Powered by Blogger.

Images Credit: Hunan TV

Sinopsis Love Weaves Through a Millenium Episode 1 - 1

Note: Drama ini remake dari K-drama - Queen In Hyun's Man.


Tahun pertama Young Shi (16 SM) hari 27 bulan pertama.

Dua orang pria saling berhadapan dalam permainan catur. Saat lawannya bergerak, Gong Ming (Jing Boran) mengomentari gaya permainan lawannya yang sudah banyak berubah sejak dia naik jabatan.

Lawannya itu, Wang Mang (Cheng Xiang), balas mengomentari hubungan mereka yang sekarang jadi renggang karena permaisuri tidak sehat.

Dari percakapan mereka, terungkap bahwa mereka adalah teman masa kecil. Tapi sekarang mereka berada di dua pihak yang berbeda. Gong Ming memihak Permaisuri Xu yang sekarang diasingkan karena tuduhan melakukan praktik sihir dan Gong Ming berniat membantu Permaisuri Xu kembali ke posisinya.


Sementara Wang Mang memihak Zhao Fei Yan, seorang gadis penari yang berhasil memikat hati raja. Akan tetapi, Wang Mang tampaknya punya rencana lain selain menjadikan Zhao Fei Yan sebagai permaisuri.

Sepertinya dia juga berniat menggulingkan Kaisar yang sekarang saat dia mulai membicarakan masalah keadilan dan berkata bahwa rakyat hanya menginginkan seorang kasiar yang handal yang bisa memberikan mereka pakaian dan makanan hangat.


Di istana, Zhao Fei Yan menari-nari dengan diiringi kelopak-kelopak bunga yang berjatuhan dan Kasiar Cheng tampak benar-benar terpesona padanya (padahal nggak cantik-cantik amat :P).


Sementara itu, Permaisuri Xu seorang diri berada di tempat pengasingannya. Ia tengah menulis surat untuk Raja saat beberapa pembunuh bertopeng menerobos masuk dan berusaha membunuhnya dan tak ada satupun pengawal yang melindunginya, malah mereka yang membukakan pintu untuk para pembunuh itu.

Si pemimpin pembunuh mengingatkan anak buahnya bahwa mereka boleh mencekik Permaisuri Xu karena mereka harus membuat kematian Permaisuri Xu tampak seperti bunuh diri. Tak berdaya, Permaisuri Xu pun hanya bisa menutup mata, menunggu ajal menjemputnya.


Wang Mang sudah merasa menang. Tapi Gong Ming dengan santainya berkata kalau dia sudah bisa mengantisipasi rencana Wang Mang.


Tepat saat salah seorang pembunuh hendak mendekati Permaisuri Xu dengan tali, seorang wanita bercadar tiba-tiba muncul dari langit-langit dan langsung melawan ke-4 pembunuh itu seorang diri dengan keahlian pedangnya. Wanita itu adalah Ying Yue.


Gong Ming akhirnya mengalahkan Wang Mang dalam permainan catur mereka dan mengkonfrontasi rencana Wang Mang untuk membunuh Permaisuri Xu. Wang Mang santai mengklaim bahwa Kaisar pada akhirnya pasti akan menjatuhkan hukuman mati pada Permaisuri Xu karena kejahatan melakukan sihir tidak bisa dihapus dengan mudah.

"Jujur saja. Apa kau pikir Zho Fei Yan tidak terlibat dalam praktik sihir itu?" Bentak Gong Ming.

Waktu itu si ahli nujum hanya menerima perintah untuk mendapatkan kepercayaan Permaisuri. Tapi kemudian, Zhao Fei Yan terus menerus menyerang dan memanipulasi kaisar hingga Permaisuri Xu diasingkan.

Gong Ming mengaku kalau dia sudah menyelidiki masalah ini secara menyeluruh dan karenanya dia akan melaporkannya pada kaisar besok (Gimana sih? Mau ngelapor ke raja, tapi pakai acara ngomong dulu ke musuh? Hahaha.)


Wang Mang langsung menyindir sifat Gong Ming yang sok suci. Dia kagum dengan sifat Gong Ming yang satu ini, tapi dia tidak pernah merasa iri karenanya. Menyadari jalan mereka sudah berbeda sekarang, Gong Ming pun pergi.

Wang Mang membiarkannya pergi. Tapi setelah itu, dia memerintahkan anak buahnya untuk membuntuti Gong Ming dan membunuhnya.


Gong Ming menunggu di sebuah jembatan. Tak disadarinya, Ying Yue sedang menatapnya dari kejauhan dan tampaknya Ying Yue punya perasaan pada Gong Ming. Dia lalu menghampiri Gong Ming dan melapor bahwa Permaisuri Xu selamat dan dia sudah menyembunyikan saksi (si ahli nujum).

Gong Ming menginstruksikan Yong Yue untuk melindungi si ahli nujum dengan baik, sementara dia sendiri akan ke istana dan melapor pada Kaisar. Ying Yue cemas karena apa yang dilakukan Gong Ming ini melawan keluarga Wang.

Tapi Gong Ming yakin kalau Wang Mang tidak akan melakukan sesuatu kepadanya demi persahabatan mereka yang telah terjalin sejak kecil. Jadi Ying Yue tidak usah cemas.


Tapi tetap saja Ying Yue cemas. Dia lalu memberikan jimat giok pemberian ayahnya untuk Gong Ming dengan harapan itu bisa melindungi Gong Ming. Gong Ming awalnya menolak, tapi karena Ying Yue bersikeras, akhirnya dia mau menerimanya.

Mereka lalu berpisah. Tapi saat tengah melewati hutan, langkah Gong Ming seketika terhenti karena menyadari kehadiran beberapa pembunuh yang membuntutinya.

15 Februari 2015...


Seseorang berkostum doraemon, berlari terburu-buru tepat saat seorang anak kecil tiba-tiba muncul dari gang. Saat berusaha menghindari anak itu, si doraemon malah terjatuh. Tapi alih-alih mencemaskan dirinya, Lin Xiang Xiang (Zheng Shuang) justru lebih mengkhawatirkan anak itu.

Dia bahkan menawarkan kue untuk anak itu sebagai permintaan maaf. Tapi anak itu menolak dan sekali lagi meyakinkan Xiang Xiang kalau dia tidak kenapa-kenapa.

 

Xiang Xiang lalu memakai kepala Doraemonnya lagi dan bergegas pergi ke suatu tempat dan BRUK! Menubruk kaca. Ha! Dia ke sana untuk melakukan audisi, tapi managernya dan sylist-nya malah terjebak macet. Parahnya lagi, baju gantinya ada pada mereka.


Tapi tiba-tiba seorang staf lewat sambil bawa koleksi baju. Xing Xiang langsung punya ide lalu pergi mengejar staf itu dan berusaha menyogoknya dengan kue. Beberapa saat kemudian, Xiang Xiang akhirnya bisa mendaftarkan dirinya dengan mengantongi baju ganti yang dia dapatkan dari staf tadi.


Saat dia tak tahu harus ganti baju di mana, tiba-tiba dia melihat beberapa deret baju di tempat terbuka. Mumpung tak ada orang di sana, Xiang Xiang santai saja mengatur deretan baju-baju untuk sebagai penutup agar dia bisa ganti baju di dalamnya.


Dengan santainya dia membuka baju sambil menelepon tanpa menyadari tirai di ruangan yang ada di belakangnya tiba-tiba dibuka oleh seorang pria yang jelas langsung jelalatan melihat Xiang Xiang pakai daleman doang.

Xing Xiang menyadarinya saat itu dan langsung heboh mengancam pria itu untuk menutup tirainya. Jelas mereka berdua saling kenal dan pria itu malah getol menggodai Xiang Xiang dengan sengaja tak menutup tirainya dan memanggil managernya.

manager pria itu penasaran dengan apa yang dilihatnya, dan baru saat itulah pria itu akhirnya menutup tirainya, tak ingin manager tahu. Pria itu adalah Han Yu Fei, seorang aktor terkenal.


Setelah Xiang Xiang selesai ganti baju, Yu Fei langsung keluar mengejarnya dan membantu Xiang Xiang menutup resletingnya. Xiang Xiang kesal setengah mati padanya, bahkan mengancam akan menuntutnya melakukan pelecehan seksual.

Dari percakapan mereka, ternyata Yu Fei adalah mantannya Xiang Xiang dan sepertinya hubungan mereka berakhir dengan buruk sampai-sampai Xiang Xiang menjawab semua pertanyaannya dengan nada ketus.

Saat tanya apa yang dilakukan Xiang Xiang di sini, Yu Fei langsung geli mendengar Xiang Xiang mau ikut audisi untuk peran Permaisuri Xu. Menurutnya Xiang Xiang tidak cocok dengan peran itu. Permaisuri Xu kan sosok wanita yang lembut, sementara Xiang Xiang kebalikannya.


Xiang Xiang jadi tambah kesal mendengarnya dan langsung berjalan pergi. Yu Fei terus saja membuntutinya sambil menjelaskan maksudnya. Menurutnya, casting itu nantinya tergantung dari standard aktingnya.

"Hentikan. Jangan beritahu aku apapun!"

"Aku kan cuma bercanda. Kita masih bisa berteman, kan? Apa kau tidak penasaran tentang keadaan mantanmu?"

"Apanya yang musti dipenasarin? Urusan kotormu tidak berharga untuk dipenasarin. Semuanya ada di acara berita. Aku sudah cukup mendengar gosipmu dengan para aktris itu!"

"Semua itu karena paparazi..."

"Tidak usah dijelasin! Aku sangat tahu bagaimana kau! Jangan ikuti aku lagi!"


Walaupun kesal, Yu Fei masih ngotot meminta Xiang Xiang meneleponnya kapan-kapan. Xiang-Xiang berbalik dengan kesal sambil memberinya tinju, "Kuharap kita tidak akan bertemu lagi!"

Yu Fei tidak peduli dan tetap memberikan dukungan penyemangat untuk Xiang Xiang.


Sementara para peserta lain sibuk menghafal skrip, Xiang Xiang heboh sendiri berdehem-dehem dan merenggangkan tubuhnya. Dia mencoba berbincang dengan peserta lainnya, tapi mereka semua acuh. Akhirnya dia malah berusaha menenangkan kegugupannya dengan minum sekaleng bir.


Gilirannya akhirnya dipanggil. Tapi para juri tampak kurang terkesan dengan pengalaman aktingnya yang biasanya cuma jadi peran pembantu. Xiang Xiang meyakinkan bahwa biarpun peran-peran yang sering dimainkannya adalah peran kecil, tapi dia selalu berusaha meningkatkan kemampuan aktingnya dan aktingnya cukup bagus.

Tapi para juri langsung mendengus mendengarnya. Soalnya itu alasan yang sudah sering mereka dengar. Malah saat mereka membaca resumenya yang menyatakan kalau Xiang Xiang seorang penyanyi dulu, mereka menyuruhnya untuk bernyanyi saja.

Bersambung ke part 2

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon