Powered by Blogger.

Images Credit: tvN

Sinopsis Circle Episode 5 - 1


Park Min Young berjalan di trotoar dengan takut-takut, bahkan berusaha menyembunyikan wajahnya dari kamera CCTV. Dua orang wanita sedang pegang ponsel di depannya, Min Young sontak merampas ponsel mereka dan menuduh mereka sedang memotretnya, padahal mereka cuma sedang selfie.

Dia akhirnya sampai didepan gerbang Universitas Handam sambil bergumam bahwa semuanya bermula di sini. Dia lalu berjalan ke altar memorial para mahasiswa yang bunuh diri dan berteriak pada orang-orang termasuk Sunbae, kalau orang-orang tidak bunuh diri, melainkan dibunuh.

Dia seperti orang gila yang histeris meyakinkan semua orang kalau ada seseorang yang mengendalikan para mahasiswa yang meninggal itu dan pelakunya ada di kampus ini. Tentu saja kehisterisannya tak ditanggapi serius, mereka malah langsung berlomba memotretinya.


Min Young jadi ketakutan dan berusaha menyembunyikan wajahnya. Tepat saat itu juga, Bum Gyun muncul dan langsung menyelimuti Min Young dengan jaketnya. Bum Gyun setuju dengannya, dia juga yakin ada dalang dibalik semua ini.

"Pelakunya adalah alien. Alien itu yang membunuh para korban."

Saat orang-orang meneriaki mereka untuk pergi, Bum Gyun buru-buru mengajaknya lari dari sana. Mereka terus berlari bahkan setelah sudah cukup jauh sambil saling kenalan.

Bagian 1: Beta Project.


Min Young meyakinkan Woo Jin kalau Jung Yeon itu alien dan dialah yang mengetahui keberadaan Bum Gyun. Saat Woo Jin bersikeras kalau alien itu tidak ada, Min Young langsung menunjukkan foto saat Jung Yeon membawa sebuah koper yang ada gantungan bintangnya.

Woo Jin mengenali gantungan bintang itu dan langsung pergi menemui Jung Yeon dan menunjukkan fotonya bersama Bum Gyun dan Byul, alien yang pernah hidup bersamanya dan keluarganya waktu kecil.

Dia yakin kalau Jung Yeon adalah Byul karena dialah yang memberikan gantungan itu pada Byul dulu, bahkan Woo Jin pula yang memberinya nama Byul. Tapi yang tidak disangkanya, Jung Yeon mengaku kalau dia hilang ingatan. Dia tidak ingat apapun akan hidupnya sebelum usianya 18 tahun.


Dia menjelaskan kalau dia pernah mengalami kecelakaan saat dia berusia 18 tahun dan dia koma selama satu tahun. Kecelakaan itulah yang membuatnya dia tidak ingat apapun akan kehidupannya yang sebelumnya. Tapi Jung Yeon yakin kalau wanita ini bukan dirinya. Tidak mungkin wajahnya tidak berubah setelah 10 tahun.

"Karena kau Byul." Ujar Woo Jin.

"Siapa itu Byul?!"

"Alien."

Jung Yeon jelas kesal, Bum Gyun menuduhnya alien dan sekarang Woo Jin juga. Apa itu masuk akal. Woo Jin bersikeras kalau dia adalah Byul dengan bukti gantungan bintang itu, coba saja buka gantungan bintang itu.

Jung Yeon menolak, gantungan bintang itu sangat berharga baginya. Dia langsung mengembalikan foto itu dan berjalan pergi, tapi Woo Jin langsung berteriak tidak mempercayai cerita amnesianya.

"Aku sedang menjalani perawatan psikiatris. Ini bagian yang tidak ingin kuceritakan. Ini bukan sesuatu yang bisa kau anggap enteng!"


Pun begitu, Jung Yeon jadi tak bisa tenang setibanya kembali ke rumah. Malam harinya, dia mencoba menanyai ayahnya tentang gantungan bintang itu. Dari mana Prof Han mendapatkannya. Prof Han berkata kalau Jung Yeon sendiri yang membuatnya waktu dia kecil bersama ibunya.

Prof Han seketika penasaran dengan sikap Jung Yeon, apa dia mengingat sesuatu. Jung Yeon menyangkalnya dan berkata kalau dia hanya merasa gantungan bintang ini bisa membantunya mengingat sesuatu. Jung Yeon jadi tambah kesal pada Woo Jin sekarang.


Woo Jin termenung sedih di kamarnya, teringat bagaimana selama ini Bum Gyun terus bersikeras kalau Jung Yeon adalah si wanita alien.

Jung Yeon menggedor pintunya saat itu dan memberitahu kalau dia sudah menanyakan masalah gantungan bintang itu pada ayahnya dan ayahnya bilang kalau dia yang membuat gantungan ini bersama mendiang ibunya. Ini satu-satunya peninggalan ibunya.

Woo Jin menatapnya datar. Dia mempercayai Jung Yeon karena dia tidak ingin mempercayai kakaknya yang terus menerus membahas alien. Tapi sekarang dia menyesalinya, tidak seharusnya dia mempercayai Jung Yeon.

"Hyung-ku selama ini benar. Kau itu Byul."

Tapi Jung Yeon terus menyangkalnya dan menegaskan kalau dia adalah Han Jung Yeon. Jung Yeon langsung pergi. Woo Jin menitikan air mata, menyesal karena tidak mempercayai Bum Gyun selama ini.


Keesokan harinya, Woo Jin keluar dengan memakai topinya Bum Gyun dan membuntuti Jung Yeon saat dia pergi ke klinik untuk perawatan psikiatrisnya. Tapi saat Woo Jin hendak masuk, Jung Yeon tiba-tiba menyapanya dari belakang.

Woo Jin masih yakin kalau Jung Yeon berbohong tentang amnesianya. Jika tidak, lalu Bluebird itu apa, kenapa ID-nya Jung Yeon itu Bluebird. Jung Yeon heran mendengarnya, memangnya kenapa dengan Bluebird.

"Itu... adalah kata pertama yang diucapkan oleh Byul."

Jung Yeon berkata kalau Bluebird adalah buku cerita yang dia sukai saat dia masih kecil. Buku yang sering dia baca bersama ibunya. Woo Jin bersikeras menyuruh Jung Yeon untuk membuka gantungan bintang itu, apa yang ada didalamnya akan membantu Jung Yeon menyadari sesuatu.
 

Woo Jin lalu pergi ke ruang kerjaProf Han. Tempat itu kebetulan sedang kosong dan Woo Jin langsung memanfaatkan kesempatan untuk menggeledah mejanya Prof Han. Tapi saat dia sedang berusaha memecahkan password laptopnya Prof Han, dia ketahuan Sunbae.

Woo Jin langsung canggung dan beralasan kalau dia tidak tahu tempat duduknya dimana. Sunbae memberinya tugas dan menunjuk meja mendiang Ji Hyuk yang sekarang menjadi mejanya Woo Jin. Sunbae penasaran dengan hubungan Woo Jin dengan Jung Yeon tapi Woo Jin hanya menjawab ambigu.

Prof Han dan Prof Park datang tak lama kemudian. Woo Jin terlalu tercengang menatap menatap Prof Han sampai Prof Park harus mengingatkannya untuk menyapa Prof Han. Woo Jin menatap Prof Han dengan bimbang dan akhirnya mencoba mendekati Prof Park.

Dia membelikan kopi untuk Prof Park lalu mulai bertanya-tanya tentang kenapa Jung Yeon amnesia. Mendengar itu, sikap Prof Park langsung berubah ketus. Dia langsung mengembalikan kopinya Woo Jin dan memperingatkannya untuk tidak kelewatan tak peduli sedekat apapun dia dengan Jung Yeon.


Saat Woo Jin kembali ke kantor, Sunbae kebetulan ditelepon seseorang. Mumpung kantor kosong, Woo Jin langsung menggeledah mejanya Prof Han lagi. Hampir semua laci terkunci dan hanya laci paling bawah yang bisa dibuka.

Tapi didalamnya hanya ada foto Prof Han dan Jung Yeon. Woo Jin sudah hampir menyerah saat tiba-tiba dia melihat sebuah pulpen dengan logo RSJ Eunsung. Woo Jin langsung pergi ke sana dan mencoba memanggil-manggil Min Young.


Min Young keluar dari persembunyiannya, senang karena Woo Jin datang sendirian. Woo Jin tanya kenapa sebelumnya Min Young menyuruh Jung Yeon datang kemari. Min Young berkata karena Bum Gyun menghilang di tempat ini setelah munculnya cahaya yang sangat terang.

Dalam flashback, terlihat Min Young sedang berjalan menuju RSJ Eunsung untuk menemui Bum Gyun malam itu saat tiba-tiba saja dari kejauhan dia melihat sebuah cahaya amat sangat terang bersinar dari RSJ Eunsung. Tapi begitu cahaya itu padam dan dia tiba di sana, Bum Gyun sudah tidak ada dan hanya menemukan ponselnya Bum Gyun terjatuh di tanah.


Bersama-sama, mereka menyusuri lorong gelap gedung itu. Min Young celingukan takut-takut sambil bersiaga dengan tasernya. Tiba-tiba mereka mendengar suara gaduh dari kejauhan dan tiba-tiba saja sebuah cahaya terang menyinari mereka.

Min Young kontan ketakutan, mengira itu cahaya alien. Tapi ternyata itu cuma sinar lampur senternya Detektif Hong. Begitu melihat taser di tangan Min Young, Detektif Hong mengira dialah si pelaku.

Tapi Woo Jin buru-buru menjelaskan kalau Min Young hanya seorang saksi. Min Young meyakinkan kalau dia melihat Byum Gyun menghilang dari tempat ini. Dia diculik UFO dan alien.

Jelas saja ucapannya itu terdengar tidak masuk akal bagi Detektif Hong, sepertinya nona satu ini butuh perawatan khusus. Min Young tersinggung, dia waras tahu, dia malah mahasiswi jurusan kedokteran Universitas Seoyeon. Dia membuktikannya dengan menunjukkan kartu mahasiswanya.


Yang tidak mereka sadari, mereka semua sedang diawasi melalui CCTV oleh seseorang. Mereka terus berjalan menyusuri tempat itu bersama-sama. Detektif Hong lama-lama mulai frustasi karena tidak mendapatkan petunjuk apapun.

Min Young kesal dan menyuruh detektif Hong pergi saja kalau begitu. Dia berjalan pergi dan Woo Jin mengejarnya dan buru-buru menariknya saat Min Young hampir saja menginjak pecahan kaca. Saat mereka menyinari pecahan kaca itu, mereka malah mendapati ceceran darah segar di atasnya.


Mereka mengikuti jejak darah itu tapi malah berakhir di jalan buntu dan hanya ada cermin di tempat ceceran darah itu berakhir. Melihat cermin itu, Min Young bertanya-tanya apa mungkin Bum Gyun keluar dari dalam cermin. Para pria tak ada yang mempercayainya, tapi Min Young mencoba mengetuknya hingga mendapati ada bagian yang terdengar lebih nyaring yang menunjukkan bagian didalamnya kosong.

Woo Jin mencoba mendorongnya dan cermin itu langsung terbuka. Didalamnya ada bangsal lain dan lagi-lagi mereka menemukan ceceran darah segar di sana. Mereka terus menyusuri bangsal itu hingga menemukan ceceran darah segar lagi di depan sebuah kamar.


Mereka membukanya dan mendapati ruang tempat Bum Gyun disekap selama ini. Tapi tempat itu sekarang sudah kosong dan hanya menemukan genangan darah segar di lantai. Detektif Hong yakin pasti terjadi sesuatu di sini beberapa saat yang lalu.

Woo Jin langsung bergegas keluar untuk mencari Bum Gyun. Min Young mengejarnya keluar dan melihat sebuah mobil ambulance dengan logo Bluebird yang dia yakin tak ada di sana tadi.


Jung Yeon masih gelisah menatap gantungan bintangnya. Dia lalu membuka sebuah kotak berisi barang-barang masa kecilnya dan mendapati buku cerita Bluebird didalamnya. Tak ada yang aneh didalam buku itu. Tapi kemudian Jung Yeon mendapati sebuah stiker yang tertempel di bagian bawah.

Jung Yeon membukanya dan mendapati tulisan 'Byul Noona' dibalik stiker itu. Teringat keyakinan Woo Jin kalau dia adalah Byul, Jung Yeon langsung memecah gantungan bintang itu dan mendapati sebuah kertas yang bertuliskan 'Byul Woo Jin'.


Woo Jin berjalan mendekati ambulance itu. Tapi tiba-tiba saja ambulance itu menyala lalu pergi. Woo Jin langsung mengejarnya. Dia hampir saja bisa mencapai pintu ambulance itu saat tiba-tiba Bum Gyun muncul dengan tangan berlumuran berdarah.

Woo Jin berusaha mempercepat larinya sambil berteriak memanggil hyung-nya. Bum Gyun pun berteriak-teriak panik memanggilnya, tapi seseorang menariknya kembali dan ambulance itu berjalan semakin cepat hingga Woo Jin tak sanggup lagi mengejarnya.

Bersambung ke part 2

1 comments:

mba ima ruler ga dlanjut kah?? *penasaran ^_^ slalu nunggu ruler, circle sm suspicious partner dblognya mba ima
sukaaa sama tulisannya ^^
fighting mba ima ^_^

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon