Powered by Blogger.

Images Credit: SBS

Sinopsis Reunited Worlds Episode 10


Omelan Min Joon menohok hati Jung Won. Dia termenung memikirkan hal itu saat dia buang sampah.


Hae Sung berjalan sambil merenungkan tangisan Ahjussi. Dia lalu menemui Young Jun dan memintanya untuk melakukan operasi. Young Jun ngotot tidak mau karena Kakek itu tak punya wali.

Hae Sung memberitahu kalau ahjussi itu adalah ayah pasien. Kalau ada ayahnya, berarti Young Jin bisa mengoperasinya, kan? Ahjussi sama sepertinya. Dia sudah lama meninggal dan hidup kembali.

"Young Jun-ah, maafkan aku. Tapi kumohon lakukan itu untukku. Biarkan anaknya dioperasi, kumohon."

Young Jun berpaling menatap Ahjussi yang kontan membungkuk memohon padanya. Sekilas dia tampak bimbang, tapi kemudian dia mulai kesal lagi. Menolak melakukan operasi dengan tanda tangan ahjussi itu. Yang benar saja, semua ini tidak masuk akal. Dia bahkan memperingatkan Hae Sung untuk tidak kembali kemari lagi.


"Baiklah. Aku tidak akan kembali dan pura-pura tak mengenalmu. Aku akan melakukan apa yang kau minta dan pura-pura tak saling mengenal. Aku juga akan berhenti bilang ke orang-orang kalau kita ini saudara. Jadi kumohon bantulah dia."

Dia bukannya meminta Young Jun menyelamatkan nyawa anak Ahjussi. Dia hanya tidak mau Ahjussi merasa menyesal dan menyalahkan dirinya karena tidak bisa melakukan apapun untuk anaknya. Young Jun cuma perlu mengizinkan Ahjussi memberi persetujuan operasi.


"Apa kau sebegitu inginnya menghancurkan hidupku?" Kesal Young Jun lalu pergi. Ahjussi akhirnya hanya bisa berjalan pergi dengan linglung, Hae Sung pun sedih tak bisa berbuat apapun lagi untuk menolongnya.


Min Joon baru saja selesai memasak spageti vongole lalu tanya bahannya tinggal berapa. Jung Won mengecek kerangnya, tinggal 5 porsi lagi. Tapi Min Joon malah menyatakan kalau hari ini mereka tidak akan menerima pesana vongole lagi dengan alasan kerangnya sudah tidak segar lagi dan menyuruh Jung Won untuk tidak langsung pulang setelah restoran tutup nanti.

Jung Won jelas heran dan mencoba mengendus kerangnya, perasaan masih segar deh. Dia bahkan mencoba menyuruh yang lain mengendusnya sampai Sous Chef memarahinya.


Setelah semua orang pulang malam harinya, Jung Won meminta maaf pada Min Joon atas kejadian kemarin. Tapi hari ini dia sungguh tidak salah apa-apa dan terus bersikeras meyakinkan Min Joon kalau kerangnya masih segar.

Min Joon diam-diam senyum geli melihat kepolosan Jung Won lalu menyuruh Jung Won untuk memasak spageti vongole pakai kerang itu sekarang juga. Jung Won langsung antusias memasaknya dan Min Joon memberinya berbagai instruksi dan masukan. Saat hampir jadi, Min Joon mengambil alih dan menyelesaikannya sendiri, sementara Jung Won mencatat segalanya.


Setelah jadi, Jung Won mencicipinya dan langsung mendelik kagum. Rasanya enak dan mirip seperti masakan Min Joon. Kalau begitu, sekarang Jung Won harus latihan memasak sendiri. Dia harus bisa memasaknya sendiri dengan rasa yang sama. Jung Won semangat latihan lagi.

 

Hae Sung baru pulang tapi melihat jendela rumah gelap, Jung Won pasti belum pulang. Dia akhirnya duduk di hale, menunggu Jung Won. Berbagai bis berhenti untuk menurunkan penumpang, tapi tak ada Jung Won di sana.

Melihat telepon umum di depan, Hae Sung pun mencoba menghubungi Jung Won. Tapi Jung Won tak melihat ponselnya menyala saking fokusnya latihan masak spageti vongole.


Min Joon akhirnya mengakhiri sesi latihannya tak lama kemudian dan menawarkan tumpangan untuk Jung Won. Tapi Jung Won menolak, dia naik bis saja. Baiklah, Min Joon mengalah.

Hae Sung akhirnya pergi ke restoran dan melihat lampu restoran masih menyala. Tapi kemudian lampu dimatikan dan Jung Won keluar. Senang, Hae Sung mengangkat tangan hendak memanggil Jung Won.

Tapi kemudian dia melihat Min Joon keluar juga dan Jung Won berterima kasih pada Min Joon untuk latihannya hari ini dan berjanji akan terus berlatih. Min Joon mencemaskan tangannya Jung Won yang terus menerus digunakan untuk latihan tadi dan menyarankannya untuk mengompresnya dengan es.


Jung Won baru melihat Hae Sung setelah Min Joon pergi mengambil mobilnya. Hae Sung cemberut menuntut kenapa Jung Won tidak mengangkat teleponnya tadi. Dia tambah kesal saat Min Joon  menawarkan tumpangan pulang untuk mereka. Tidak seharusnya Min Joon membuat Jung Won lembur, sekarang kan sudah larut.

Tak enak dengan sikap Hae Sung, Jung Won menolak tawaran Min Joon, bersikeras kalau mereka akan pulang naik bis. Min Joon pamit pada Hae Sung, tapi Hae Sung bahkan tak mau meliriknya dan terus menggerutu.


Begitu Min Joon pergi, Jung Won sontak membentak Hae Sung. Kenapa dia kurang ajar sekali tadi. Min Joon kan bermaksud baik mengantarkan mereka.

"Kaki kita sehat dan bis ada banyak. Kenapa juga dia harus mengantarkan kita?" Gerutu Hae Sung. "Dan kenapa juga hanya kalian berdua yang lembur malam ini? Karyawan yang lain kemana?"

"Dia memberikan kelas khusus untukku hari ini."

Masa cuma pada Jung Won seorang? Kenapa juga dia melakukan itu? Apa boleh seorang kepala koki melakukan itu? Seharusnya dia tidak boleh pilih kasih. Dia bos yang payah. Kelas khusus apaan.


Kesal, Jung Won langsung jalan duluan meninggalkan Hae Sung. Hae Sung juga ngambek, bahkan tidak mau duduk sebangku di bis. Tapi biarpun ngambek, Hae Sung tetap mengawal Jung Won sampai rumah dan mengingatkannya untuk kunci pintu.

Dia sendiri kemudian pergi menginap ke rumahnya Moon Sik sambil menggerutu sebal, apa sebenarnya hubungan Jung Won dan Min Joon.

Jung Won kesal. Tak mengerti kenapa Hae Sung aneh banget hari ini, padahal ada banyak hal yang ingin dia ceritakan tentang pastanya hari ini. "Aku bahkan tak sempat menyinggungnya. Dia ngambek tanpa alasan."


Kondisi Kakek akhirnya membaik berkat Young Jun yang akhirnya mau mengoperasinya. Ahjussi berterima kasih berulang kali pada Young Jun. Tapi Young Jun langsung pergi mengabaikannya tanpa sepatah kata.

Tiba-tiba Kakek membuka mata. Ahjussi pun langsung memanggil-manggil putranya itu. "Man Seok-ah, ini ayah. Ayahmu. Ayah datang terlambat, yah? Kau kehilangan Ayah waktu usiamu 19 tahun. Kau pasti sangat kesulitan karenanya. Maafkan aku, Man Seok-ah."


Tapi saat itu juga, dua orang suster lewat dan langsung menyeret Ahjussi menjauh dari Kakek. Ahjussi berusaha bertahan dan terus meminta maaf pada Kakek karena telah meninggalkannya seorang diri.

Kakek tiba-tiba menutup mata lagi. Tapi kemudian, Ahjussi mendengar suara Kakek mengerang lirih memanggilnya. "Ayah."

Ahjussi senang. "Iya, nak. Ayah akan segera kembali. Ayah akan kembali menjengukmu besok, putraku Man Seok. Bertahanlah."


Ahjussi lalu berlari menemui Hae Sung dan memeluknya erat sambil menangis haru dan berterima kasih padanya. Akhirnya putranya mengenalinya dan memanggilnya 'Ayah'. Saking bahagianya, dia sampai memutar-mutar Hae Sung yang jelas menarik perhatian orang banyak. Hae Sung pun turut bahagia untuknya. Tapi kenapa Ahjussi menangis, seharusnya dia tersenyum bahagia.
"Ini semua berkat kau, Hae Sung. Aku sangat menghargai bantuanmu. Katakan pada adikmu yang dokter itu kalau aku sungguh berterima kasih karena dia mau mengoperasi anakku."

"Akan kusampaikan."

"Dan jangan terlalu marah pada adikmu. Dia adalah pria baik."


Hae Sung pun langsung menemui Young Jun. Tapi Young Jun berjalan melewatinya begitu saja seolah Hae Sung tak ada.

 Saat restoran tutup untuk istirahat makan siang, Sous Chef tiba-tiba mengusulkan agar Jung Won memasak makan siang untuk mereka. Entah kenapa dia mendadak berpendapat kalau sekarang sudah terlambat mencari koki baru sekarang ini meski Jung Won belum memenuhi kualifikasi.

Min Joon setuju-setuju saja. Jung Won dan para koki jelas kaget menyadari Jung Won mendapat tes promosi untuk jadi koki. Tapi kalau dia gagal maka dia takkan mendapat kesempatan promosi lagi.


Jung Won jelas gugup karena ini terlalu mendadak. Sous Chef tak mau tahu, cepat mulai saja. Terpaksalah Jung Won mulai memasak spageti vongole. Min Joon bergegas kembali ke kantornya, bukan untuk bekerja, melainkan mengawasi Jung Won lewat kamera CCTV.

Para koki dan asisten gugup memperhatikan Jung Won memasak. Tapi Sous Chef tampak tak senang melihat hal itu. Spageti itu akhirnya selesai tak lama kemudian dan Jung Won tampak begitu lega melihat hasilnya.


Tak lama kemudian, Min Joon diberitahu kalau Jung Won sudah selesai masak padahal dia sudah tahu. Min Joon yang pertama mencicipinya lalu disusul oleh para pegawai yang lain. Jung Won gugup, apalagi Min Joon menatapnya dengan tatapan tak enak.


Setelah itu, Jung Won menunggu di kantornya Min Joon. Sementara di luar, Min Joon meminta para pegawai untuk memberikan penilaian obyektif, adil dan akurat. Jangan memberikan nilai tambahan jika menurut mereka rasa masakan Jung Won tidak enak, itu bisa mempermalukan restoran mereka nantinya dan pada akhirnya akan membawa mereka pada kegagalan.

Kalau menurut mereka masakan Jung Won enak, masukkan suara mereka kedalam penggorengan. Jika sebaliknya maka mereka harus memasukkan suara mereka kedalam piring. Maka satu per satu, para pegawai memasukkan jamur sebagai ganti kertas suara. Ada yang memasukkan kedalam penggorengan dan ada pula yang ke piring.


Jung Won menunggu sambil menggambar komik seekor puppy yang sedang menghibur puppy lain yang sedang gugup. Saat akhirnya dia dipanggil keluar, dia malah mendapati lebih banyak yang tidak menyetujui masakannya.

Kecewa, Jung Won berjanji akan bekerja lebih baik lagi. Begitu semua orang bubar, Sous Chef diam-diam membisiki Jung Won dengan geram dan menyuruhnya berhenti saja sekarang. Orang-orang yang lebih berbakat tak bisa dipromosikan gara-gara Jung Won menghalangi jalan mereka.


Setelah Sous Chef pergi, Jung Won tetap berusaha tersenyum dan meminta maaf karena mengecewakan Min Joon dan berjanji akan berusaha lebih keras lagi. Min Joon kembali ke kantornya dan melihat gambar puppy yang digambar Jung Won.


Hae Sung berjalan linglung teringat bagaimana Young Jun mengabaikannya tadi. Menghapus air matanya, dia mencoba menelepon Hae Sung tapi tidak diangkat. Akhirnya dia meninggalkan pesan di mailbox dan berkata kalau dia ingin bertemu Jung Won sekarang.


Jung Won merenung sedih memikirkan ucapan Sous Chef tadi dan pengakuannya pada Hae Sung bahwa dia melakukan pekerjaan ini demi mewujudkan cita-cita Hae Sung. Dia baru melihat pesan dari Hae Sung saat membuka loker.

Suara Hae Sung terdengar sedih berkata kalau dia sangat ingin bertemu Jung Won, jadi dia akan menunggu Jung Won di rumah.


Jung Won pun bergegas pulang, tapi malah mendapati Hae Sung sudah menunggunya di depan restoran. Jung Won cemas melihat wajah Hae Sung, apa terjadi sesuatu padanya? Hae Sung berbohong menyangkalnya, dia hanya ingin bertemu Jung Won.

Tae Hae Sung memperhatikan wajah Jung Won sendiri tampak tidak baik, apa terjadi sesuatu padanya? Jung Won mengaku kalau dia ada tes promosi hari ini, tapi dia gagal. Hae Sung menyemangatinya, dia pasti akan berhasil lain kali.

"Maafkan aku, Hae Sung-ah. Aku ingin menjadi koki hebat seperti impianmu selama ini, tapi aku tidak bisa melakukannya. Maafkan aku, Hae Sung-ah."


Jung Won langsung menangis dalam pelukan Hae Sung. Hae Sung pun balas memeluknya dan meyakinkan Jung Won bahwa sekarang Jung Won tak perlu lagi hidup demi dirinya. "Aku kan sudah kembali. Kau ahrus menjalani hidupmu sendiri mulai saat ini. Aku akan selalu mendukungmu."

Tepat saat mereka masih berpelukan, Hae Sung melihat Min Joon keluar dari restoran. Min Joon jelas heran melihat mereka.

Bersambung ke episode 11

Terima kasih telah membaca sinopsis di Drama Diary dan mohon untuk TIDAK COPY PASTE sinopsis dari blog Drama Diary dalam bentuk dan alasan apapun.
Terima kasih ^_^
EmoticonEmoticon