Powered by Blogger.

Images Credit: SBS

Sinopsis Suspicious Partner Episode 19

 

Mendengar Bong Hee sedang bersama Hyun Soo, dia langsung menyuruh Bong Hee untuk membawa Hyun Soo ke rumah dan makan malam bersama dengan alasan pembunuh aslinya sudah ditemukan. Dia mewanti-wanti Bong Hee untuk tidak mampir kemana-mana dan langsung pulang saja.

Tuan Bang penasaran apa rencana Ji Wook sekarang. Tentu saja Ji Wook tidak mau membiarkan Hyun Soo pergi bersama Bong Hee saat ini, dan mereka juga harus berusaha membuat Hyun Soo bicara.


Maka saat makan malam dimulai, mereka mencoba menginterogasi Hyun Soo, apa dia kenal dengan Chan Ho yang sekarang jadi buronan polisi. Hyun Soo tenang menyangkalnya. Yoo Jung menyela mereka untuk mengumumkan kalau dia akan membuka dan menyelidiki kembali kasus kematian Hee Jun secara lebih mendalam.

"Siapa tahu? Pembunuhnya mungkin ada di rumah ini."

Suasana jadi canggung seketika. Tuan Bang cepat mengalihkan topik membahas Chan Ho lagi, apa dia sungguh sedang dalam pelarian. Hyun Soo mengklaim tak tahu... padahal diam-diam dia mengingat kejadian malam itu.

Flashback,


Sayangnya, saat Chan Ho baru keluar dari sungai dan merasa dirinya sudah aman, dia malah mendapati Hyun Soo masih menunggunya di jembatan dan ketawa geli melihat kondisinya. Tapi entah bagaimana nasib Chan Ho setelah itu.

Flashback end.


Ji Wook dengan sengaja memberitahu semua orang kalau dia dan Bong Hee hampir bertemu Chan Ho sebelum dia menghilang, tapi pertemuan itu mendadak dibatalkan jadi mereka tidak ketemu.

Karena itulah, dia menyuruh Yoo Jung untuk mengecek semua CCTV di Taman Hanmoo sampai tempat mobilnya Chan Ho ditemukan. Dia menduga kalau Chan Ho mungkin mengambil rute lokal alih-alih jalan raya.

Ji Wook diam-diam melirik Tuan Bang yang memberinya isyarat yang mengatakan kalau usaha mereka sepertinya gagal karena Hyun Soo bahkan tidak menampakkan tanda-tanda gelisah.

Ji Wook berpikir kalau satu-satunya saat Hyun Soo terlihat goyah adalah saat dia mengkonfrontasi perbuatan Hyun Soo yang pernah hampir membunuh seseorang karena orang itu melecehkan wanita. Hyun Soo tampak begitu marah dan dendam waktu itu dan bertanya pada Ji Wook apakah dia pernah melihat orang terdekatnya tersakiti?

Karena itulah, Ji Wook menyuruh yang lain untuk menyelidiki apakah Chan Ho pernah terlibat dengan wanita atau seseorang, mungkin saja dia pernah melecehkan wanita. Perintahnya itu kontan menarik perhatian Hyun Soo, tapi dia tetap tenang.


Setelah itu, Eun Hyuk mengantarkan Hyun Soo pulang. Hyun Soo mengaku kalau dia sudah mendapat pekerjaan baru, sekarang dia jadi kurir motor. Eun Hyuk mengklaim kalau mereka sering menggunakan jasa kurir, dia bisa jadi pelanggan setianya Hyun Soo.

Dia mencoba menanyakan alasan Hyun Soo menyewa Bong Hee sebagai pengacaranya. Hyun Soo dengan tenang menjawab karena Bong Hee pernah mengalami kasus serupa dengannya. Eun Hyuk mengklaim kalau dia hanya penasaran, karena dia dengar ada banyak pembunuh dan kriminal yang mendekati Bong Hee dengan maksud buruk.


Yoo Jung pulang dengan murung teringat kejadian tadi. Saat semua orang pamit pulang, dia malah melihat Bong Hee tidak ikut keluar. Bong Hee langsung canggung dan menjelaskan kalau Ji Wook memberinya tumpangan di rumah ini. Tapi Ji Wook santai berkata kalau Bong Hee tinggal bersamanya.


Bong Hee ke dapur untuk membantu Ji Wook cuci piring, Ji Wook senang-senang saja ditemani Bong Hee, malah sengaja curi-curi kesempatan biar Bong Hee menyentuh tangannya.

Bong Hee canggung membahas rumah yang terasa kosong sekarang. Ji Wook langsung menatapnya dengan penuh cinta, dia lebih suka suasana sepi seperti ini.

"Jangan menatapku seperti itu!" Protes Bong Hee "Jangan mencoba menggodaku dengan tatapanmu itu."

"Nggak kok. Aku cuma menatapmu. Seperti ini."


Bong Hee langsung mencipratinya dengan air dan menyuruhnya fokus cuci piring saja. Ji Wook mengklaim kalau dia fokus cuci piring kok, tapi tatapannya tetap tertuju ke Bong Hee.


Di tempat lain, seorang ahjussi tampak terkapar di lantai dengan tubuh berlumuran darah sementara seorang ahjumma duduk di sebelahnya. Wanita itu adalah Nyonya Park yang pernah menjadi kliennya Eun Hyuk.

Eun Hyuk dalam perjalanan pulang saat dia menerima telepon dari Nyonya Park yang memberitahu kalau suaminya sudah meninggal dunia. Ji Wook bergegas ke sana dan beberapa saat kemudian, Nyonya Park sudah ditangkap polisi.


Tapi beberapa saat sebelum itu, Nyonya Park sempat berbincang dengan Eun Hyuk dan menyinggung kode etik pengacara yang wajib menjaga kerahasiaan kliennya. Dia mengaku kalau sebenarnya dia tidak membunuh suaminya, tapi dia akan mengaku kalau dialah yang membunuh dan akan menyerahkan diri. Karena itulah dia meminta Eun Hyuk untuk menjaga rahasianya.

Ji Wook menatap kliennya itu dengan galau, "Pengacara berkewajiban melakukan dua hal yang sangat penting. Mereka wajib menjaga kerahasiaan klien mereka, tapi mereka juga tidak boleh menutupi atau menyembunyikan kebenaran, mereka wajib mengungkapkan kebenaran. Jika kedua hal itu bertabrakan, manakah yang harus kami pilih?"

Episode 19: Kebenaran Versus Rahasia.


Ji Wook membuatkan dua cangkir teh mereka berdua. Bong Hee merasa terganggu oleh Hyun Soo, kan? Bong Hee mengakuinya, cemas jika selama ini dia benar-benar telah membela seorang pembunuh.

Ji Wook mencoba menenangkannya dan mengingatkan Bong Hee akan asas praduga tak bersalah, mengingat Hyun Soo hanya berbohong tentang alibinya. Dia tidak menemukan hal lain tentang Hyun Soo lebih dari itu. Dia mengklaim kalau dia hanya orang yang sangat teliti, karena itulah dia menyelidikinya.

"Kau serius?" tanya Bong Hee

Ji Wook tidak menjawab, karena sebenarnya dia berbohong. Bong Hee meminta Ji Wook untuk jujur padanya jika dia menemukan sesuatu dan jangan merahasiakan apapun darinya. Ji Wook setuju, tapi kemudian dia protes cemburu dengan kedekatan Bong Hee dan Hyun Soo.


Terserah Hyun Soo itu orang baik atau jahat, pokoknya dia tidak suka jika Bong Hee dekat-dekat dengan Hyun Soo. Dia lebih suka jika Bong Hee selalu berada di tempat dimana dia bisa mengawasi Bong Hee 24 jam. Bong Hee geli mendengarnya, 24 jam itu... agak berlebihan. Kalau begitu, bagaimana kalau 20 jam saja?


Keesokan harinya, Ji Wook memberitahu Tuan Bang tentang Hyun Soo yang hanya bereaksi saat dia membahas tentang insiden pelecehan wanita dan saat dia membahas tentang Chan Ho yang mungkin terlibat masalah dengan wanita. Dari situ, dia yakin kalau Hyun Soo mungkin pernah ada masalah atau trauma menyangkut wanita.

Kalau begitu, Tuan Bang akan menemui wanita yang dilecehkan itu. Ji Wook memintanya untuk berhati-hati, Hyun Soo bukan target yang mudah.

"Dan jika kita menemukan sesuatu, aku ingin kita tetap merahasiakannya diantara kita berdua saja."

"Yang anda maksud tentang Nona Eun, bukan?"

"Jika Jung Hyun Soo ternyata bersalah dan ternyata kita memberinya kebebasan, aku tidak seharusnya merahasiakannya dari Bong Hee, dan tidak akan bisa juga. Tapi, aku hanya ingin membantunya mencari cara agar dia tidak merasa terluka. Aku ingin memberinya waktu agar dia bisa mempersiapkan dirinya."


Eun Hyuk mendampingi Nyonya Park saat Yoo Jung menginterogasinya. Eun Hyuk membela Nyonya Park dan mengklaim kalau insiden itu terjadi saat pikiran Nyonya Park sedang tidak waras, pikiran Nyonya Park lemah karena seringnya dia disiksa oleh suaminya.

Tapi Yoo Jung terus mencecar Nyonya Park dan menuduhnya menusuk korban bahkan setelah dia meninggal karena fraktur tulang tengkorak. Nyonya Park mengklaim itu karena dia sangat membenci suaminya.


Setelah interogasi selesai, Yoo Jung beralih topik membahas Eun Hyuk yang dulu membela Bong Hee. Apa Eun Hyuk yakin kalau Bong Hee tidak bersalah. Eun Hyuk mengklaim kalau ini cuma pekerjaan, dia tak peduli apakah dia mempercayai kliennya atau apakah mereka mengatakan kebenaran padanya.

"Tapi aku mempercayai Bong Hee. Aku membelanya karena aku mempercayainya."

"Kenapa?"

"Entahlah. Aku mempercayainya saja."

Saat Eun Hyuk hendak pergi, Yoo Jung berusaha mengajaknya makan bersama sesekali. Tapi Eun Hyuk tak menjawabnya dan langsung pergi.


Kembali ke kantor, Eun Hyuk melaporkan tentang kasus Nyonya Park yang sering disiksa suaminya sendiri, Tuan Kang. Pada hari pembunuhan itu terjadi, suaminya seharusnya sedang melakukan perjalanan bisnis selama beberapa hari.

Tapi mendadak dia pulang tanpa pemberitahuan lalu keduanya mulai bertengkar, hingga akhirnya Nyonya Park mendorong Tuan Kang yang menyebabkannya meninggal karena stroke yang diakibatkan fraktur tulang tengkorak.

Klien mereka mengakui kejahatannya tanpa menyangkal apapun. Karena itulah Eun Hyuk berencana membelanya karena alasan pikiran tersangka lemah akibat lamanya mengalami KDRT.

Tapi setelah membaca laporannya, Ji Wook merasa ada yang aneh. Tidak ada luka di tubuh Nyonya Park, itu kan artinya tidak ada perkelahian diantara mereka. Eun Hyuk canggung membenarkannya dan mengklaim kalau mereka hanya bertengkar.


Dia lalu membahas anak mereka, Kang Jae Young, yang mengakui kalau ibunya dilecehkan secara fisik oleh ayahnya. Pada saat yang bersamaan, Jae Young sedang diinterogasi oleh Yoo Jung dimana dia menduga kalau ibunya membunuh ayahnya untuk membela dirinya.


Demi menjaga kerahasiaan kliennya, Eun Hyuk mengklaim kalau kasus ini gampang, jadi dia akan menyelidiki semuanya sendiri.

Tapi Ji Wook yang sepertinya kurang mempercayainya, menyatakan kalau dia dan Bong Hee akan membantu Eun Hyuk. Jadilah kedua pria otot-ototan, Eun Hyuk ngotot tidak mau dibantu tapi Ji Wook ngotot mau membantu.


Tuan Bang sampai heran melihat kedua pria itu, mereka seperti anak kecil. Dia jadi merasa seperti seorang ayah dari 4 anak. Tuan Byun putra sulungnya. Tepat saat itu juga, Tuan Byun datang dan langsung mengejar Bong Hee.


Ji Hye mendapati Yoo Jung masih sangat fokus memeriksa rekaman CCTV mobilnya Chan Ho. Ji Hye sungguh tak percaya kalau Chan Ho lah pelakunya dan bukannya Hyun Soo. Apa sebenarnya yang terjadi.

"Sama. Aku juga benar-benar berpikir kalau Jung Hyun Soo lah pelakunya."


Hyun Soo mengantarkan laporan medis Nyonya Park atas pesanan Ji Wook. Dia pura-pura disambut hangat setibanya di sana, Ji Wook malah sengaja memberitahu Hyun Soo kalau dalam kasus kali ini, tersangka langsung mengakui perbuatannya.

Hukuman bisa lebih ringan loh kalau tersangka mengakui perbuatannya. Hyun Soo santai saja walaupun dia jelas mencurigai sikap Ji Wook.


Eun Hyuk menemui kliennya dan mencoba membujuk Nyonya Park untuk memikirkan ulang keputusannya. Tapi Nyonya Park menolak.


Bong Hee memberikan secangkir teh untuk Ji Wook dan melihat Ji Wook sedang membaca kasus Nyonya Park. Dia penasaran kenapa sebenarnya Ji Wook bersikeras membantunya. Karena Ji Wook merasa Eun Hyuk aneh. Bong Hee merasa Eun Hyuk memang selalu aneh kok.

"Kau pandai menilai orang, Pengacara Eun."

"Dulu kukira kau orang yang sangat menyebalkan."


Membahas kasus Nyonya Park lagi, Ji Wook berpikir kalau mungkin ada seseorang yang datang. Bong Hee berpikir kalau aneh juga jika korban ditusuk setelah dia meninggal. Sebenci apapun tersangka terhadap korban, menurutnya tidak perlu juga tersangka bertindak sampai sejauh ini.

Ji Wook langsung mengelus kepala Bong Hee dengan bangga, dia sudah meningkat pesat. Bong Hee punya dugaan lain, orang yang datang itu, mungkin anak mereka. Sekarang ini Jae Young ada di bawah, mau diwawancarai Eun Hyuk untuk persiapan sidang.


Ji Wook mengikuti Bong Hee turun dengan senyum lebar. Tuan Bang tersenyum melihat mereka, siapapun bakalan berpikir kalau mereka pacaran.

"Siapa yang pacaran?" sahut Tuan Byun. Tuan Bang menyangkalnya, dia nggak bilang apa-apa kok, mungkin Tuan Byun cuma membayangkan saja, maklum Tuan Byun kan sudah tua.

 
Ji Wook membuka pintu ruang rapat saat Eun Hyuk mulai menanyai Jae Young, sudah berapa lama ayahnya menyiksa ibunya. Jae Young berkata sudah sangat lama ayahnya mengkasari ibunya, dia sungguh kasihan pada ibunya.

"Jika kau kasihan padanya, kenapa kau..." Eun Hyuk hampir saja keceplosan.


Ji Wook langsung menyela mereka dan bertanya apakah Tuan Kang kasar pada Nyonya Park saja atau pada Jae Young juga, dan kenapa Jae Young keluar dari rumah orang tuanya.

Eun Hyuk berusaha menghentikan Ji Wook, tapi Ji Wook terus mencecarnya. Pernahkan Jae Young berpikir kalau dia bisa berkelahi dengan ayahnya setelah dia dewasa? Ji Wook kenal seseorang yang mengalami hal seperti itu.

Orang yang dimaksudnya adalah Hyun Soo yang pernah berkata kalau dia pernah gagal melindungi seseorang dan bertekad untuk tidak akan pernah membiarkan siapapun menjadi korban ketidakadilan setelah dia beranjak dewasa dan memiliki kekuatan dan kemampuan.


Jae Young terdiam, tak bisa menjawabnya. Eun Hyuk buru-buru menyudahi sesi wawancara ini dan langsung mengkonfrontasi Ji Wook setelah Jae Young pergi. Ji Wook balas menyuruh Eun Hyuk untuk mengatakan yang sejujurnya, apa Jae Young pelakunya?

Eun Hyuk kontan mengumpat kesal yang jelas mengkonfirmasi dugaan Ji Wook. Yah, dia mengakui, terus Ji Wook mau apa.


Waktu itu, Jae Young mau datang ke rumah orang tuanya, Nyonya Park baru pulang dari belanja untuk makan malam, tapi malah mendapati suaminya sudah terkapar tak bernyawa.

Nyonya Park langsung berpikir kalau anaknya pasti sudah datang tadi dan mereka bertengkar. Nyonya Park langsung batal menelepon polisi dan mulai membersihkan semua jejak putranya dan membuat keputusan untuk mengakui dirinya sebagai pembunuh dan menanggung semua kesalahan anaknya.


Sekarang Ji Wook juga wajib merahasiakannya sesuai ayat 21 UU pengacara. Ji Wook mengingatkan kalau pengacara juga tidak boleh menyembunyikan kebenaran atau bersaksi palsu.

"Keinginan klienku adalah prioritas utama, yang berarti aku akan merahasiakannya."

"Kau akan mengurung orang tyak bersalah di penjara dan membebaskan orang yang bersalah? Apa itu masuk akal?"

Eun Hyuk mengklaim kalau dia sudah berusaha membujuk kliennya, tapi gagal. Dan karena itulah, dia akan memenuhi keinginan kliennya. Ji Wook kesal mendengarnya, kenapa juga Nyonya Park harus berkorban demi penjahat. Karena itulah yang diinginkan kliennya, dan Eun Hyuk akan memberikan apa yang dia inginkan itu.

"Jadi kau akan membebaskan pembunuh aslinya? Hei, Ji Eun Hyuk. Apa kau bisa menanggung konsekuensinya?"

Bersambung ke episode 20

1 comments:

Lanjutt ep 20 nyaaa jangan lama2 yaaa penasaran nihhh :)

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon