Powered by Blogger.

Images Credit: Dragon TV

Sinopsis When a Snail Fall in Love Episode 3


Hari itu, di depan sebuah mall tampak ramai oleh kedatangan petugas polisi dan pemadam kebakaran yang langsung mulai melakukan berbagai persiapan penyelamatan. Ji Bai datang tak lama kemudian dan seorang bawahannya menunjuk ke atas gedung. Hmm... ada apakah?

Kita kembali ke beberapa saat sebelumnya... saat Yao Meng menemani Ye Qiao ke mall dengan membawa koper berisi uang 2 juta yuan. Mereka membeli minuman di sebuah toko dan Yao Meng melihat seorang pria mencurigakan yang melirik Ye Qiao dan koper yang mereka bawa.

Yao Meng berbalik ke arah pria itu dan pura-pura tak sengaja menyemprotkan minumannya ke baju pria itu. Sambil pura-pura menyesal, dia mengelap baju orang itu dengan tisu. Tapi pria itu langsung menghentikan Yao Meng dengan mencengkeram kasar tangannya.


Yao Meng meminta maaf lalu mengajak 'sepupunya' itu pergi. Dia semakin curiga pada pria itu karena dari gerakannya, pria itu jelas bisa bela diri. Pria mencurigakan itu langsung mengikuti mereka. Zhao Han dan Xu Xu membuntuti pria itu sambil berakting sebagai sepasang kekasih yang sedang shopping.

Pria mencurigakan itu menemukan kedua wanita itu didalam sebuah cafe. Ye Qiao melihatnya. Yao Meng langsung mengiyasratkannya untuk bergerak. Ye Qiao pun pergi sambil pura-pura lupa membawa ponsel. Setelah beberapa saat, Yao Meng pura-pura mengejarnya dengan membawa ponselnya Yo Qiao dan sengaja meninggalkan koper itu.

Pria mencurigakan itu langsung duduk di kursi mereka, celingukan melihat keadaan. Setelah yakin aman, dia langsung menggondol koper itu. Para polisi yang menyamar melihatnya dan langsung mengejarnya.


Xu Xu juga bergerak mau ikut, tapi Zhao Han menghentikannya. Tim polisi sukses meringkus pria mencurigakan itu dengan mudah dan menuntut keberadaan Zhang Shiyong. Tapi pria itu malah tidak mengerti apa maksud mereka dan tampaknya dia tidak berbohong.


Mereka terlalu fokus pada pria itu sampai tidak menyadari adanya petugas kebersihan yang tampak aneh. Dia semakin mencurigakan saat orang lain berjalan ke arah keributan, tapi pria itu malah pergi dari sana.

Xu Xu lah yang memperhatikan cleaning service mencurigakan itu. Tidak ada waktu memberi peringatan pada timnya, Xu Xu memutuskan untuk nekat membuntuti pria itu sendiri. Sambil mengejar, dia juga mengirim voice mail pada Zhao Han tentang pria itu dan kemana dia membuntutinya.


Di tengah lorong, Xu Xu menemukan seragam yang dibuang pria itu. Dia nekat mengejar sampai ke dalam lift yang dinaiki pria itu... masih dengan menggenggam seragam pria itu. Astaga! *tepokjidat*

Jelas saja pria itu langsung curiga. Tapi untunglah ada CCTV didalam lift sehingga pria itu tidak melakukan apapun pada Xu Xu. Tapi Xu Xu terus nekat membuntuti pria itu sampai ke lantai paling atas sambil diam-diam mengirim sms pada Zhao Han.

Zhao Han akhirnya mendengarkan voice mail-nya dan langsung panik membawa Liang Yu bersamanya untuk menyelamatkan Xu Xu.


Hanya dengan berbekal kunci inggris sebagai senjata, Xu Xu nekat membuka pintu atap. Tampak tak ada siapa-siapa di sana. Tapi kemudian dia merasakan ada seseorang di belakangnya. Xu Xu langsung mengayunkan kunci inggrisnya untuk menyerang orang itu. Tapi dia kurang cekatan, malah pria itu dengan mudahnya menampik kunci inggris itu dari tangan Xu Xu.


Tak lama kemudian, Zhao Han dan Liang Yu akhirnya sampai di atap. Tapi saat itu, si penjahat menyandera Xu Xu. Salah satu polisi sepertinya mengenal si penjahat dan memanggilnya Yang Yu yang menuntut mereka untuk memberinya mobil dan senjata.

Gara-gara kejadian itu, mall jadi ramai. Polisi, ambulance dan petugas pemadam kebakaran datang ke TKP dan melakukan berbagai persiapan penyelamatan. Ji Bai datang tak lama kemudian dan langsung diberitahu kejadiannya ada di atap.


Zhao Han diperintah Ji Bai (via radio) untuk membuat Yang Yu tenang dan mengulur waktu sebanyak mungkin. Tapi Xu Xu sendiri malah sengaja memprovokasi Yang Yu dengan menolak menyediakan mobil untuk Yang Yu dan menegaskan bahwa tidak akan ada tawar-menawar untuknya.

Dia bahkan mengingatkan Yang Yu kalau dia hanya punya 3 pilihan: Menyerah, membunuhnya atau mereka berdua melompat dari gedung ini dan mati bersama.

Zhao Han juga berusaha mengancamnya dan menegaskan kalau Yang Yu tidak akan mendapatkan uang yang dia inginkan. Tapi Yang Yu mengklaim kalau dia melakukan ini bukan karena uang. "Semua ini karena Keluarga Ye. Mereka semua baj*ngan. Terutama Zhang Shiyong. Dia binatang!"

"Bahkan sekalipun kau bisa melarikan diri, kau akan jadi buron seumur hidupmu. Surat perintah penangkapan akan diedarkan ke seluruh negeri. Teman orang tuamu untuk melihatnya. Mereka akan berkata kalau anak Yang Chengzun adalah anak yang tidak berguna dan membuat garis keturunan keluarga berakhir. Dia akan dipenjara seumur hidupnya"


Ucapan Xu Xu itu tampaknya cukup mengena hingga membuat Yang Yu gemetaran. Tanpa dia sadari, Ji Bai diam-diam naik ke atap lalu menarik Xu Xu dari jeratan Yang Yu (yang dalam prosesnya malah tak sengaja mencengkeram payudara Xu Xu), melemparnya menjauh lalu melumpuhkan Yang Yu dengan mudah.


Begitu Yang Yu berhasil diringkus, Ji Bai dengan sinisnya mengucap selamat pada Xu Xu karena berhasil menjadi detektif pertama yang disandera oleh penjahat.

Mengacuhkan sindiran pedas Ji Bai, Xu Xu berusaha meyakinkan Ji Bai kalau dia merasa sandera berada dalam bahaya saat ini. Tapi Ji Bai malah semakin sinis. Waktu Xu Xu bertindak sendiri, apa dia pernah berpikir kalau mungkin dia bisa saja disandera oleh penculik itu?


Dalam perjalanan kembali, Xu Xu terus diam merenung sementara Yao Meng mengoceh mengagumi kehebatan Ji Bai. Mengira kalau Xu Xu diam karena masih ketakutan, Yao Meng berusaha menghiburnya dengan memuji kehebatan deduksi Xu Xu mulai dari saat dia menduga kalau Zhang Shiyong diculik hingga dia menemukan penculik yang sebenarnya.

Xu Xu tidak menanggapinya, malah menggumam sendiri, "Dia tidak akan melepaskan Zhng Shiyong. Bahkan sekalipun dia mendapatkan uangnya, dia tetap tidak akan melepaskannya."

 

Saat diinterogasi, pria pencuri koper uangnya Ye Qiao berusaha keras meyakinkan polisi kalau dia mencuri koper itu hanya karena dia menginginkan uangnya. Dia mengenali Ye Qiao yang sering muncul di TV, karena itulah dia tahu kalau Ye Qiao kaya raya.

Dia yakin koper itu berisi uang dilihat dari kegelisahan Ye Qiao terhadap koper yang dibawanya itu, tapi dia sungguh tidak kenal dengan orang yang bernama Yang Yu itu.


Yang Yu diinterogasi di ruangan lain. Dia mengakui kalau dialah yang menanam pisau-pisau itu di berbagai taman di seluruh kota dan dia mendapatkan pisau-pisau itu dari Zhang Shiyong. Tapi saat ditanya alasannya menculik Shiyong, dia malah terus menerus menatap jam dinding.

Tidak ada yang melihat keanehannya kecuali Xu Xu yang mememperhatikan seluruh gerak-geriknya secara mendetil dari ruang sebelah.
 

Di ruangan lain, Ji Bai bertanya apakah Ye Qiao kenal dengan Yang Yu. Ye Qiao sinis, bagaimana mungkin dia bisa mengenal manusia semacam itu. Kalau begitu apa dia pernah dengar tentang Yang Chengzun?

Ye Qiao langsung terdiam canggung. Tapi dia cepat-cepat menutupinya dengan memprotes Ji Bai, tidak terima dirinya diinterogasi seperti penjahat.

Tapi Ye Qiao tidak menjawab pun tidak masalah, karena Ji Bai langsung nyerocos tentang Yang Chengzun. Beliau adalah Ayahnya Yang Yu dan dulunya merupakan seorang manager di toko hardware Keluarga Ye.

Beliau memulai perusahaan itu bersama Pamannya Ye Qiao, Ye Lanqing. Bersama-sama mereka mendirikan toko Hardware Keluarga Ye yang sekarang terkenal sebagai Perusahaan Ye.
 

Di luar, Xu Xu melihat Ye Zixi lewat. Sesuatu dalam dirinya membuat Xu Xu tertarik hingga Xu Xu terus memperhatikannya dan membuntutinya sampai ke ruang pertemuan Ji Bai dan Ye Qiao.

Hubungan kedua sepupu itu tampak jelas tidak baik. Begitu Ye Zixi masuk, Ye Qiao langsung menyembunyikan kalungnya dibalik baju. Karena hmmm... mereka punya kalung yang sama. Ye Zixi mencoba beramah tamah dengan sepupunya itu. Tapi Ye Qiao menanggapi segalanya dengan dingin. Entah ada masalah apa diantara mereka.

 

Xu Xu memperhatikan segalanya sebelum akhirnya menyela pertemuan mereka dengan minta bicara berdua dengan Ji Bai. Dia mencoba meyakinkan Ji Bai kalau Zhang Zhiyong saat ini dalam bahaya dan orang yang berselingkuh dengan Zhang Shiyong kemungkinan adalah Ye Zixi.

Dia bahkan yakin kalau alasan Yang Yu menculik Zhang Shiyong bukan karena masalah perselisihan keluarga mereka tapi karena Ye Zi. Dia yakin penculikan yang dilakukan Yang Yu bukan murni karena uang mengingat dia mengenal Zhang Shiyong dan punya dendam pribadi dengan keluarga Ye.

Dia mengaku sudah menyelidiki sejarah perusahaan itu sejak saat dia melihat ada logo Perusahaan Ye di pisau-pisau itu. Saat dia disandera, dia mendengar salah satu polisi memanggil nama Yang Yu. Saat itulah dia pikir kalau Yang Yu mungkin putra dari salah satu anak buahnya Ye Lanqing.

Dan mungkin dia pula orang yang menderita banyak kerugian selama perubahan pertama Perusahaan Ye. Dia yakin Yang Yu adalah putra dari Yang Chengzun. Ji Bai diam saja mendengarkan segalanya. Sama sekali tidak memberitahu Xu Xu kalau dia sudah mengetahui segala informasi yang Xu Xu jabarkan barusan. Dia malah mengizinkan Xu Xu untuk terus mengungkapkan segala hal yang diketahuinya.


Xu Xu merasa aneh karena masalah diantara keluarga Ye dan keluarga Yang sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu, pernikahan Ye Qiao dan Zheng Shiyong juga sudah 7 tahun, tapi kenapa Yang Yu baru balas dendam sekarang dan menculik si menantu alih-alih anggota keluarga Ye sendiri.

Dia yakin kalau pernikahan Zhang Shiyong dan Ye Qiao tidak bahagia dan kemungkinan karena Zhang Shiyong melakukan perzinaan dan Ye Qiao mengetahuinya. Dia sangat yakin dengan dugaannya setelah melihat sikap Ye Qiao terhadap Ye Zixi, apalagi mereka memakai kalung yang sama.

Mungkin mereka memiliki selera yang sama terhadap perhiasan... atau mungkin pula mereka menerima hadiah yang sama dari satu orang yang sama. Tapi Xu Xu yakin alasan kedua lah yang benar mengingat kedua wanita itu punya selera yang berbeda dalam hal fashion. Karena itulah Xu Xu yakin kalau Shiyong lah yang memberikan kedua kalung itu untuk kedua wanita.


Dan karena Ayah Yang Yu adalah partner keluarga Ye, wajar kalau dia mengenal anak-anak keluarga Ye sejak dia kecil. Ye Zixi adalah anak yang paling pintar dan paling cantik dalam keluarga, dia yakin kalau hubungan kedua sepupu tidak baik karena Ye zixi punya affair dengan suaminya Ye Qiao.

Dan alasan Yang Yu menculik Shiyong... adalah karena dia memperawani Yang Zixi, gadis yang Yang Yu cintai sejak kecil. Ini memang cuma spekulasinya. Tapi prioritas utama mereka sekarang ini adalah menyelamatkan Zhang Shiyong secepat mungkin.

"Yang Yu tidak akan mungkin melakukan ini cuma demi uang."

Ji Bai tak percaya, "Hasratnya untuk balas dendam tak mungkin kurang daripada ketamakannya akan uang."


Apa Xu Xu sudah menyelidiki segalanya sesuatu tentang Yang Yu dan kemungkinan tempat persembunyiannya. Xu Xu langsung canggung, belum. Dia berusaha menjelaskan, tapi Ji Bai menyalanya. Xu Xu memang mengikuti prosedur dengan benar, tapi dia membutuhkan bukti untuk mendukung kesimpulannya bahwa penculik punya kemampuan untuk membunuh sanderanya dari kejauhan.

 

Di dalam, Yang Yu tiba-tiba berkata kalau dia mencium bau aneh. Bau pupuk, bau busuk, bau kelembapan. Xu Xu mulai kesal sekarang, dia berusaha memberitahu keanehan Yang Yu yang sedari tadi melihat jam. Ji Bai tidak merasa itu aneh, para penjahat merasa tidak tenang selama proses investigasi itu wajar.

Xu Xu mengerti, "Kau tidak senang karena atasan memaksakanku masuk kedalam tim. Aku bisa melengkapi prosedur resmi setelah kita menyelamatkan sandera. Saat ini menyelamatkan Zhang Shiyong adalah prioritas utama kita. Yang Yu tidak akan membiarkannya hidup barang satu hari pun, tak peduli dia mendapatkan uangnya atau tidak!"

Ji Bai terus keras kepala menuntut bukti. Xu Xu benar-benar frustasi sekarang, sementara Yang Yu terus nyerocos tak karuan yang mungkin kedengaran tak masuk akal bagi polisi. Tapi sebenarnya dia malah memberi mereka petunjuk, tentang tempatnya menyembunyikan Shiyong.

Pada saat yang bersamaan, seorang pria tua, Tuan Li, memarkir sepedanya di dekat sebuah lumbung. Dia memakai kacamata yang persis digambarkan oleh Yang Yu di kantor polisi.

Yang Yu memberitahu para polisi bahwa Tuan Li adalah rekan kerja yang menggantikan shift malamnya dan hanya butuh waktu 15 menit berjalan dari taman satu ke taman yang lain dari sana.

Dia terus nyerocos dengan sombongnya tentang jadwal kerja Tuan Li bahwa dia harus menjemput cucunya jam 11 siang dan sekarang sudah jam 10:45. Xu Xu benar-benar frustasi tapi tak tahu lagi harus bagaimana untuk meyakinkan Ji Bai.


Tepat saat itu juga, ji Bai mendapat telepon dan berkata pada orang diseberang kalau mereka akan ke rumah sakit sebentar lagi. Xu Xu tercengang mendengarnya, apakah Ji Bai sudah menemukan Zhang Shiyong?

Flashback,


Begitu kembali ke kantor polisi tadi, Ji Bai langsung memerintahkan para bawahannya untuk mulai mencari tahu dimana saja Yang Yu bekerja dan mengetahui kalau Yang Yui bekerja di Linjiang Garden tahun lalu.

Ji Bai pun langsung menghubungi perusahaan itu untuk menanyai mereka tentang Yang Yu. Dia lalu memerintahkan para bawahannya untuk melacak nomornya Yang Yu. Dia juga mendapat laporan adanya sketsa gambar Ye Zixi yang mereka temukan di apartemennya Yang Yu.


Saat Polisi patrol menyelidiki tempat pembuangan sampah milik Linjiang Garden, di sanalah mereka menemukan Zhang Shiyong disekap dalam tumpukan dedaunan kering.

Barulah setelah mereka mendapat konfirmasi korban sudah aman, dia memerintahkan Zhao Han untuk meringkus si pelaku. Tapi masalahnya, mereka malah salah sasaran dan menangkap orang yang salah hingga terjadi kekacauan di mall tadi.

Flashback end.
 

Xu Xu tak percaya mendengarnya, jadi Ji Bai sebenarnya sudah merencanakan segalanya sebelumnya? Ji Bai santai menyodorkan kopi untuk menenangkan Xu Xu lalu mengomeli caranya dalam membuat dugaan dan menarik kesimpulan hanya berdasarkan intuisi tanpa benar-benar memiliki bukti statistik.

Xu Xu membela diri, hanya ini satu-satunya cara untuk meminimalisir kerusakan saat tak ada waktu mengecek statistik. Misalnya, jika korban mati maka yang harus mereka lakukan adalah meneliti orang-orang terdekat korban dan reaksi mereka.

"Profiling penjahat dan statistik adalah sumber daya tambahan, memecahkan kasus adalah kemampuan teknis sekaligus sebuah bentuk seni, seni yang melibatkan manusia."

"Seni?"

"Kau punya lebih banyak waktu untuk mengumpulkan data statistik dan fakta-fakta. Jadi katakan padaku, apakah profiling ku salah?"


Jelas salah karena Ye Qiao dan Ye Zixi sudah bermusuhan sejak kecil dan itu bukan salahnya Zhang Shiyong. Xu Xu mengambil kesimpulan yang seharusnya benar tanpa bukti yang berarti dalam proses mencapai kesimpulan itu, ada beberapa proses pemikiran yang mengarah pada hal yang mungkin salah.

Terlalu percaya diri dan mensahihkan kesimpulan dengan cara yang Xu Xu lakukan tadi hanya akan membuatnya dalam masalah, contohnya saat dia disandera Yang Yu tadi.

Xu Xu sudah mau protes tak terima, tapi pada akhirnya dia terdiam menyadari ucapan Ji Bai ada benarnya.

"Seperti inilah investigasi kriminal. Jika kau tidak bisa menyesuaikan, maka kau boleh pergi."

Bersambung ke episode 3

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon