesem yang kontan membuat MC jadi iri.


Setelah mereka pergi, Hye Ri tak sengaja melihat Ibu yang sedang bicara dengan PD Lee di luar. Ibu dengan lebay-nya berusaha membujuk PD Lee untuk mencastingnya kedalam drama barunya.

Bagaimana kalau dia membuat karakter tambahan, seorang janda yang dulunya adalah bintang p*rn*. Tapi PD Lee tampak tidak sedikitpun tertarik, mengerti sekali kemana arah pembicaraan Ibu.

Hye Ri tak percaya mendengarnya, jadi Ibunya Yoo Mi adalah bintang p*rn*. PD Lee cuma berkata kalau dia akan memikirkan usulan Ibu lalu pergi.


Setibanya di cafe, Yoo Mi malah mendapati Jin Wook sedang menjaga Dong Goo. Kenapa dia di sini, Yoo Mi kira dia sudah pulang. Yah, karena Ibunya Yoo Mi menyuruhnya untuk menjaga Dong Goo.

"Kenapa anda tidak menelepon tadi?"

"Kudengar kau ada kelas hari ini, aku tak mau kau dapat masalah. Toh hari ini aku tak ada kerjaan. Tapi, anak ini siapa?"

Yoo Mi gelagapan bingung bagaimana harus menjawabnya dan hanya menjawab ambigu kalau Ibunya merawat anak ini tapi sekarang mereka semua tinggal bersama lalu cepat-cepat menggendong Dong Goo untuk membawanya pergi.


Jin Wook tidak terlalu memikirkan jawaban itu dan hanya mengeluhkan penderitaannya seharian ini. Dong Goo semangat sekali bermain.

"Apa Dong Goo nakal? Maaf."

"Bukan itu maksudku."


Dia lalu mengalihkan perhatian Dong Goo ke arah lain... lalu mengecup bibir Yoo Mi sebagai ganti penderitaannya hari ini lalu pergi. Yoo Mi mmebeku saking kagetnya, tapi tak ayal membuatnya bahagia.


Malam harinya, Yoo Mi menanyai Dong Goo. Dia ngapain aja sama Ahjussi tadi. Dong Goo dengan lugunya bilang kalau tadi Ahjussi bilang 'wow' saat main dan bilang 'ta' saat mandi.

Yoo Mi bingung sendiri dengan jawabannya, tapi yah namanya juga anak kecil, dia maklumi saja lah. Jadi apa Dong Goo senang tadi, Dong Goo cuma menjawabnya dengan kasih jempol.


Jin Wook sedang melamun bahagia memikirkan momen mesranya di kolam renang bersama Yoo Mi waktu itu. Tapi senyum bahagianya menghilang seketika saat perhatiannya teralih ke selimutnya.

Tiba-tiba dia mendengar suara bleki mengeong-ngeong di luar. Jin Wook langsung menggerutu ke bleki, dia kan sudah bilang jangan masuk rumah. Tapi tiba-tiba saja dia mendengar suara kucing-kucing kecil mengeong-ngeong.


Dia langsung keluar dan kaget mendapati bleki baru saja melahirkan 3 anak. Dia memasukkan ketiga anak kucing itu kedalam kardus lalu menyelimuti mereka dengan selimutnya. Tapi dia heran, kenapa bleki sendirian tanpa pasangannya. Tapi tentu saja pertanyaannya tak mendapat jawaban apapun.


Keesokan harinya di ruang rapat, waktu cuma tinggal 4 menit tapi tak ada satu orang pun yang bersuara. Jin Wook sampai kesal sendiri melihat mereka.

Dia berusaha menahan diri saat dia bertanya apakah ada yang punya ide lain. Tapi seorang staf malah menjawab tak ada. Jin Wook jelas langsung ngomel-ngomel, jadi hanya ini saja yang bisa mereka lakukan? Mereka semua cuma bisa minta maaf.

Frustasi, Jin Wook akhirnya menyampaikan idenya sendiri. Bagaimana kalau celana dalam mewah untuk ayah dan anaknya. Bahannya harus terbuat dari bahan alami jadi bagus untuk kulit anak yang alergi. Semua staf langsung setuju dengan ide bagus itu, konsumen pasti akan menyukainya.

 

Begitu rapat usai, Jin Wook mendapati Ketua Cha duduk di ruangannya. Ketua Cha langsung mengkonfrontasinya, mau sampai kapan Jin Wook mau menyembunyikannya?

"Kau punya anak tanpa sepengetahuanku? Anak si ahli gizi itu anakmu? 3 tahun yang lalu, apa yang kau lakukan dengan wanita itu?!" Tuntut Ketua Cha sambil membanting foto Jin Wook dan Yoo Mi dalam posisi yang kelihatan mesra padahal waktu itu dia hanya menyelamatkan Yoo Mi agar tidak jatuh.

Jin Wook santai, "Setelah membuangku, ayah mengikuti dan memfotoku?"

"Bukan itu masalahnya, ternyata selama ini kau menipu ayah. Dia anak di luar nikah. Bahkan sebagai seorang ketua, latar belakangku bersih."

"Anak di luar nikah apa?"


"Bocah ini! Anak si ahli gizi yang diam-diam dibesarkannya. Jangan berlagak bodoh."

Jin Wook bingung, "Bocah itu... anaknya Lee Yoo Mi?"

Jin Wook menggumam tak percaya. Tapi kemudian dia teringat segala keanehan Yoo Mi yang selama ini selalu menyebut Dong Goo sebagai Kang-aji (anjing, tapi bisa juga digunakan untuk menyebut anak).

Ucapan Ibu kemarin juga aneh saat bilang bahwa jika dia ingin membuat Yoo Mi terkesan maka dia harus memperlakukan anak itu dengan baik. Apalagi jawaban ambigu Yoo Mi tentang status Dong Goo.


Para koki sudah mulai sibuk memasak sambil bercanda tawa. Yoo Mi tak tenang memikirkan apakah Jin Wook sudah makan atau belum. Tepat saat itu juga, dia mendapat sms dari Jin Wook yang emngajaknya ketemuan usai kerja nanti.


Malam harinya, Hye Ri menunggu di depan gedung kantornya Jin Wook. Bertekad untuk memberitahu Jin Wook segalanya tentang Yoo Mi. Tapi belum sempat melakukan apapun, dia malah melihat Yoo Mi masuk ke mobilnya Jin Wook.

Kesal, Hye Ri pun bergegas membuntuti mereka. Hyun Tae ternyata juga ada di sana, mau menjemput Yoo Mi tapi malah melihat Yoo Mi pergi bersama Jin Wook. Dia pun langsung pergi membuntuti mereka.


Yoo Mi keheranan mereka mau kemana. Jin Wook menjawab dingin, dia juga tak tahu. Tapi apakah ada yang mau Yoo Mi katakan padanya? Loh, Yoo Mi pikir Jin Wook lah yang mau mengatakan sesuatu padanya karena Jin Wook kan yang minta ketemuan.

"Aku mau bertemu denganmu justa mengira ada yang kau katakan padaku."

Yoo Mi bingung, "Tidak ada yang mau kukatakan"

"Benarkah? Kupikir, ada sesuatu yang harus kita bicarakan."

Tiba-tiba dia ngebut lalu menghentikan mobilnya di tengah jalan. Yoo Mi sampai bingung sendiri dengan sikapnya.


Dia menggenggam tangan Yoo Mi saat dia menuntut Yoo Mi untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi padanya 3 tahun yang lalu, katakan semuanya, jangan terlewatkan satupun.

Yoo Mi tampak gugup tapi dia cepat-cepat menutupinya dengan protes. Tapi Jin Wook tak mau melepaskan masalah ini begitu saja. Dia serius sekarang, jadi katakan yang sejujurnya.

"Kau mau dengar apa? Ingin tahu apa?"

"Semuanya. Semua tentangmu!"


Yoo Mi tak nyaman dengan percakapan ini dan langsung keluar menghindar. Jin Wook buru-buru menghentikannya dan mengaku bagaimana selama ini dia bekerja keras sendiri.

"Itu satu-satunya caraku bertahan hidup, karenamu, Lee Yoo Mi."

Karena Yoo Mi tiba-tiba menghilang tanpa sepatah kata, dia tak bisa mengencani wanita lain. Dia tak bisa makan ataupun tidur nyenyak. Dia bekerja keras hingga mengabaikan kesehatannya sendiri.

"Aku tak bisa melupakanmu barang sedetikpun," aku Jin Wook.

Karena itulah dia meminta Yoo Mi untuk jujur padanya, bagaimana perasaannya dan apa yang sebenarnya terjadi pada Yoo Mi semenjak malam itu.

"Kalau kau tak mengatakannya, aku tidak akan tahu!"


"Aku takut," aku Yoo Mi

Dia tak mau terlihat murahan. Tak peduli berapa lama waktu berganti, tidak seharusnya dia melakukan hal itu, tidak seharusnya hal itu terjadi padanya.

"Aku tahu akan terdengar bodoh. Tapi entah kau percaya atau tidak, tapi sampai sekarang ini aku belum pernah melakukan itu atau merasa seperti ini selain denganmu."


Tanpa mereka sadari, Hye Ri menguping semua pembicaraan mereka dari pojokan. Kesal, dia berniat untuk menghampiri mereka. Tapi Hyun Tae mencegahnya dan menyeretnya pergi.


Tersentuh mendengar pengakuan Yoo Mi, Jin Wook langsung menarik Yoo Mi kedalam pelukannya. Dia lalu mengantarkan Yoo Mi pulang dan membelai sayang tangan Yoo Mi sebelum kemudian membiarkannya masuk. 

Bersambung ke part 2

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon