Powered by Blogger.

Images Credit: SBS

Sinopsis Reunited Worlds Episode 1


Sung Hae Sung (Yeo Jin Goo) tengah duduk di hadapan kamera dan menarasikan bahwa dirinya sudah meninggal dunia 12 tahun yang lalu, pada musim panas saat dia SMA, saat dia berusia 19 tahun. Awalnya wajahnya tampak begitu tegang, tapi kemudian dia tertawa lebar dan saat itulah kamera memotretnya...

Dan foto itu pula yang sekarang terpampang di tempat peristirahatan terakhirnya. Di nisannya, tertulis bahwa dia terlahir tanggal 14-06-1987 dan meninggal dunia di hari ultahnya yang ke-19 tahun, 14-06-2005.

Hari ini adalah hari peringatan kematiannya dan temannya, Jung Jung Won (Lee Yeon Hee), ada di sana mengunjunginya. Sesaat dia menengadah ke langit, merasakan hembusan angin yang menerpanya.

Berpaling kembali ke fotonya Hae Sung, Jung Won tanya apa Hae Sung masih ingat saat mereka mengambil foto itu.

Flashback.


Hari itu adalah hari pemotretan para murid senior untuk buku alumni. Hae Sung berlari penuh semangat dengan senyum lebar sambil memegangi rambutnya yang sudah dia tata dengan rapi. Senyumnya mengembang semakin lebar saat akhirnya dia tiba dan melihat temannya yang cantik, Jung Jung Won remaja (Jang Chae Yeon), sudah menunggunya di sana.

Tapi Jung Won langsung mengernyit tak suka melihat tatanan rambut Hae Sung. Buku alumni itu nantinya akan diturunkan dari generasi ke generasi, apa Hae Sung mau dipermalukan keluarganya karena penampilannya yang seperti ini.


Hae Sung tak mengerti apa yang salah dari penampilannya. Jung Won malas menjelaskan dan langsung menyuruh Hae Sung untuk menunduk lalu mulai bertindak memperbaiki tatanan rambutnya.

Tapi kemudian dia melihat keringat di wajah Hae Sung dan langsung mengusapnya hingga membuat Hae Sung jadi gugup. Tiba-tiba dia ketawa geli melihat wajah Jung Won, menyadari Jung Won pakai makeup hari ini.

"Aku kan juga harus difoto."

"Jelek banget."

"Diam kau. Tutup matamu."

"Nggak mau."

"Tutup saja matamu mumpung aku masih bicara baik-baik."


Hae Sung menurutinya dan menutup matanya, Hae Sung memperbaiki rambutnya dalam jarak yang sangat dekat hingga jika dilihat dari jauh tampak seperti dua orang yang sedang berciuman. ketiga teman mereka melihat itu dan langsung bersorak menggodai mereka.

Sekarang hanya tinggal giliran Hae Sung. Jung Won menyarankannya untuk tidak melotot ke kamera. Hae Sung tanya apa dia sudah cakep, tapi Jung Won menatapnya sinis dan menyuruhnya pergi sana.


Entah kenapa Hae Sung malah tegang di depan kamera. Kameramen berusaha menyuruhnya senyum, Hae Sung berusaha keras menampilkan senyum, tapi tetap saja wajahnya kelihatan sangat tegang.

Cemas, Jung Won langsung menari-nari aneh yang sukses membuat Hae Sung tertawa lebar dan akhirnya dia bisa dipotret dengan benar... tapi pada akhirnya, foto itu pula yang menjadi foto terakhirnya.

Flashback end.


"Sung Hae Sung. Waktu berlalu dengan cepat, yah? Sekarang sudah 12 tahun berlalu. Hei, sekarang aku umur 31 tahun. Anak-anak kecil di tempat tinggalku memanggilku ahjumma."

Pulang dari sana, Jung Won berteduh di bawah pohon besar pinggir sawah sambil menikmati sekaleng bir. Tempat itu juga menyimpan kenangannya bersama Hae Sung dulu.


Pernah suatu siang, mereka duduk bersama di sana sambil menikmati sosis dan sekaleng minuman. Jung Won tanya berapa anak yang mau Hae Sung miliki. Hae Sung bilang 2 atau 3 anak. Jung Won berkata kalau dia mau punya 5 anak, dia ingin memiliki sebuah keluarga besar dan ceria.

Hae Sung tersipu malu mendengarnya. Jung Won tiba-tiba mendekat sangaaat dekat untuk menggigit sosisnya Hae Sung dan membuat Hae Sung jadi semakin gugup.

"Kau tahu kan kalau memiliki 5 anak itu membutuhkan kerja keras." Kata Jung Won penuh arti.


Hae Sung sontak mengomeli Jung Won karena kata-katanya itu kedengaran nakal banget. Dia jadi malu gara-gara Jung Won. Jung Won dengan santainya menjelaskan kalau maksud ucapannya adalah mereka harus giat belajar mulai sekarang agar mereka bisa menghidupi 5 anak.

"Kau itu mikir apa sih? Dasar kunyuk nakal. Wajahmu kelihatan merah padam."

Hae Sung langsung canggung menyangkalnya. Tapi Jung Won malah semakin getol menggodanya sambil menyodok-nyodok. Hae Sung lagi mikirin itu, yah.


Jung Won mendesah teringat kenangan masa mudanya itu. "Apa aku tak punya kenangan indah? Kenapa kenangan jelek itu terus yang muncul? Karena itulah aku tidak pernah menang."

Saat dia hendak pergi, tiba-tiba tali tasnya putus. Jung Won langsung menggerutui tas nakalnya itu. Tapi kemudian dia melihat sesuatu yang aneh melintas di langit.


Errr... anehnya, penampakan aneh yang melintas di langit itu terlihat di tempat Hae Sung sedang tidur di tepi atap gedung. Para murid di lantai bawah melihat penampakan aneh itu juga dan langsung heboh. Beberapa murid langsung naik ke atap untuk melihat lebih jelas.

Hae Sung membuka mata saat itu dan langsung sadar sepenuhnya saat dia terjatuh. Dia menggeliat keenakan setelah puas tidur. Tapi saat dia menyadari tempatnya terbangun, dia malah bingung sendiri mendapati dirinya tidur di atap gedung. kenapa dia bisa tidur di atap.


Beberapa murid tiba di atap sambil menunjuk-nunjuk heboh ke langit. Saat itulah Hae Sung baru menyadari penampakan aneh yang melintas di langit itu. Saat akhirnya Hae Sung dan para murid itu saling menyadari kehadiran satu sama lain, mereka malah bingung sendiri.

Soalnya Hae Sung memakai seragam yang ada logo sekolah mereka, tapi seragamnya beda dari seragam yang mereka pakai dan mereka yakin tak mengenali Hae Sung. Hae Sung pun bingung melihat mereka. Curiga, mereka pun langsung mendekati Hae Sung.

Hae Sung langsung mundur ketakutan lalu bergegas melarikan diri dari mereka. Bahkan setibanya di lantai bawah, dia mendapati para murid di sana memakai seragam yang beda darinya dan mereka pun sama anehnya melihat Hae Sung.

"Ada apa sebenarnya? Bagaimana bisa ini terjadi?" Heran Hae Sung dalam batinnya.


Dia akhirnya tiba di kelasnya dan langsung memanggil Jung Won. Tapi malah mendapati murid lain yang tak dikenalnya dan bertemu lagi dengan beberapa murid yang di atap tadi. Tapi mereka tak sempat mengkonfrontasi Hae Sung karena guru masuk.

Pak guru heran melihat Hae Sung, apalagi melihat Hae Sung memakai seragam lama mereka. Itu seragam sekolah mereka sekitar 1 dekade yang lalu. Hah? Shock dan kebingungan, Hae Sung pun langsung kabur dari sana.


Lebih anehnya, setibanya di luar gedung, dia melihat pengumuman yang memberitahukan bahwa hari ini adalah tanggal 14-06-2017. Jelas saja Hae Sung bingung, jadi ini bukan tahun 2005? bagaimana bisa 12 tahun berlalu? Dia langsung berlari keluar sekolah untuk mencari nenek dan adik-adiknya.

Pada saat yang bersamaan, Jung Won sedang di bis dalam perjalanan pulang ke Seol. Tapi saat bis berhenti di helte dekat rel kereta api, dia malah melihat Hae Sung dari kejauhan. Tercengang, Jung Won pun bergegas turun di sana. Tapi dia terhalang kereta yang melintas.


Sekilas dia bisa melihat kaki seseorang di seberang. Tapi setelah kereta lewat, tak ada siapapun di sana. Jung Won jadi mengira kalau dia mungkin sudah gila. Dan saat itulah dia baru menyadari kalau tali tasnya putus lagi dan ketinggalan di bis yang sekarang sudah pergi jauh.


Hae Sung berlari dan terus berlari hingga akhirnya dia tiba di rumah lamanya. Dia menyadari ada beberapa barang yang bukan milik keluarganya. Tapi begitu dia membuka pintu, dia langsung disambut nenek dan adik-adiknya. Hae Sung begitu lega... sampai saat dia menyadari kalau mereka cuma bayangan.

Tempat itu malah kosong dan di dinding yang aslinya tempat foto keluarganya, sekarang malah ada foto keluarga lain yang tergantung di sana. Hae Sung akhirnya keluar dari sana dengan galau.


Tapi saat itu juga, ahjussi pemilik rumah pulang dan langsung curiga padanya. Hae Sung mencoba menjelaskan kalau dia dulu tinggal di sini dan menanyakan kemana perginya nenek dan adik-adiknya. Tapi ahjussi langsung menuduhnya pencuri, dia langsung menarik baju Hae Sung hingga membuat Hae Sung tak sengaja menjatuhkan meja dan barang-barang di atasnya.

Hae Sung berusaha melawannya dan mendorong ahjussi. Dia cuma mendorong ringan, tapi ahjussi malah langsung terpental jauh hingga menabrak tembok seolah dia terdorong oleh kekuatan super. Hae Sung sampai shock sendiri melihat kedua tangannya.

Ahjussi jadi ketakutan padanya dan menolak bantuannya. Hae Sung meminta maaf lalu membenahi barang-barang yang dijatuhkannya. Tapi ahjussi memanfaatkan saat itu untuk menghantam kepala Hae Sung dengan pipa.


Tak lama setelah Jung Won pergi, ke-4 SMA Hae Sung dan Jung Won juga datang berkunjung ke makamnya Hae Sung. Shin Ho Bang yang sekarang berprofesi jadi polisi, mengeluhkan Jung Won yang dia kira tidak datang lagi tahun ini.

Dari percakapan mereka, ternyata mereka sudah kehilangan kontak dengan Jung Won. Tak ada seorangpun yang tahu bagaimana kabarnya. Ho Bang langsung menggerutu dan mengatai Jung Won sebagai pengkhianat. 

Hong Jin Joo langsung menendangnya dengan kesal dan mengomelinya untuk tidak berkata seperti itu di hadapan Hae Sung. Jadilah kedua orang itu ribut sendiri sampai Gil Moon Sik menegur mereka. Ujung-ujungnya mereka semua malah ribut teriak-teriak kayak anak kecil. Ho Bang tak enak pada Hae Sung, mereka memang masih kekanak-kanakan.


Hae Sung dibawa ke rumah sakit dalam keadaan kepala terluka sampai harus mendapat 20 jahitan. Polisi langsung menginterogasinya dan tanya tanggal lahirnya. Tapi jelas tak percaya saat Hae Sung bilang kalau dia lahir tahun 1987.

Dia terlalu muda jika dia memang berusia 31 tahun. Polisi lalu menyeretnya ke kantor polisi untuk diinterogasi lebih lanjut. Hae Sung mencoba meminta polisi untuk mencarikan keluarganya, tapi polisi langsung membentaknya dengan kesal dan kembali menanyakan tanggal lahirnya.

Hae Sung masih bersikeras kalau dia lahir tanggal 14-06-1987. Polisi tak percaya sedikitpun dan mengira Hae Sung cuma asal jawab hanya karena hari ini tanggal 14 bulan 6.


Tapi kemudian program di komputernya, menemukan data diri Hae Sung dan memang benar dia kelahiran tahun 1987. Yang aneh, di data diri Hae Sung disebutkan kalau Hae Sung meninggal dunia tanggal 14-06-2005. Bingung, polisi pun pergi sebentar untuk mengecek sesuatu dan memperingatkan Hae Sung untuk tidak kemana-mana.


Dia tiba di lobi tepat saat Ho Bang baru kembali dan langsung menceritakan hal aneh barusan pada Ho Bang. Ada anak SMA yang mengaku kelahiran tahun 1987, seumuran Ho Bang. Yang aneh, disebutkan kalau anak itu mati tahun 2005. Apa mungkin program mereka lagi eror.

Polisi lalu membawa Ho Bang untuk menemui anak itu, tapi Hae Sung malah sudah tak ada di sana dan hanya ada bekas perbannya Hae Sung. Polisi pun langsung pergi mencari Hae Sung.


Hae Sung ternyata ada di toilet. Tapi anehnya, saat dia melihat bayangannya di cermin, dia malah mendapati luka besar di dahinya tadi sudah menghilang sepenuhnya dan tak tampak ada bekas luka sedikitpun. (Hah? Jadi dia apa? Bangkit dari kematian terus punya kekuatan super gitu?)


Dia hendak keluar bertepatan dengan Ho Bang yang baru masuk. Ho Bang melihatnya sekilas dan langsung memanggilnya. Hae Sung pun berbalik dan Ho Bong langsung shock mengenalinya.

"Apa anda mengenal saya? Ini saya Hae Sung, Sung Hae Sung. Anda mengenal saya kan?"

Bersambung ke episode 2

2 comments

ahhaahah jadi kya orang bego hae sung nya 😀😀😀😀😀😀

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon